artikel lengkap |
Rektorat Universitas Negeri Bangka Belitung, Jl. Merdeka No. 4 Pangkalpinang Kep. Bangka Belitung Indonesia
Telp. +62 717 422145 Fax +62 717 421303 Email : info@ubb.ac.id
 


Berikut kami sampaikan pengumuman Tata Tertib dan Peraturan Spesivik IX - Program Orientasi, Pengenalan Kampus, dan Pendidikan Karakter UBB tahun 2014, seperti terlampir pada file berikut :

Gladi Bersih Studi Pengenalan Simulasi Aktivitas Kampus (SPESIVIK) UBB Tahun 2014 : Gladi Bersih SPESIVIK UBB 2014 akan dilaksanakan pada :
Hari, tanggal : Sabtu, 23 Agustus 2014
Waktu : 07.30 s.d. selesai.
Tempat : Lapangan Olahraga (Basket) Kampus Terpadu UBB Balunijuk
Pakaian : Bebas, rapi, dan sopan.


( Detail Agenda, Atribut dan penugasan serta Materi akan diperbarui melalui laman : http://ubb.ac.id/)

BAKK UBB tahun 2014
 
  Menu utama website Universitas Bangka Belitung
 
 
 
Artikel & Opini Universitas Bangka Belitung

MEMBANGUN ERA PERIKANAN BUDIDAYA DI BANGKA BELITUNG


Potensi sumber daya alam yang dimiliki oleh suatu daerah adalah sebuah karunia berharga dari Alloh SWT bagi masyarakat daerah tersebut. Dengan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki maka masyarakat dapat memanfaatkannya untuk mendapatkan penghasilan hidup. Harus disadari bahwa Bangka Belitung adalah salahsatu daerah yang kaya akan sumber daya alam. Sejarah telah mencatat bahwa dengan kekayaan alam yang dimiliki, Bangka Belitung telah membuat masyarakatnya menjadi sejahtera. Bangka Belitung pernah mengalami era kejayaan lada. Selanjutnya bergeser ke era kejayaan Tambang Inkonvensional serta era Kejayaan sawit dan karet. Namun, semua era kejayaan tersebut saat ini cenderung stagnan, jenuh dan menunjukkan trend yang semakin menurun apalagi lada dan Tambang Inkonvensional.

Melihat realita tersebut maka saatnya untuk kemudian beralih ke bidang lain yang lebih prospektif dan menjanjikan yaitu bidang perikanan budidaya. Secara sederhana Perikanan Budidaya dapat diartikan sebagai aktivitas memelihara (membudidayakan) ikan dalam wadah yang terkontrol. Kegiatan membudidayakan ikan ini terdiri dari dua kegiatan. Yang pertama pembenihan yaitu kegiatan memijahkan(mengawinkan) ikan sehingga menghasilkan benih untuk kemudian benih tersebut dijual. Yang kedua kegiatan pembesaran yaitu kegiatan memelihara benih ikan sampai ukuran konsumsi untuk selanjutnya dijual. Diantara dua kegiatan tersebut, mayoritas para pembudidaya ikan di Bangka Belitung melakukan kegiatan pembesaran sebagai kegiatan usahanya.

Tujuan utama dari kegiatan perikanan budidaya adalah untuk mendapatkan keuntungan. Oleh karena itu kegiatan tersebut tidak hanya sebatas memelihara ikan saja namun output dari ikan yang dihasilkan secara kuantitas dan kualitas dapat laku dipasaran. Permasalahan pemasaran inilah yang terkadang menjadi salahsatu momok bagi para masyarakat dalam kegiatan perikanan budidaya disamping masalah-masalah lainnya.

Di provinsi Bangka Belitung minat masyarakat dalam kegiatan perikanan budidaya khususnya budidaya ikan air tawar menuju trend yang positif dan semakin meningkat. Ini dikarenakan kegiatan ini prospektif dan menguntungkan. Hal ini didukung oleh munculnya kebiasaan baru masyarakat yang sudah menyukai ikan air tawar untuk dikonsumsi. Disisi lain, ikan hasil laut semakin sulit untuk didapatkan dan cenderung mahal. Ini dikarenakan semakin susahnya nelayan dalam mencari ikan karena maraknya kapal isap yang mengganggu aktivitas para nelayan.

Namun, usaha kegiatan budidaya ikan yang dilakukan oleh para pembudidaya ikan tidaklah berjalan mulus. Setidaknya ada tiga permasalahan utama yang dihadapi yaitu: Modal, teknologi dan pemasaran. Ketiga permasalahan ini merupakan masalah mendasar yang harus diberikan sebuah solusi. Keberhasilan solusi atas permasalahan ini akan menentukan keberhasilan pembangunan perikanan budidaya. Pemerintah harus tanggap dan mengambil andil yang besar untuk mengatasi permasalahan ini.

Untuk permasalahan permodalan sebenarnya sudah ada program dari pemerintah. Pemerintah sudah menggulirkan program Dana Penguatan Modal (DPM), Kredit Usaha Rakyat (KUR), kredit bantuan lainnya serta bantuan-bantuan sarana produksi perikanan (saprokan). Namun dalam kenyataannya modal yang sudah disiapkan tersebut tidak optimal dalam pemanfaatannya. Faktor yang menjadi penyebabnya antara lain : kekhawatiran pemerintah terhadap kapasitas parapenerima modal, besaran modal yang tidak terlalu signifikan dan lain sebagainya.

Untuk masalah teknologi, pemerintah melalui dinas kelautan dan perikanan, telah menyediakan tenaga-tenaga penyuluh untuk membantu masalah teknologi bagi para pembudidaya ikan. Namun kenyataannya sampai dengan saat ini pemerintah masih kekurangan tenaga penyuluh.

Untuk masalah pemasaran saat ini peran pemerintah belum terlalu besar. Padahal pemasaran merupakan faktor terpenting dalam menghasilkan keuntungan pada kegiatan budidaya. Para pembudidaya ikan masih mencari pasar sendiri dalam menjual hasil perikanannya. Terkadang pasar penjualan ikan tidak didapatkan atau tidak mejanjikan. Hal ini menyebabkan semangat para pembudidaya ikan menjadi lemah. Oleh karena itu butuh peran pemerintah dalam memberikan informasi pasar sehingga para pembudidaya ikan akan semangat melakukan kegiatan budidaya.

Membangun kegiatan perikanan budidaya yang bertujuan untuk mensejahterakan para pembudidaya ikan membutuhkan peran pemerintah dan menjadi domain kewajiban pemerintah, dalam hal ini dinas kelautan dan perikanan. Disamping pemerintah, kampus juga harus memegang peranan. Kampus yang dimaksud adalah kampus yang memiliki jurusan perikanan (budidaya perairan), seperti Universitas Bangka Belitung. Integrasi dalam bentuk kemitraan dari dua instansi ini akan menjadi sebuah kekuatan yang dahsyat dalam membangun perikanan di Prov. Kep. Bangka Belitung ini. Melalui kemitraan antara Dinas kelautan dan perikanan dengan kampus maka tiga permasalahan utama para pembudidaya ikan bisa digarap solusinya secara bersama-sama.

Pemerintah dapat memaksimalkan penyaluran modal bagi para pembudidaya ikan dengan menambah anggaran dan menjadikan perikanan sebagai program unggulan dan prioritas. Pihak kampus pun dapat memberikan bantuan pemikiran dan tenaga melalui dosen dan mahasiswanya dalam mendampingi para penerima modal tersebut serta memberikan bantuan teknologi bagi para pembudidaya ikan untuk mengembangkan usahanya. Sedangkan solusi untuk masalah pemasaran, pemerintah dan kampus dapat secara bersama-sama mendirikan pusat informasi pasar yang bisa diakses oleh semua masyarakat pembudidaya ikan.

Keberhasilan merupakan tujuan dari sebuah kegiatan. Ada tiga parameter untuk mengukur keberhasilan pembangunan perikanan budidaya di Bangka Belitung yaitu : kontinyuitas produksi, kualitas hasil produksi yang dihasilkan menjadi baik dan kehidupan pembudidaya ikan yang sejahtera. Kita berharap semoga genderang era perikanan budidaya di Bangka Belitung terus dikumandangkan sehingga bidang perikanan di Bangka Belitung bisa menjadi “icon” di provinsi yang kaya akan perairan ini. Semoga!







Written By : Eva Prasetiyono, S.Pi
Dosen Universitas Bangka Belitung/ Pengurus DPW PPNSI Prov.Kep.Babel


Download Artikel MEMBANGUN ERA PERIKANAN BUDIDAYA DI BANGKA BELITUNG
Dikirim oleh Admin
Tanggal 2010-04-15
Jam 14:00:02



Baca Artikel Lainnya :


Baca Berita :


Baca Feature :


Lihat Foto :

 
 
       

 

 

 

 

 

 
:: Beberapa Grafik Menggunakan Format SWF, Untuk Tampilan Terbaik Aktifkan/install Active-x Plugin flash di Browser Anda
Tampilan Terbaik Dengan Resolusi Monitor 1024 x 768 Pixels ::

Rektorat Universitas Negeri Bangka Belitung Jl. Merdeka No. 4 Pangkalpinang Kep. Bangka Belitung Indonesia
Telp. +62 717 422145 Fax +62 717 421303 http://www.ubb.ac.id Email : info@ubb.ac.id
Copyright 2008 Universitas Bangka Belitung
Sitemap - Peta situs