+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Kabar UBB

Universitas Bangka Belitung
13 Juni 2022 | 11:57:28 WIB


Kisah Tujuh Mahasiswa UBB Mengikuti Duta Pepelingasih


Merawang, UBB-- Suasana sejuk sore hari dengan ditemani rintik hujan dalam salah satu ruangan di gedung rektorat Universitas Bangka Belitung (UBB), terdapat beberapa mahasiswa saling bercerita terkait langkah dan rencana mereka dalam beberapa hari ke depan. Ternyata mahasiswa tersebut nantinya akan mengikuti suatu ajang yang berkaitan dengan masalah lingkungan yang diberi nama Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih atau disingkat dengan Pepelingasih.

Salah satu pemuda dari beberapa mahasiswa bernama Deni Supriadi Lumban Batu mengatakan, kekhawatirannya terhadap kondisi lingkungan yang kian memburuk dan keinginan untuk mengajak remaja lain peduli membuat ia mengikuti ajang ini. 


Melalui pesan singkat, Deni bercerita perjalanan panjang yang ia lalui untuk sampai pada tahap saat ini. Ia teringat beberapa bulan lalu Ia bersama sepuluh orang lainnya mengikuti seleksi duta Pepelingasih di tingkat kabupaten Bangka. Ia adalah salah  satu peserta termuda diantara sepuluh orang lainnya.

Meski begitu, semangatnya tidak kalah dengan semua peserta di ruangan tersebut. Terbukti hari itu Deni berhasil menempati juara dua dan dapat melanjutkan perjalanannya ke tingkat provinsi.

Cerita senada terdengar dari teman-teman lainnya. Salah satu gadis kecil dengan senyum manis bernama Dea berkata bahwa setidaknya ada empat tahap yang mereka lalui sebelum dapat menyematkan selempang duta pepelingasih tingkat kabupaten di bahu mereka.

“Pertama mereka melewati tahap administrasi, kemudian wawancara program kerja yang dilanjutkan dengan ujian tertulis dan unjuk bakat. Ia menambahkan bahwa setelah ini pun mereka harus mempersiapkan beberapa keperluan administrasi dan program kerja untuk tingkat provinsi,” ungkapnya pada Kamis (9/6/2022).

Seorang pemuda lain dengan tas ransel di punggungnya mengatakan bahwa program ini akan terus berlanjut hingga tingkat nasional. Pemuda yang kerap dipanggil Sapri ini merupakan Duta Pepelingasih tingkat kabupaten Belitung Timur.

Sambil sesekali melihat temannya yang lain, Sapri mengatakan program kerja yang ia siapkan untuk tingkat provinsi berkaitan dengan rehabilitasi sistem mangrove, pilah-pilih sampah, dan pemanfaatan sampah. Program kerja ini dipresentasikannya di tingkat provinsi pada tanggal 10-13 Juni 2022.

Duta Pepelingasih Berfoto Bersama Rektor UBB Dr. Ibrahim, M.Si. dan Kepala BAKK UBB Hesty, S.Si., M.Pd.

Bagi Sapri dan teman-teman lainnya, kemenangan mereka di tingkat kabupaten dan pesiapan mereka dalam menghadapi tatangan lain di tingkat provinsi tidak lepas dari dukungan keluarga mereka. Tidak hanya kata semangat yang diberikan, namun dukungan moral dan intelektual juga menjadi bekal yang diberikan keluarga kepeda mereka.

"Keluarga selalu mendukung, mereka percaya bahwa saya pasti bisa," Itulah yang dikatakan Siti ketika ia mengenang perjuangannya menjadi perwakilan Duta Pepelingasih kota Pangkal Pinang.

Kini mereka bersiap menghadapi tantangan baru dalam perjuangan mereka menjadi duta Pepelingasih. Sebuah perjalanan yang tidak mudah namun merupakan pengalaman yang sangat berharga.

Diakhir pertemuan, Adela memberikan pesan kepada teman-teman mahasiswa lainnya.

"Ketika mendapat kesempatan melakukan sesuatu jangan pernah katakan tidak. Karena kita tidak akan pernah tahu sebelum mencobanya. Percayalah persentase kesempatan kedua dalam kehidupan itu kecil. Marilah sama-sama menjaga lingkungan karena kalau bukan kite siape agik, kalau bukan kinik sebile agik," Tutur Adela menutup pertemuan sore itu.

Penulis: Ana

Editor : Iw



UBB Perspectives

Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?

Jalan Ketiga bagi Sarjana

Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum

SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM

Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi

Merebut Hati Gen Z

Masyarakat Tontonan dan Risiko Jenis Baru

Penelitian MBKM Mahasiswa Biologi

PEREMPUAN DI SEKTOR PERTAMBANGAN TIMAH (Refleksi atas Peringatan Hari Kartini 21 April 2022)

Kiat-kiat Menjadi “Warga Negara Digital” yang Baik di Bulan Ramadhan

PERANG RUSIA VS UKRAINA, NETIZEN INDONESIA HARUS BIJAKSANA

Kunci Utama Memutus Mata Rantai Korupsi

Xerosere* Bangka dan UBB

Pengelolaan Sumber Daya Air yang Berkelanjutan

SI VIS PACEM PARABELLUM, INDONESIA SUDAH SIAP ATAU BELUM?

RELASI MAHA ESA DAN MAHASISWA (Refleksi terhadap Pengantar Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum)

KONKRETISASI BELA NEGARA SEBAGAI LANGKAH PREVENTIF MENGHADAPI PERANG DUNIA

Memaknai Sikap OPOSISI ORMAWA terhadap Birokrasi Kampus

Timah, Kebimbangan yang Tak akan Usai

Paradigma yang Salah tentang IPK dan Keaktifan Berorganisasi

Hybrid Learning dan Skenario Terbaik

NEGARA HARUS HADIR DALAM PERLINDUNGAN EKOLOGI LINGKUNGAN

Mental, Moral dan Intelektual: Menakar Muatan Visi UBB dalam Perspektif Filsafat Pierre Bourdieu

PEMBELAJARAN TATAP MUKA DAN KESIAPAN

Edukasi Kepemimpinan Milenial versus Disintegrasi

Membangun Kepemimpinan Pendidikan di Bangka Belitung Berbasis 9 Elemen Kewarganegaraan Digital

Menuju Kampus Cerdas, Ini yang Perlu Disiapkan UBB

TI RAJUK SIJUK, DIANTARA KESEMPATAN YANG TERSEDIA

TATAP MUKA

Mengimajinasikan Dunia Setelah Pandemi Usai

MENJAGA(L) LINGKUNGAN HIDUP

STOP KORUPSI !

ILLEGAL MINING TIMAH (DARI HULU SAMPAI HILIR)

KARAKTER SEPERADIK

SELAMAT BEKERJA !!!

ILLEGAL MINING

Pers dan Pesta Demokrasi

PERTAMBANGAN BERWAWASAN LINGKUNGAN

GENERASI (ANTI) KORUPSI

KUDETA HUKUM

Inflasi Menerkam Masyarakat Miskin Semakin Terjepit

NETRALITAS DAN INTEGRITAS PENYELENGGARA PEMILU

Siapa Penjarah dan Perampok Timah ???

Memproduksi Kejahatan

Potret Ekonomi Babel

Dorong Kriminogen

Prinsip Pengelolaan SDA

Prostitusi Online

Menjaga Idealisme dan Kemandirian Pers

JUAL BELI BERITA

POLITIK RAKYAT DAN TANGGUNG JAWAB PEMIMPIN