artikel lengkap |
Rektorat Universitas Negeri Bangka Belitung, Jl. Merdeka No. 4 Pangkalpinang Kep. Bangka Belitung Indonesia
Telp. +62 717 422145 Fax +62 717 421303 Email : info@ubb.ac.id
 


Berikut kami sampaikan Pengumuman Penerimaan CPNS Baru di lingkungan UBB tahun 2014 :
Berikut kami sampaikan contoh form isian KP4 untuk CPNS UBB : Download Contoh Form Isian KP4 CPNS UBB

 
  Menu utama website Universitas Bangka Belitung
 
 
 
Artikel & Opini Universitas Bangka Belitung

PROSPEK PARIWISATA BABEL MENJANJIKAN


Propinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sejak dulu memang terkenal sebagai penghasil timah, karena hampir 40% kebutuhan timah dunia dihasilkan dari propinsi ini. Namun seiring berjalannya waktu, tambang timah yang merupakan sumberdaya bersifat tidak dapat diperbaharui (non renewable resources) ini tentunya semakin lama akan semakin habis. Oleh sebab itu, sangat bijaksana bila pengembangan ekonomi alternatif sedini mungkin mulai digalakkan.

Langkah pemerintah daerah untuk mencanangkan tahun 2010 sebagai Visit Babel Archi sudah selayaknya didukung oleh semua pihak. Berawal dari hidupnya aktivitas pariwisata di propinsi ini, maka diharapkan akan menggerakkan sektor-sektor ekonomi riil lainnya sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat luas.

Banyak alasan mengapa pariwisata di Babel layak dikembangkan, diantaranya: Pertama, Babel memiliki luas wilayah 81.582 Km2 terdiri atas 16.281 Km2 merupakan daratan dan 65.301 Km2 atau hampir 75% sebagai perairan teritorial. Keindahan dan keelokan panorama alam pantai di propinsi ini sungguh menawan, diantaranya Pantai Pasirpadi di Kota Pangkapinang, Pantai Parai Tengiri dan Pantai Matras di Kabupaten Bangka, serta Pantai Tanjung Kelayang dan Tanjung Tinggi di Kabupaten Belitung. Kedua, Kultur budaya masyarakat yang unik, diantaranya nganggung, perang ketupat dan Cheng Beng, Ketiga, Babel juga memiliki situs-situs sejarah, seperti Kuburan Belanda Kerkof dan Museum Timah di Kota Pangkalpinang, serta Wisma Ranggam sebagai tempat pengasingan Presiden RI pertama Bung karno di masa lalu yang berlokasi di Kota Muntok Kabupaten Bangka Barat. Dan tidak ketinggalan wisata belanja dan kuliner yang menggugah selera, diantaranya kain cual khas Bangka, seafood, martabak Bangka, dan oleh-oleh khas Bangka lainnya seperti kue rintak, rusip ikan, durian dan madu yang berasal dari hutan Bangka yang terkenal. Bermunculannya hotel dan penginapan juga merupakan indikasi bahwa propinsi ini mulai diperhitungkan sebagai tempat tujuan wisata bagi turis domestik maupun manca negara.

Permasalahan lingkungan sebagai dampak aktivitas pertambangan timah illegal (TI) juga sudah lama menjadi perhatian banyak pihak. Pro dan kontra keberadaannya menjadi PR tersendiri bagi pemerintah. Di satu sisi TI telah memberikan penghidupan bagi ribuan orang dan menjadi mata pencaharian utama sebagian masyarakat, namun di sisi lain menimbulkan masalah lingkungan dan memicu timbulnya konflik kepentingan di beberapa wilayah, seperti kasus pembakaran ponton-ponton TI merupakan puncak konflik yang terjadi antara penambang dengan nelayan yang merasa dirugikan akibat menurunnya pendapatan mereka.

Berdasarkan hasil penelitian 2010 yang dilakukan di kawasan Pesisir Tanjung Ular Kabupaten Bangka Barat, merupakan salah satu daerah yang paling marak dirambah TI apung dengan kerusakan terumbu karang mencapai 30%, dapat disimpulkan bahwa nilai ekonomi pariwisata di kawasan ini mencapai lebih dari Rp. 8 Triliun/Ha/tahun, lebih besar dibandingkan nilai surplus konsumen perikanan tangkap yang mencapai Rp. 7 Milyar/Ha/tahun dan pertambangan timah sebesar Rp. 4 Milyar/Ha/tahun. Untuk itu, kebijakan penghentian kegiatan pertambangan timah di kawasan perikanan tangkap bisa dianggap tepat. Sebagai solusi bagi penambang timah yang kehilangan pekerjaan akibat penerapan kebijakan ini dapat dikembangkan usaha di bidang pariwisata yang lebih menguntungkan.

Kamampuan pemerintah untuk mengembangkan bisnis di bidang pariwisata ini menjadi tantangan tersendiri di masa mendatang. Sinergi yang baik antara pemerintah dengan pihak swasta dan masyarakat setempat selaku stakeholder sangat dibutuhkan demi terciptanya perubahan pola pikir dan tingkah laku guna mensukseskan program pengembangan pariwisata di propinsi ini. Kendati tidak bisa instan, namun perubahan visi masyarakat ke depan harus diarahkan sedemikian rupa sehingga tujuan bersama untuk melihat kemajuan perekonomian di Babel dapat terwujud tanpa harus bergantung timah.

Tidak mustahil, bila program ini dikerjakan dengan serius diawali dengan pembenahan infrastruktur, mendapat dukungan dari swasta dan masyarakat dalam promosi, maka tidak ada yang tidak mungkin Babel akan menjadi salah satu tempat tujuan wisata unggulan Indonesia di kancah nasional maupun internasional. Semoga!




Oleh : Endang Bidayani, SPi., MSi
Staf Pengajar UBB



Download Artikel PROSPEK PARIWISATA BABEL MENJANJIKAN
Dikirim oleh Endang Bidayani, SPi., MSi
Tanggal 0000-00-00
Jam 00:00:00



Baca Artikel Lainnya :


Baca Berita :


Baca Feature :


Lihat Foto :

 
 
       

 

 

 

 

 

 
:: Beberapa Grafik Menggunakan Format SWF, Untuk Tampilan Terbaik Aktifkan/install Active-x Plugin flash di Browser Anda
Tampilan Terbaik Dengan Resolusi Monitor 1024 x 768 Pixels ::

Rektorat Universitas Negeri Bangka Belitung Jl. Merdeka No. 4 Pangkalpinang Kep. Bangka Belitung Indonesia
Telp. +62 717 422145 Fax +62 717 421303 http://www.ubb.ac.id Email : info@ubb.ac.id
Copyright 2008 Universitas Bangka Belitung
Sitemap - Peta situs