Suatu prestasi yang luar biasa dicapai oleh UBB melalui websitenya telah dipublikasikan beberapa waktu yang lalu. Peringkat UBB yang dinilai melalui Web Ranking perguruan tinggi (PT) seluruh Indonesia menduduki peringkat 46 atau 50 besar dari sekian ribu PT yang ada. Saya merasa bangga dan menilainya sungguh luar biasa karena hanya dalam usia empat tahun saja UBB sudah menarik perhatian pihak luar, meskipun baru dalam beberapa aspek dari proses kegiatan untuk menjadikan UBB ini bermutu dan memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional dan internasional.
Penilaian diatas dilakukan oleh suatu institusi yang bertaraf internasional dan terpercaya, 4icu, (4 International Colleges & Universities) berbasarkan ..
Sampai dengan hari ini, perjalanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih belum memiliki kepastian hendak kemana. Artinya, provinsi ini tidak memiliki grand design yang komprehensif dan holistis untuk menempuh kehidupannya di masa depan, katakanlah sampai ke tahun 2030. Yang dilihat orang adalah sebuah provinsi yang hanya mengikuti arahan pimpinan wilayah dengan visi terbatas ke tahun 2012. Adalah lebih parah lagi di kala masing-masing Kabupaten dan Kota memiliki pandangan yang berbeda sendiri-sendiri tanpa koordinasi satu sama lain. Ini yang saya sebut sebagai tidak komprehensif dan holistisnya pembangunan.
Seandainya grand design ini diabaikan, maka Bangka Belitung bejalan tanpa arah, dan kemajuan yang sekarang dicapai perlahan ..
Kalau kita bicara mengenai kampus peradaban, maka yang kita fokuskan adalah manusianya. Manusia yang menghuni kampus, yang menggunakan kampus, yang mengatur kampus, atau bahkan yang hanya berjalan-jalan untuk melihat-lihat kampus. Kampus dalam makna komunitas, demikian itulah adanya. Ia bukan benda mati, meskipun diasosiasikan sebagai benda. Tidak ada artinya gedung-gedung kuliah, perpustakaan, taman, lahan parkir, masjid, kantin dan sebagainya itu tanpa manusia di dalamnya. Maka, dosen, tenaga kependidikan, sekuriti, cleaning servant, dan terutama para mahasiswa adalah jantung dan otak yang menggerakkan benda yang namanya kampus itu menjadi mekanisme yang hidup, semarak, merona, berdenyut dan berdentang, mengalir kencang menantang zaman.
Dengan dasar pengertian itu, ..
Dalam menyambut Idul-Adha yang jatuh pada hari Jumat tanggal 27 Nopember 2009 ini, tepat kalau kita kembali merenung dengan hati dan pikiran yang dalam berkenaan dengan keterlibatan kita di dalam lembaga pendidikan tinggi ini. Kita sudah bertekad dan memantapkan hati terlibat di dalam lembaga pendidikan yang sudah dipastikan di dalam undang-undang sebagai suatu usaha nirlaba. Artinya kalaupun kita memperoleh keuntungan dalam usaha ini, yang tentu harusnya diluar pendapatan dari uang kuliah yang dibayar oleh mahasiswa, maka dana keuntungan itu harus dikembalikan menjadi modal usaha untuk membesarkan perusahaan. Kondisi ini berbeda dengan perusahaan atau industri non pendidikan yang boleh atau seharusnya menerapkan ..
Sebentar lagi seluruh perguruan tinggi di Indonesia menerima mahasiswa baru. Berdasarkan perkiraan dari kira-kira 2380 jumlah perguruan tinggi (termasuk 86 perguruan tinggi negeri di bawah naungan Depdiknas dan 54 perguruan tinggi di bawah Depag) dan sekitar 2240 perguruan tinggi swasta, akan menerima lebih daripada satu juta mahasiswa baru. Angka ini masuk akal dan mungkin minimal, karena UBB sendiri tahun ini menerima mahasiswa baru mendekati seribu orang. Belum terhitung jumlah mahasiswa baru yang terdaftar di sekolah-sekolah tinggi dan akademi yang berada di bawah naungan instansi tertentu pemerintah. Ini jumlah yang sangat besar, padahal tingkat APK (Angka Partisipasi Kasar) perguruan tinggi rata-rata nasional ..
Dalam limabelas hari terakhir ini, saya diberikan Allah sakit tipes. Terbaring hampir tak berdaya. Sebenarnya saya jarang sakit yang harus tergeletak lama. Paling-paling sakit flu atau tenggorokan, atau maag kambuh. Lebih ringan lah dibandingkan sakit seperti kemarin itu, harus berhari-hari di tempat tidur, tidak ada nafsu makan dan harus menelan obat-obat dan sekian pantangan. Saya merenung, hanya satu macam penyakit saja, kok badan kita sudah keok seperti ini, apalagi kalau dikeroyok oleh macam-macam penyakit. Apa ada yang demikian? O banyak. Saya cukup sering ketemu taman yang mengidap lebih dari dua penyakit. Ada sakit jantung, ginjal, diabetes. Ada lagi asma, paru-paru, dan ..
Sejak tanggal 2 Maret 2009 yang lalu, Universitas Bangka Belitung secara de facto telah menjadi Universitas Negeri. Kalau kita gunakan istilah de facto berarti tinggal menunggu de jure nya. Dalam keadaan menunggu ini banyak yang belum yakin bahwa UBB sudah menyandang Universitas Negeri. Sikap yang belum yakin itu disebabkan karena belum tertandatanganinya Anggaran Dasar UBB oleh Presiden RI berkenaan dengan kenyataan (de facto) bahwa UBB sudah menjadi milik sepenuhnya Pemerintah Pusat. Saya sering menganalogikan kedudukan UBB sekarang dengan pernikahan calon suami isteri. Perhelatan nikah digelar, penghulu atau naib telah hadir, dan sang ayah pun menikahkan anaknya. Para saksi telah menyatakan sah ..
Kita telah biasa mendengar kata Kultur Akademik. Pada setiap perbincangan tentang betapa penting peningkatan mutu akademik, visi misi perguruan tinggi, perencanaan jangka panjang pendidikan tinggi dan lain sebagainya, seringkali kata Kultur Akademik dilontarkan. Namun, tidak semudah itu orang memahami sepenuhnya apa makna sebenarnya di dalam kata Kultur Akademik itu.
Saya ingin menjelaskan dulu apa sebenarnya tugas dunia pendidikan pada prinsip yang khusus. (Prinsip pendidikan yang lebih luas jangan melupakan memasukkan ke dalamnya aptitude yang berdasarkan mental dan moral). Tugas dunia pendidikan pada prinsip yang khusus adalah mengembangkan ilmu pengetahuan, merumuskan substansinya, memilih metode yang tepat, dan mentransfer substansinya itu ke orang lain ..
Universitas Bangka Belitung (UBB) yang kita banggakan secara de-facto telah menjadi negeri pada tanggal 2 Maret yang lalu. Apa artinya ini? Artinya, status kepemilikan telah berganti tangan. Kalau tadinya merupakan 'milik' Yayasan Pendidikan Bangka Belitung, maka sekarang telah menjadi milik negara melalui Departemen Pendidikan Nasional sebagai lembaga negara. Arti lainnya lagi, para dosen dan karyawan UBB selanjutnya akan diperjuangkan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Jika tidak semuanya dapat memenuhi syarat yang ditentukan, maka selebihnya akan menjadi pegawai BHP sebagaimana telah dijelaskan panjang lebar oleh Dirjen dan rombongannya tempo hari.
Sejak hari dimana secara de-fakto UBB telah menjadi negeri, apa ada yang harus ..
Pada Kolom Rektor yang lalu saya menyebutkan bahwa kereta negeri telah mendekat. Tampaknya lama nian perjalanan kereta negeri memasuki stasiun pemberhentiannya. Bayangkan berapa tahun kita menunggu kereta ini tiba di stasiun. Hampir tiga tahun sejak UBB berdiri di tahun 2006. Orang banyak bertanya, mengapa begitu lama padahal beberapa universitas di provinsi baru telah menjadi negeri 7-8 tahun yang lalu. Jawabannya adalah bahwa UBB diharapkan oleh Pemerintah sekarang supaya betul-betul menjadi panutan bagi setiap universitas baru yang kelaknya ingin menjadi negeri (atau dalam istilah Undang-undang No. 9 Tahun 2009, menjadi Badan Hukum Pendidikan Pemerintah disingkat BHPP). Selama ini, hanya UBB yang menjalani ..
Undang-undang Badan Hukum Pendidikan atau disingkat dengan BHP telah disahkan oleh DPR-RI beberapa minggu yang lalu. Ramailah kemudian para mahasiswa berdemo menentang Undang-undang ini. Sebenarnya, bukan baru sekarang mahasiswa menentangnya, karena sejak masih menjadi rancangan undang-undang pun para mahasiswa sudah turun ke jalan untuk menolaknya. Yang dipersoalkan para mahasiswa prinsipnya satu hal, yakni dikhawatirkan beralihnya pandangan publik dari anggapan bahwa pendidikan adalah upaya yang mulia mencerdaskan bangsa (dan diharap sepenuhnya merupakan tanggung jawab negara), menjadi anggapan bahwa pendidikan adalah komoditas yang patut diperjualbelikan. Dengan anggapan itu, lembaga pendidikan akan seenaknya menentukan biaya sekolah dan membebankannya secara naif kepada para mahasiswa lewat ..
Semakin cepat tuntutan zaman untuk berubah, semakin sering kita dengar kata INOVASI. Para ahli dan konsultan manajemen modern secara tertulis ataupun yang sering tampil melalui media TV sulit menghindar dari kata inovasi. Agaknya kata ini telah menjadi kata kunci bagi suatu organisasi besar atau kecil untuk melakukan perubahan. Memang kata inovasi dan perubahan tidak dapat dipisahkan. Inovasi menjelaskan tentang bentuk, motivasi, proses dan situasi yang terkait keinginan orang untuk berubah dan mengubah. Inovasi lebih berada pada sisi subjek ketimbang objek. Makanya di dalam situasi dimana seseorang dituntut akan melakukan perubahan, hendaklah ia inovatif. Artinya dirinya sendiri sebagai subjek harus terlebih dahulu ..
Sebenarnya isu tentang seorang dosen harus memiliki kualifikasi S2 (akademik) telah lama dibincangkan. Di negara-negara yang lebih maju, bahkan katakanlah di negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia, sejak lama para pengajar universitas harus bergelar S2 akademik. Mereka disebut dengan lecturer atau dalam bahasa setempat disebut pensyarah. Saya sendiri punya pengalaman karena pernah berkuliah di Malaysia selama 2 tahun (1984-1986). Di tengah-tengah masih ada orang yang memandang sebelah mata kepada negara tetangga kita ini atau bukan karena saya alumni S2 Malaysia makanya saya ingin merujuk ke Malaysia, tetapi fakta ini baik dikemukakan sebab dialami sendiri.
Maksud saya, perbandingannya sudah barang tentu dengan ..
Tanggal 2008-10-08 13:12:19
previous - 1 - 2 - next Baca Materi Kolom Rektor Lainnya : Baca Artikel Lainnya : Baca Berita : Baca Feature : Lihat Foto :
:: Beberapa Grafik Menggunakan Format SWF, Untuk Tampilan Terbaik Aktifkan/install Active-x Plugin flash di Browser Anda
Tampilan Terbaik Dengan Resolusi Monitor 1024 x 768 Pixels ::
Rektorat Universitas Negeri Bangka Belitung Jl. Merdeka No. 4 Pangkalpinang Kep. Bangka Belitung Indonesia Telp. +62 717 422145 Fax +62 717 421303 http://www.ubb.ac.idEmail : info@ubb.ac.id
Copyright 2008 Universitas Bangka Belitung Sitemap - Peta situs