artikel lengkap |
Rektorat Universitas Negeri Bangka Belitung, Jl. Merdeka No. 4 Pangkalpinang Kep. Bangka Belitung Indonesia
Telp. +62 717 422145 Fax +62 717 421303 Email : info@ubb.ac.id
 


Berikut kami sampaikan pengumuman Tata Tertib dan Peraturan Spesivik IX - Program Orientasi, Pengenalan Kampus, dan Pendidikan Karakter UBB tahun 2014, seperti terlampir pada file berikut :

Gladi Bersih Studi Pengenalan Simulasi Aktivitas Kampus (SPESIVIK) UBB Tahun 2014 : Gladi Bersih SPESIVIK UBB 2014 akan dilaksanakan pada :
Hari, tanggal : Sabtu, 23 Agustus 2014
Waktu : 07.30 s.d. selesai.
Tempat : Lapangan Olahraga (Basket) Kampus Terpadu UBB Balunijuk
Pakaian : Bebas, rapi, dan sopan.


( Detail Agenda, Atribut dan penugasan serta Materi akan diperbarui melalui laman : http://ubb.ac.id/)

BAKK UBB tahun 2014
 
  Menu utama website Universitas Bangka Belitung
 
 
 
Artikel & Opini Universitas Bangka Belitung

Anak Kepulauan Cerdas


Pada 2 tahun terakhir, saat menjelang ujian nasional, di beberapa daerah dan didukung kemendiknas dilakukan deklarasi ujian nasional jujur. Hal ini memiliki dua sisi yang berbeda, yaitu sisi positif memberikan motivasi untuk memiliki karakter jujur dalam ujian nasional dan sisi negatifnya secara tidak langsung mengakui bahwa ujian nasional yang lalu belum jujur. Namun anak Bangka Belitung sebagai wilayah kepulauan tak perlu risau dan khawatir. Sebab anak kepulauan cerdas, sehingga ujian nasional jujur tidak sulit diwujudkan di kepulauan Bangka Belitung. Mengapa demikian?

Pulau Seram propinsi Maluku dan pulau Bangka di wilayah Kepulauan Bangka Belitung menjadi tempat penulis untuk berbagi keilmuan dan pengetahuan selama kurun waktu 3 tahun terakhir. Setiap pertama kali bertemu dengan siswa maupun mahasiswa di kedua kepulauan tersebut, terdapat sebuah kalimat selalu terlintas dan terucap. Kalimat tersebut adalah "Anda Anak Kepulauan, Cerdas."

"Mengapa demikian?" Pertanyaan dengan nada kurang setuju itu hampir selalu mengikuti kalimat tersebut.

"Apakah anda sejak kecil selalu makan ikan?" penulis balik bertanya dan selalu dijawab dengan anggukan. "Kepala kami pusing jika sehari saja tidak makan ikan." Kata-kata itu seringkali menegaskan anggukan.

"Nah dari ikan itulah yang memberikan potensi kecerdasan. Anda lebih banyak makan ikan dibandingkan orang-orang di wilayah lain. bahkan di wilayah lain menerapkan program gerakan makan ikan (GEMARI) yang tidak perlu lagi diterapkan di wilayah kepulauan."

Kandungan Omega 3 Ikan Laut


Ikan laut memiliki berbagai kandungan gizi yang sangat komplit yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Salah satu kandungan gizi yang terdapat pada ikan laut adalah omega 3. Omega 3 (Asam Lemak Omega 3) merupakan sejenis lemak yang tidak diproduksi oleh tubuh dan harus memenuhinya dari makanan yang kita makan. Omega 3 terdiri atas tiga jenis, yaitu: Asam alfa-linolenat (ALA), Asam Eicosapentaenoic (EPA), dan Asam docosahexaenoic (DHA). EPA dan DHA bisa anda dapat dari ikan. Kandungan tertinggi omega 3 terdapat pada ikan di pasaran dunia adalah Rainbow trout, Sardines, Baramundi, Salmon dan Tuna. Sedangkan di pasaran Indonesia, jenis ikan dengan kandungan omega 3 tertinggi adalah ikan tuna, ikan tongkol, ikan tenggiri, ikan layang, ikan kembung dan ikan lemuru. Jenis ikan lainnya juga memiliki kandungan omega 3 dengan jumlah yang lebih rendah.

Omega 3 memiliki banyak manfaat bagi tubuh manusia. Beberapa manfaat yang berhubungan dengan kecerdasan adalah (1) Omega 3 sebagai makanan otak sangat penting untuk perkembangan membran sel pada sistem neurologis dari otak kita dan jalur sinyal. Hal ini telah terbukti secara ilmiah bahwa Omega 3 membantu perkembangan otak dan memori untuk anak-anak dan orang dewasa, (2) Omega 3 merupakan komponen utama dari retina, dan (3) untuk wanita hamil, Omega 3 telah terbukti bahwa Omega 3 sangat penting dalam perkembangan kesehatan fisik dan mental pada bayi. Besarnya manfaat omega 3 menjadikan para ahli menganjurkan untuk mengkonsumsi ikan sejak usia dini yaitu sejak bayi masih dalam kandungan.

Namun Omega 3 mengalami penurunan jumlah selama penyimpanan. Berdasarkan penelitian Aulia Andhikawati, terjadi penurunan kadar omega 3 antara 5% hingga 17% selama penyimpanan. Mengkonsumsi ikan dalam kondisi segar memberikan pengaruh lebih optimal dalam pemanfaatan omega 3.

Dengan demikian masyarakat kepulauan memiliki dua keunggulan yaitu lebih banyak mengkonsumsi ikan dan mengkonsumsi ikan dalam kondisi lebih segar dibandingkan masyarakat daerah lain. Kondisi tersebut memberikan asupan omega 3 lebih besar pada masyarakat kepualauan, sehingga dapat diasumsikan perkembangan syaraf otak, retina mata dan perkembangan fisik serta mental yang lebih baik. Hal inilah yang menjawab pernyataan bahwa Anak Kepulauan Cerdas.

Membangun kecerdasan


Kecerdasan otak tidak akan berkembang optimal hanya dengan pemenuhan kebutuhan nutrisi. Seperti gergaji dengan bahan baja namun tidak terasah menjadi kurang berguna dibandingkan pisau yang terasah tajam. Perkembangan otak yang baik secara fisik harus diiringi dengan proses mempertajam kecerdasan. Seperti salah satu kebiasaan yang disarankan oleh Steven Covney, yaitu "asahlah gergaji". Untuk memperoleh ketajaman otak tidak dapat dilakukan proses dalam sekejap. Seperti halnya mengasah gergaji, harus dilakukan satu persatu pada mata gergaji hingga keseluruhan mata gergaji tajam dan gergaji dapat berfungsi.

Proses membangun kecerdasan berdasarkan trilogy pendidikan meliputi pembangunan kecerdasan intelektual, kecerdasan mental dan ketrampilan. Kecerdasan intelektual yang berhubungan dengan pengetahuan, berpikir dan pemecahan masalah, dan kecerdasan ketrampilan telah diupayakan untuk tercapai dalam sistem pendidikan yang terstruktur di Indonesia. Sementara kecerdasan mental yang sebenarnya telah ada pada awal sistem pendidikan dengan adanya pendidikan pekerti, dimunculkan kembali dalam pendidikan karakter.

Tidak Sulit Wujudkan Ujian Nasional Jujur


Jika secara fisik perkembangan sistem kecerdasan telah terbangun dengan baik, maka proses pembangunan kecerdasan intelektual dan ketrampilan dapat dicapai anak kepulauan. Diperlukan rasa percaya pada kemampuan diri sendiri sebagai kecerdasan mental untuk mempercepat pembangunan kecerdasan seutuhnya. Percaya diri memberikan keyakinan akan kemampuan diri sehingga akan memunculkan semangat juang tinggi untuk mencapai tujuan.

Percaya atas kemampuan sendiri akan mewujudkan kejujuran dalam bertindak mencapai tujuan. Percaya pada kemampuan sendiri dalam ujian salah satunya ujian nasional maupun SNMPTN akan memunculkan semangat belajar dan menekan upaya bertindak curang dalam melaksanakan ujian.

Upaya untuk bertindak curang dalam mencapai tujuan dalam berbagai hal harus hilang dari bayangan anak kepulauan. Deklarasi ujian nasional jujur dari Kemendiknas tidak akan sulit diwujudkan di wilayah kepulauan termasuk kepulauan Bangka Belitung. Karena anak kepulauan adalah anak yang special dengan kecerdasan dan percaya dirinya.







Penulis : Ardiansyah Kurniawan
Dosen FPPB UBB
Website : http://ardiansyah.ubb.ac.id




Download Artikel Anak Kepulauan Cerdas
Dikirim oleh Ardiansyah Kurniawan
Tanggal 2012-02-20
Jam 12:00:31



Baca Artikel Lainnya :


Baca Berita :


Baca Feature :


Lihat Foto :

 
 
       

 

 

 

 

 

 
:: Beberapa Grafik Menggunakan Format SWF, Untuk Tampilan Terbaik Aktifkan/install Active-x Plugin flash di Browser Anda
Tampilan Terbaik Dengan Resolusi Monitor 1024 x 768 Pixels ::

Rektorat Universitas Negeri Bangka Belitung Jl. Merdeka No. 4 Pangkalpinang Kep. Bangka Belitung Indonesia
Telp. +62 717 422145 Fax +62 717 421303 http://www.ubb.ac.id Email : info@ubb.ac.id
Copyright 2008 Universitas Bangka Belitung
Sitemap - Peta situs