+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Kabar UBB

Universitas Bangka Belitung
30 Juni 2022 | 14:18:27 WIB


UBB Ajak Milenial dan Gen Z Cerdas di Era Keterbukaan Informasi Publik


Anggota Komisi Informasi Pusat Syawaluddin, M.H Saat Menyampaikan Materi di Kuliah Umum

Merawang, UBB– Sebagai bagian dari komitmen memberikan edukasi kepada publik, khususnya milenial dan Gen Z terkait tata kelola transparansi informasi publik di setiap badan publik,  Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Universitas Bangka Belitung (UBB) mengadakan kuliah umum  bertajuk “Milenial Cerdas dan Bijak di Era Keterbukaan informasi Publik”, pada Jumat (24/6/2022).

Acara yang dilaksanakan secara virtual melalui zoom metting tersebut, menghadirkan tiga narasumber kunci. Antara lain, Syawaluddin, M.H selaku Anggota Komisi Informasi Pusat; Dr. Dwi Haryadi, S.H., M.H selaku Ketua PPID UBB; dan M. Syaiful Anwar, L.LM selaku Dosen Hukum Tata Negara UBB. Kuliah umum juga dihadiri oleh mahasiswa dari setiap perguruan tinggi di Bangka Belitung dan masyarakat umum.

Rektor UBB Dr. Ibrahim, M.Si. dalam sambutannya menyampaikan, dengan berlangsungnya acara ini tidak hanya dapat mendorong generasi milenial dan Gen Z yang memiliki karakteristik kritis dan objektif terhadap keterbukaan informasi publik, namun harus cerdas dan bijak dalam memilah dan memilih setiap informasinya.

"Tentunya, kita semua dapat serta mengajak generasi milenial dan Gen Z yang melek dengan teknologi harus mampu mengambil manfaat dari dunia teknologi ini. Akan tetapi, para kaum ini harus mampu ditempatkan sebagai subjeknya bukan hanya menjadi objek saja dari kondisi tersebut," ujarnya.

Rektor UBB Dr. Ibrahim, M.Si Saat Memberikan Sambutan

Sementara itu, mengawali pemaparannya sebagai pembicara Muhammad Syaiful Anwar membahas tentang hak konstitusional memperoleh informasi dan peran milenial.

“Berdasarkan Pasal 28F UUD 1945, setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia”. Ungkapnya.

Disisi lain, dengan adanya kewajiban setiap badan publik untuk menyediakan layanan informasi berdasarkan UU Keterbukaan Informasi Publik, Dwi Haryadi yang merupakan pemapar materi kedua menyampaikan, UBB sebagai Badan Publik telah menerapkan layanan informasi berbasis elektronik/digital yang menyesuaikan dengan Generasi Milenial dan Gen Z yang kesehariannya tidak lepas dari media sosial.

"Setiap Unit Kerja di lingkungan UBB telah menerapkan penggunaan  berbagai media informasi untuk dapat diakses orang banyak. Media itu dapat berupa Website, FB, IG, Youtube, Podcast bahkan Tik Tok yang tentunya sangat erat dengan dunia kaum milenial dan Gen Z," paparnya.

Screenshot Para Peserta Ketika Mengikuti Kuliah Umum

Sebagai Anggota Komisi Informasi Pusat, Syawaludin menyampaikan materi terkait tugas Komisi Informasi dalam menerima, memeriksa, dan memutus permohonan penyelesaian sengketa informasi publik.

“Upaya penyelesaian Sengketa Informasi Publik diajukan kepada Komisi Informasi Pusat dan/atau Komisi Informasi provinsi dan/atau Komisi Informasi kabupaten/kota sesuai dengan kewenangannya apabila tanggapan atasan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi dalam proses keberatan tidak memuaskan Pemohon Informasi Publik," imbuhnya.

Selain itu, beliau juga mengapresiasi UBB terus berinovasi dalam menyajikan layanan informasi yang berkualitas. Sehingga ia berharap UBB akan kembali mendapatkan anugerah Keterbukaan Informasi Publik dengan kategori Perguruan Tinggi “Informatif” tahun ini.

Penulis : AD 
Editor: IW 
(Humas)



UBB Perspectives

Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK

HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?

Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?

Jalan Ketiga bagi Sarjana

Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum

SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM

Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi

Merebut Hati Gen Z

Masyarakat Tontonan dan Risiko Jenis Baru

Penelitian MBKM Mahasiswa Biologi

PEREMPUAN DI SEKTOR PERTAMBANGAN TIMAH (Refleksi atas Peringatan Hari Kartini 21 April 2022)

Kiat-kiat Menjadi “Warga Negara Digital” yang Baik di Bulan Ramadhan

PERANG RUSIA VS UKRAINA, NETIZEN INDONESIA HARUS BIJAKSANA

Kunci Utama Memutus Mata Rantai Korupsi

Xerosere* Bangka dan UBB

Pengelolaan Sumber Daya Air yang Berkelanjutan

SI VIS PACEM PARABELLUM, INDONESIA SUDAH SIAP ATAU BELUM?

RELASI MAHA ESA DAN MAHASISWA (Refleksi terhadap Pengantar Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum)

KONKRETISASI BELA NEGARA SEBAGAI LANGKAH PREVENTIF MENGHADAPI PERANG DUNIA

Memaknai Sikap OPOSISI ORMAWA terhadap Birokrasi Kampus

Timah, Kebimbangan yang Tak akan Usai

Paradigma yang Salah tentang IPK dan Keaktifan Berorganisasi

Hybrid Learning dan Skenario Terbaik

NEGARA HARUS HADIR DALAM PERLINDUNGAN EKOLOGI LINGKUNGAN

Mental, Moral dan Intelektual: Menakar Muatan Visi UBB dalam Perspektif Filsafat Pierre Bourdieu

PEMBELAJARAN TATAP MUKA DAN KESIAPAN

Edukasi Kepemimpinan Milenial versus Disintegrasi

Membangun Kepemimpinan Pendidikan di Bangka Belitung Berbasis 9 Elemen Kewarganegaraan Digital

Menuju Kampus Cerdas, Ini yang Perlu Disiapkan UBB

TI RAJUK SIJUK, DIANTARA KESEMPATAN YANG TERSEDIA

TATAP MUKA

Mengimajinasikan Dunia Setelah Pandemi Usai

MENJAGA(L) LINGKUNGAN HIDUP

STOP KORUPSI !

ILLEGAL MINING TIMAH (DARI HULU SAMPAI HILIR)

KARAKTER SEPERADIK

SELAMAT BEKERJA !!!

ILLEGAL MINING

Pers dan Pesta Demokrasi

PERTAMBANGAN BERWAWASAN LINGKUNGAN

GENERASI (ANTI) KORUPSI

KUDETA HUKUM

Inflasi Menerkam Masyarakat Miskin Semakin Terjepit

NETRALITAS DAN INTEGRITAS PENYELENGGARA PEMILU

Siapa Penjarah dan Perampok Timah ???

Memproduksi Kejahatan

Potret Ekonomi Babel

Dorong Kriminogen

Prinsip Pengelolaan SDA

Prostitusi Online

Menjaga Idealisme dan Kemandirian Pers