+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Kabar UBB

Universitas Bangka Belitung
31 Agustus 2022 | 08:28:03 WIB


Prodi Ilmu Politik UBB Gelar Program Kelas Internasional


Merawang, UBB-- Program Studi Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung (UBB) gelar Program Kelas Internasional dengan mengandeng Eurasia Foundation.

Dalam kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Pendidikan Indonesia sekaligus Advisor dan Representative of Eurasia Foundation di Indonesia, Dr Diani Risda,

Narasumber kedua, Profesor Fisika dari Institut Teknologi Bandung sekaligus tim ahli Indonesian Mineral Downstream Kementrian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenkomarvest), Prof Yudi Darma.

Prof Darma berbicara mengenai Global Food Security: What are the Challenges and Solution.

Dia menyoroti mengenai empat isu yang berkembang di dunia yakni, Clean and Affordable Energy, Clean and Save Water, Zero Hunger, serta Internet of Things.

Menurut pria yang menyelesaikan program doktor di University of Hiroshima ini, energi, air, ketersediaan pangan, dan internet merupakan hal yang penting untuk diperhatikan oleh Indonesia di masa sekarang.

"Dalam hal ketersedian pangan, Indonesia menempati peringkat ke 65 yang berarti masih di bawah negara-negara tetangga Indonesia," kata Prof Darma dalam rilis yang diterima bangkapos.com, Minggu (28/8/2022).
.
"Apabila ketersediaan kalori kurang dapat dipenuhi maka produktifitas di negara tersebut juga akan kurang. Oleh karena itu, produktifitas khususnya dalam hal ketersediaan pangan perlu diperhatikan," imbuhnya

Prof Yudi Saat Menyampaikan Materi

Sebagai akademisi, dia berharap para mahasiswa dapat mencari solusi terhadap kurangnya ketersediaan pangan, dengan cara melakukan penelitian semisal penelitian tentang unsur hara tanah.

Keberlangsungan pangan menjadi sorotan utama dalam presentasi Prof Darma. Dia memberikan gambaran bahwa perubahan iklim turut memperburuk kurangnya ketersediaan pangan di dunia.

"Selain itu, berkurangnya lahan pertanian dari tahun ke tahun juga merupakan perkembangan yang sangat mengkhawatirkan bagi ketersediaan pangan dunia," ucapnya.

leh karena itu, menurut dia, food policy atau kebijakan mengenai pangan mutlak digaungkan oleh semua kalangan masyarakat agar menjadi perhatian bagi pemerintah.

Dalam hal kemajuan teknologi, dosen ITB tersebut menggambarkan betapa telah majunya teknologi. Dia mencontohkan, handphone telah mampu memadukan teknologi-teknologi terdahulu seperti kalkulator, TV, radio, pemutar CD, dan sebagainya.

Akan tetapi, kemajuan teknologi tersebut menimbulkan masalah baru bagi lingkungan, seperti menumpuknya sampah-sampah elektronik yang sukar diurai oleh alam.

Sementara itu, narasumber lainnya, Dr Risda yang menyelesaikan program doktor di Tokyo Metropolitan University, menutup diskusi dengan mengundang mahasiswa UBB untuk mengikuti program magang ke Jepang, yang sejalan dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Dia juga mengajak mahasiswa UBB untuk meneruskan studinya ke Jepang.

Kelas Internasional pun diakhiri dengan penyerahan plakat kepada dua narasumber oleh Rektor Universitas Bangka Belitung, Dr Ibrahim.

(Arikel telah terbit di Bangkapos,com, 28 Agustus 2022)



UBB Perspectives

Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK

HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?

Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?

Jalan Ketiga bagi Sarjana

Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum

SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM

Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi

Merebut Hati Gen Z

Masyarakat Tontonan dan Risiko Jenis Baru

Penelitian MBKM Mahasiswa Biologi

PEREMPUAN DI SEKTOR PERTAMBANGAN TIMAH (Refleksi atas Peringatan Hari Kartini 21 April 2022)

Kiat-kiat Menjadi “Warga Negara Digital” yang Baik di Bulan Ramadhan

PERANG RUSIA VS UKRAINA, NETIZEN INDONESIA HARUS BIJAKSANA

Kunci Utama Memutus Mata Rantai Korupsi

Xerosere* Bangka dan UBB

Pengelolaan Sumber Daya Air yang Berkelanjutan

SI VIS PACEM PARABELLUM, INDONESIA SUDAH SIAP ATAU BELUM?

RELASI MAHA ESA DAN MAHASISWA (Refleksi terhadap Pengantar Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum)

KONKRETISASI BELA NEGARA SEBAGAI LANGKAH PREVENTIF MENGHADAPI PERANG DUNIA

Memaknai Sikap OPOSISI ORMAWA terhadap Birokrasi Kampus

Timah, Kebimbangan yang Tak akan Usai

Paradigma yang Salah tentang IPK dan Keaktifan Berorganisasi

Hybrid Learning dan Skenario Terbaik

NEGARA HARUS HADIR DALAM PERLINDUNGAN EKOLOGI LINGKUNGAN

Mental, Moral dan Intelektual: Menakar Muatan Visi UBB dalam Perspektif Filsafat Pierre Bourdieu

PEMBELAJARAN TATAP MUKA DAN KESIAPAN

Edukasi Kepemimpinan Milenial versus Disintegrasi

Membangun Kepemimpinan Pendidikan di Bangka Belitung Berbasis 9 Elemen Kewarganegaraan Digital

Menuju Kampus Cerdas, Ini yang Perlu Disiapkan UBB

TI RAJUK SIJUK, DIANTARA KESEMPATAN YANG TERSEDIA

TATAP MUKA

Mengimajinasikan Dunia Setelah Pandemi Usai

MENJAGA(L) LINGKUNGAN HIDUP

STOP KORUPSI !

ILLEGAL MINING TIMAH (DARI HULU SAMPAI HILIR)

KARAKTER SEPERADIK

SELAMAT BEKERJA !!!

ILLEGAL MINING

Pers dan Pesta Demokrasi

PERTAMBANGAN BERWAWASAN LINGKUNGAN

GENERASI (ANTI) KORUPSI

KUDETA HUKUM

Inflasi Menerkam Masyarakat Miskin Semakin Terjepit

NETRALITAS DAN INTEGRITAS PENYELENGGARA PEMILU

Siapa Penjarah dan Perampok Timah ???

Memproduksi Kejahatan

Potret Ekonomi Babel

Dorong Kriminogen

Prinsip Pengelolaan SDA

Prostitusi Online

Menjaga Idealisme dan Kemandirian Pers