UBB Buka Pendaftaran SNMPTN Dan SBMPTN 2018

Penulis: Editor_basuki | Ditulis pada 26 Januari 2018 23:03 WIB | Diupdate pada 26 Januari 2018 23:03 WIB


MERAWANG, UBB - Tim Sosialisasi SNMPTN – SBMPTN Tahun 2018 oleh panitia lokal dari Universitas Bangka Belitung (UBB), lakukan sosialisasi dihari Perdana dengan menghadirkan narasumber berpengalaman terkait pengisian PDSS, SNMPTN, SBMPTN, Jalur Mandiri, Program Bidikmisi serta profil UBB di Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (24/01/2018).

Berbeda dengan tahun 2017, Sosialisasi akan dilaksanakan di tiap-tiap sekolah (SMA, SMK dan MA). Hal ini bertujuan agar sosialisasi ini lebih menyasar kepada siswa SMA/SMK/MA serta mengingatkan sekolah agar segera melakukan pengisian PDSS yang akan ditutup pada 10 Februari 2018 mendatang.

Hari pertama sosialisasi panitia menurunkan satu tim untuk mendatangi 3 sekolah diantaranya yaitu SMAN 1 Pangkalan Baru, SMKN 1 Pangkalan Baru dan SMAN 1 Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah.

Tim beranggotakan 3 orang terdiri dari 2 orang narasumber yaitu Ramdan Firmansyah dan Rion Apriyadi serta 1 orang administrasi dan Humas. Masing-masing narasumber menjelaskan tentang pengisian PDSS, SNMPTN, SBMPTN, PMB Mandiri dan Program Bantuan Bidikmisi, serta menjelaskan tentang profil Universitas Bangka Belitung.

Kegiatan ini dihadiri kepala sekolah, guru BK, operator pengisian PDSS serta siswa kelas XII yang akan lulus tahun 2018. Sosialisasi akan terus berlanjut keseluruh Sekolah SMA/SMK/MA sederajat yang ada di Bangka Belitung.

Kegiatan sosialisasi ini disambut baik pihak sekolah maupun para siswa yang akan melanjutkan Pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Hal ini terlihat dari antusias para siswa yang mengikuti kegiatan sosialisasi hingga akhir dan sesi tanya jawab seputar SNMPTN, SBMPTN, Bidikmisi dan UBB.

Tahapan SNMPTN 2018 diawali dengan pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) dimulai tanggal 13 Januari hingga 10 Februari 2018, setelah pengisian PDSS oleh operator sekolah dilanjutkan dengan verifikasi oleh siswa yang akan berakhir hingga 10 Februari mendatang.

Pendaftaran SNMPTN dimulai tanggal 21 Februari sampai 6 Maret 2018, dilanjutkan proses seleksi dan hasilnya akan diumumkan tanggal 17 April 2018. “Daftar ulang SNMPTN pada tanggal 8 Mei 2018, bersamaan dengan tes Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) dan Ujian Tulis Berbasis Komputer UTBK SBMPTN 2018, bagi yang lulus SNMPTN dan akan mengambil jalur ini, tidak bisa mengikuti SBMPTN” ujar Ramdan firmansyah.

"Bagi Kepala Sekolah dan Operator PDSS diharapkan agar dapat mengisi data sesuai ketentuan yang telah ditentukan, agar tidak terjadi kesalahan yang mengakibatkan siswa tidak bisa mengikuti SNMPTN atau terdiskualifikasi," tegas Ramdan.

Pendaftaran jalur SBMPTN akan dibuka tanggal 5 April 2018 hingga 27 April 2018 secara online. Tes UTBC dan UTBK dilaksanakan hari Selasa 8 Mei 2018 serta ujian keterampilan dilaksanakan hari rabu 9 Mei 2018 atau Kamis 10 Mei 2018 dan hasil seleksi akan diumumkan pada tanggal 3 Juli 2018 mulai pukul 17.00 WIB.

“SNMPTN merupakan seleksi berdasarkan nilai rapor siswa dari semester pertama di kelas X hingga semester kelima kelas XII dan dikhususkan hanya untuk angkatan yang lulus SMA/SMK/MA sederajat tahun 2018, sedangkan SBMPTN merupakan seleksi yang diadakan secara bersama oleh seluruh PTN dan bisa diikuti oleh siswa yang lulus tahun 2016, 2017 dan 2018. Selain itu Pembiayaan Jalur SNMPTN ditanggung oleh Negara sedangkan SBMPTN ditanggung oleh masing-masing peserta sejumlah Rp 200.000,- dibayarkan melalui BANK yang ditunjuk sebagai mitra” lanjut Ramdan.

Rion Apriyadi menjelaskan terdapat 3 jalur untuk masuk ke UBB yaitu jalur SNMPTN, SBMPTN dan Jalur Mandiri. Seluruh mahasiswa yang masuk ke UBB akan mendapatkan perlakuan yang sama baik besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang akan dinilai dari kemampuan orang tua maupun fasilitas yang didapat mahasiswa untuk menjalankan perkuliahan.

“UBB menerapkan sistem pembayaran UKT yang dibayarkan dengan jumlah yang sama ditiap semester hingga mahasiswa menyelesaikan Pendidikan tanpa ada pungutan lain (Khusus Jalur  Mandiri / SMM PTN terdapat biaya tambahan Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) bagi mahasiswa baru yang dibayar satu kali selama menjadi mahasiswa dengan besaran Rp 500.000,- s.d Rp 1.000.000,-), besaran UKT tiap mahasiswa mungkin akan berbeda menyesuaikan kemampuan orang tua dan jumlah tanggungan orang tua masing-masing mahasiswa” ujar Rion

“UBB mempunyai 6 kelompok UKT, dimulai dari yang terendah yaitu UKT kelompok I 500.000, UKT kelompok II 1.000.000, UKT kelompok III 2.400.000-2.600.000, UKT kelompok IV 3.000.000-3.250.000, UKT kelompok V 3.600.000-3.900.000 dan UKT Kelompok VI 4.200.000-4.550.000, UKT tiap Program Studi berbeda terutama bidang Saintek dan Soshum”,jelas Rion.

Bagi calon mahasiswa yang kurang mampu, bisa mengajukan diri untuk mengikuti program Bidik misi dengan mendaftarkan diri dengan tahapan sekolah mendaftarkan diri sebagai institusi pemberi rekomendasi dilanjutkan dengan siswa mendaftar melalui laman bidik misi untuk info lengkap bisa mengunjungi laman http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id.

Dihimbau juga kepada pihak sekolah dapat memasukan data siswa yang sesuai ke dalam PDSS dalam pendaftaran SNMPTN, dan sekolah tidak membuat pemeringkatan sendiri. (Aris/Humas)


Topik

SNMPTN SBMPTN