+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Kabar UBB

Universitas Bangka Belitung
25 Juli 2022 | 18:52:35 WIB


SMM UBB 2022, 160 Peserta Berjuang di Jalur Penerimaan Terakhir


Merawang, UBB— Senin (25/7/2022), sebanyak 160 peserta berjuang di jalur Seleksi Mandiri Masuk (SMM) Universitas Bangka Belitung (UBB) 2022. Jalur inipun merupakan jalur penerimaan terakhir yang dilaksanakan UBB dalam merekrut calon mahasiswa baru. 


Tersedianya jalur SMM UBB ini, menurut Wakil Rektor I dan sekaligus sebagai ketua pelaksana SMM UBB Dr. Nizwan Zukhri, S.E., M.M. meyebutkan, Jalur SMM UBB ini merupakan jalur khusus mandiri dari UBB sendiri, dikarenakan adanya program studi baru yang keluar izin operasionalnya setelah pelaksanaan jalur penerimaan sebelumnya yaitu SMMPTNBARAT.


"Beberapa prodi baru itu seperti Bisnis Digital, Perencanaan Wilayah & Kota, Arsitektur, Teknologi Informasi, dan Perikanan Tangkap. Tetapi ada tujuh totalnya yang di jalur ini, tambah kimia dan fisika," ujarnya setelah selesai pelaksanaan SMM UBB.


Terkait pelaksanaan SMM UBB ini, Dr. Nizwan Zukhri, S.E., M.M. menyebutkan, semuanya berjalan dengan lancar. Baik itu dari sisi persiapan dan pelaksanaannya.


“Semuanya memang berjalan cukup cepat, baik dari persiapan dan pelaksanaannya hari ini. Dari cepatnya kondisi tersebut, alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar tanpa ada kendala,” ungkapnya.

Panitia SMM UBB 2022 Saat Melakukan Pemeriksaan Kepada Peserta dengan Menggunakan Metal Detector
 

Sementara itu, salah  satu peserta SMM UBB 2022 Nelsi Elfayanti menyebutkan, dalam mengikuti UTBK ini dirinya mempersiapkan dengan cara belajar latihan soal dari buku.


“persiapan dalam mengikuti tes SMM UBB ini, palingan belajar di rumah dengan media buku saja,” ungkap gadis asal Parit 3 Jebus tersebut.
Sedangkan terkait pelakasanaan pas ujian berlangsung, tidak ada kendala dan berjalan dengan lancar. Baik itu dari komputer yang digunakan ataupun dari sisi lainnya.

Menurutnya, soal paling susah dalam SMM UBB ini adalah soal MTK dan B.indonesia masih di anggap dapat dijawab dengan baik. Untuk pilihan jurusan yang di inginkannya adalah jurusan Bisnis Digital karena dirinya mengangap jurusan tersebut mash memiliki hubungan dengan jurusannya waktu di SMK dulu.


“Soal agak susah di bagian Matematika dan untuk pilihan jurusan, saya tertarik dengan bisnis digital,” ujarnya.

Pengawas Memeriksa Identitas Peserta Sebelum Memasuki Ruangan


Sedangkan bagi Muhammad Fadil Fareza, salah satu peserta asal Desa Dendang, Kecamatan Kelapa menyebutkan, dirinya berminat untuk ikut SMM UBB ini karena adanya prodi baru dan merupakan jalur terakhir.


"Ikut SMM UBB karena di sini ada jurusan baru dan ini juga merupakan gelombang terakhir. Sebelumnya juga sudah sempat ikut UTBK SBMPTN 2022 dengan mengambil di Politeknik Manufaktur (POLMAN) Sungailiat, namun belum lolos di seleksi itu," ungkapnya. 


Mengenai persiapan dalam mengikuti ujian ini, selain dari beberapa perlengkapan berkas, dirinya belajar berbagai latihan soal di google. Sedangkan untuk pelaksanaannya, dianggap lancar tanpa ada kendala sama sekali.


“Yakin bisa lolos dengan 80%, walaupun tadi agak susah di tes bagian Matematika, tetapi dapat di jawab dengan cukup baik. Sedangkan yang tidak terlalu sulit adalah ujian Bahasa Indonesia," ujar peserta asal SMAN 1 kelapa tersebut.
(Iw/Humas)



UBB Perspectives

Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?

Jalan Ketiga bagi Sarjana

Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum

SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM

Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi

Merebut Hati Gen Z

Masyarakat Tontonan dan Risiko Jenis Baru

Penelitian MBKM Mahasiswa Biologi

PEREMPUAN DI SEKTOR PERTAMBANGAN TIMAH (Refleksi atas Peringatan Hari Kartini 21 April 2022)

Kiat-kiat Menjadi “Warga Negara Digital” yang Baik di Bulan Ramadhan

PERANG RUSIA VS UKRAINA, NETIZEN INDONESIA HARUS BIJAKSANA

Kunci Utama Memutus Mata Rantai Korupsi

Xerosere* Bangka dan UBB

Pengelolaan Sumber Daya Air yang Berkelanjutan

SI VIS PACEM PARABELLUM, INDONESIA SUDAH SIAP ATAU BELUM?

RELASI MAHA ESA DAN MAHASISWA (Refleksi terhadap Pengantar Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum)

KONKRETISASI BELA NEGARA SEBAGAI LANGKAH PREVENTIF MENGHADAPI PERANG DUNIA

Memaknai Sikap OPOSISI ORMAWA terhadap Birokrasi Kampus

Timah, Kebimbangan yang Tak akan Usai

Paradigma yang Salah tentang IPK dan Keaktifan Berorganisasi

Hybrid Learning dan Skenario Terbaik

NEGARA HARUS HADIR DALAM PERLINDUNGAN EKOLOGI LINGKUNGAN

Mental, Moral dan Intelektual: Menakar Muatan Visi UBB dalam Perspektif Filsafat Pierre Bourdieu

PEMBELAJARAN TATAP MUKA DAN KESIAPAN

Edukasi Kepemimpinan Milenial versus Disintegrasi

Membangun Kepemimpinan Pendidikan di Bangka Belitung Berbasis 9 Elemen Kewarganegaraan Digital

Menuju Kampus Cerdas, Ini yang Perlu Disiapkan UBB

TI RAJUK SIJUK, DIANTARA KESEMPATAN YANG TERSEDIA

TATAP MUKA

Mengimajinasikan Dunia Setelah Pandemi Usai

MENJAGA(L) LINGKUNGAN HIDUP

STOP KORUPSI !

ILLEGAL MINING TIMAH (DARI HULU SAMPAI HILIR)

KARAKTER SEPERADIK

SELAMAT BEKERJA !!!

ILLEGAL MINING

Pers dan Pesta Demokrasi

PERTAMBANGAN BERWAWASAN LINGKUNGAN

GENERASI (ANTI) KORUPSI

KUDETA HUKUM

Inflasi Menerkam Masyarakat Miskin Semakin Terjepit

NETRALITAS DAN INTEGRITAS PENYELENGGARA PEMILU

Siapa Penjarah dan Perampok Timah ???

Memproduksi Kejahatan

Potret Ekonomi Babel

Dorong Kriminogen

Prinsip Pengelolaan SDA

Prostitusi Online

Menjaga Idealisme dan Kemandirian Pers

JUAL BELI BERITA

POLITIK RAKYAT DAN TANGGUNG JAWAB PEMIMPIN