+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Kabar UBB

Universitas Bangka Belitung
04 Juli 2022 | 08:38:51 WIB


Mahasiswa Universitas Bangka Belitung Terpilih Sebagai Delegasi provinsi BABEL di Muhibah Budaya Jalur Rempah Tahun 2022


Merawang UBB- Orie Fachridho Hermawan mahasiswa Jurusan Manajemen Sumber Daya Perairan Universitas Bangka Belitung (UBB) merupakan salah satu dari 5 orang yang terpilih sebagai delegasi provinsi Bangka Belitung dalam program Muhibah Budaya Jalur Rempah 2022 yang akan dilaksanakan pada 29 Mei-6 Juli 2022.

Muhibah Budaya Jalur Rempah merupakan program yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan. Program ini telah berjalan sejak 2019 dan akan berlanjut hingga tahun 2024 untuk kemudian diajukan sebagai nominasi Warisan Budaya Dunia ke UNESCO.

Orie sebelumnya juga terpilih sebagai delegasi provinsi Bangka Belitung pada Muhibah Budaya Jalur Rempah tahun 2021 dan dijadwalkan untuk belajar di beberapa titik dari Indonesia bagian barat, tengah, hingga timur dengan kapal KRI Dewaruci. Namun, kegiatan tersebut di mengalami perubahan karena terkendala PPKM sehingga acara dilakukan secara internal pada satu titik di Candi Borobudur, Magelang.

“Tahun 2021 kita sudah melakukan pelayaran di beberapa titik dari barat, tengah, hingga timur. Tetapi memang kondisi tidak memungkinkan karena PPKM sehingga kita dikumpulkan di satu titik yaitu di Magelang Candi Borobudur”, ujar Orie saat ditemui di Gedung Rektorat UBB pada Rabu (22/06/2022).

Tahun ini Orie kembali terpilih sebagai delegasi provinsi Bangka Belitung dalam program Muhibah budaya Jalur Rempah 2022, ia bersama keempat rekan lainnya akan berangkat sebagai perwakilan Laskar Rempah BABEL. Menurutnya, istilah Laskar Rempah ini diberikan dari kementerian karena mereka adalah pejuang yang nantinya mengangkat potensi dari Lima Pilar Bumi Rempah sebagai kontribusi nyata mereka dan akan diajukan ke UNESCO nantinya.

Berbeda dengan tahun sebelumnya dimana mereka belayar pada tiga titik wilayah, rute jalur rempah tahun ini hanya dilakukan di wilayah timur. Rute ini dimulai dari Surabaya, kemudian dilanjutkan ke Makasar, Baubau-Buton, Ternate -Tidore, Banda Neira, dan Kupang. Penutupan Festival Bumi Rempah tahun ini akan dilakukan di Mojokerto sebagai agenda akhir dari serangkaian acara yang telah dilakukan.

“Terus kita juga dibagi perbatch, dari Surabaya kemudian ke Makasar, Makasar ke Baubau-Buton, terus diajukan ke Ternate, Ternate ke Banda Neira, dan ke Kupang. Nah, ini menjadi batch saya yaitu Kupang dan akan melewati NTB, Bali, dan mungkin berakhir juga di Surabaya. Tetapi agenda penutupnya yaitu di Mojokerto”, jelasnya.

Orie saat berada di depan Kapal KRI Dewaruci

Ada hal menarik bagi Orie dalam program Jalur Rempah ini, ia mengatakan selain pelaksaannya yang akan lebih meriah daripada tahun sebelumnya. Saat melakukan pelayaran mereka akan menaiki KRI Dewaruci yang merupakan kapal perang tertua yang digunakan oleh TNI AL Indonesia hingga saat ini.

“Nah ini yang menariknya adalah kita akan menaiki KRI Dewaruci. Sebagaimana yang kita ketahui ini adalah kapal perang tertua dan mungkin terlama yang digunakan oleh Indonesia hingga saat ini. Dan KRI Dewaruci ini sudah mengelilingi hampir seluruh dunia”, ucapnya.

Lebih lanjut Orie menjelaskan bahwa sebagai Laskar Rempah tugas mereka belum berakhir meskipun pelayaran sudah selesai dilakukan. Mereka akan dipersiapkan untuk agenda utama di tahun 2024 untuk mengajukan Jalur Rempah sebagai Warisan Budaya Dunia UNESCO. 

“Kegiatan akan berkelanjutan setelah dari nasional itu akan diajukan ke UNESCO di skala internasional. Ketika memang diterima dari UNESCO, kita akan ada beberapa agenda seperti perawatan, pemeliharaan ataupun pelestarian. Sehingga kita sebagai putra daerah juga menyumbangkan sumbangsih yang luar biasa kepada daerah kita”, ujar Orie.

(Ana/Humas)



UBB Perspectives

Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK

HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?

Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?

Jalan Ketiga bagi Sarjana

Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum

SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM

Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi

Merebut Hati Gen Z

Masyarakat Tontonan dan Risiko Jenis Baru

Penelitian MBKM Mahasiswa Biologi

PEREMPUAN DI SEKTOR PERTAMBANGAN TIMAH (Refleksi atas Peringatan Hari Kartini 21 April 2022)

Kiat-kiat Menjadi “Warga Negara Digital” yang Baik di Bulan Ramadhan

PERANG RUSIA VS UKRAINA, NETIZEN INDONESIA HARUS BIJAKSANA

Kunci Utama Memutus Mata Rantai Korupsi

Xerosere* Bangka dan UBB

Pengelolaan Sumber Daya Air yang Berkelanjutan

SI VIS PACEM PARABELLUM, INDONESIA SUDAH SIAP ATAU BELUM?

RELASI MAHA ESA DAN MAHASISWA (Refleksi terhadap Pengantar Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum)

KONKRETISASI BELA NEGARA SEBAGAI LANGKAH PREVENTIF MENGHADAPI PERANG DUNIA

Memaknai Sikap OPOSISI ORMAWA terhadap Birokrasi Kampus

Timah, Kebimbangan yang Tak akan Usai

Paradigma yang Salah tentang IPK dan Keaktifan Berorganisasi

Hybrid Learning dan Skenario Terbaik

NEGARA HARUS HADIR DALAM PERLINDUNGAN EKOLOGI LINGKUNGAN

Mental, Moral dan Intelektual: Menakar Muatan Visi UBB dalam Perspektif Filsafat Pierre Bourdieu

PEMBELAJARAN TATAP MUKA DAN KESIAPAN

Edukasi Kepemimpinan Milenial versus Disintegrasi

Membangun Kepemimpinan Pendidikan di Bangka Belitung Berbasis 9 Elemen Kewarganegaraan Digital

Menuju Kampus Cerdas, Ini yang Perlu Disiapkan UBB

TI RAJUK SIJUK, DIANTARA KESEMPATAN YANG TERSEDIA

TATAP MUKA

Mengimajinasikan Dunia Setelah Pandemi Usai

MENJAGA(L) LINGKUNGAN HIDUP

STOP KORUPSI !

ILLEGAL MINING TIMAH (DARI HULU SAMPAI HILIR)

KARAKTER SEPERADIK

SELAMAT BEKERJA !!!

ILLEGAL MINING

Pers dan Pesta Demokrasi

PERTAMBANGAN BERWAWASAN LINGKUNGAN

GENERASI (ANTI) KORUPSI

KUDETA HUKUM

Inflasi Menerkam Masyarakat Miskin Semakin Terjepit

NETRALITAS DAN INTEGRITAS PENYELENGGARA PEMILU

Siapa Penjarah dan Perampok Timah ???

Memproduksi Kejahatan

Potret Ekonomi Babel

Dorong Kriminogen

Prinsip Pengelolaan SDA

Prostitusi Online

Menjaga Idealisme dan Kemandirian Pers