+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Kabar UBB

Universitas Bangka Belitung
13 November 2022 | 13:50:11 WIB


Resmikan Hybrid Solar Tent, Mahasiswa KKN-T UBB Desa Batu Belubang Tahun 2022 Dukung Industri Rumahan Masyarakat Pesisir


Penguntingan pita pada saat peresmian hybrid solar tent


Pangkalan Baru, UBB— Dalam mendukung industri rumahan bagi masyarakat pesisir berupa alat pengeringan ikan dan menciptakan ke higenisan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Bangka Belitung (UBB),  Desa Batu Belubang, Kecamatan  Pangkalan Baru,  Kabupaten Bangka Tengah, ciptakan inovasi berupa hybrid solar tent  yang kemudian diresmikan pada Kamis (10/11/22).


“Hybrid Solar Tent/ Solar House sendiri merupakan sebuah tempat untuk mengeringkan ikan dan menciptakan ke higenisan dalam membantu para masyarakat pesisir dalam mengolah hasil tangkapannya,” ungkap ketua kelompok KKN-T Desa Batu Belubang Ihsan.


Sementara itu, fasilitator mahasiswa KKN-T Sumiyati, S.E., M.Sc. mengungkapkan, konsep ini sebenarnya merujuk atau modifikasi dari industri-industri pengolahan ikan di semenanjung Afrika dan gabungan green house di pertanian Amerika.


“Ide ini memang mencontoh beberapa industri dari berbagai negara seperi industri pengolahan ikan dari Afrika dan industri pertanian di Amerika, dimana kami berupaya membuat solar house yang murah tetapi berguna bagi masyarakat pesisir di sekitar sini,” ujarnya. 


Sumiyati menambahkan, terkait keefektifan dari produk ini dalam mengeringkan ikan. Berdasarkan hasil uji coba didapatkan, ketika panas terik untuk pengeringan sampai mendapatkan hasil yang di inginkan   hanya  sekitaran 3 jam saja dan kalau cuaca mendung perkiraan hanya 5 jam dan tidak lebih dari 6 jam.

Penyerahan kunci dari Fasilitator KKNT ke Kepala Desa Batu Belubang


Sebagai dosen akuntansi, pada awalnya dirinya tidak menduga bisa menciptakan ide ini. Terlebih lagi 80% mahasiswa yang ikut KKN adalah mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan selebihnya jurusan SosPol dan Teknik Sipil dan tidak ada jurusan perikanan.


“Dengan semangat anak-anak KKN lah yang mebuat ide ini dan dapat terlaksana hingga sampai peresmian pada hari ini. Dimana mereka dari awal pembangunan sampai dengan selesai membuat tempat ini secara mandiri dan tanpa berupaya melibatkan pihak lainnya,” ujarnya.


Sumiyati berharap, proyek ini tidak hanya berhenti sampai di sini dan dapat dikembangkan lagi oleh masyarakat. Hingga dapat membantu masyarakat nelayan dalam usaha perikanannya.


“Tentunya kita berharap bahwa ini dapat dikembangkan lagi lebih lanjut dan tidak hanya berhenti sampai di sini. Kemudian dari adanya percontohan ini dapat mendukung usaha masyarakat secara lebih baik,” tutupnya.


Sedangkan, Wakil rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Nizwan Zukhri menyampaikan, dengan adanya peresmian hybrid solar tent ini tidak hanya berada di tempat ini saja. Namun, dapat diterapkan pula di desa lainnya terutama di kampung nelayan yang ada di Kepulauan Bangka Belitung.

“Ini merupakan suati inovasi kreasi yang luar biasa dari mahasiswa KKN-T Desa Batu Belubang selama kurang lebih 4 bulan. Semoga dari apa yang telah dilakukan oleh para mahasiswa ini dapat membantu masyarakat dalam kewirausahaannya dan dapat di tiru oleh masyarakat pesisir yang ada di Kepulauan Bangka Belitung,” ungkapnya pada sambutan acara peresmian tersebut.

Foto Bersama Mahasiswa KKNT di Depan Bangunan Solar Tent


Kades Desa Batu Belubang Ahirman mengucapkan, semoga dengan adanya tempat pengeringan ikan ini dapat membantu masyarakat Desa Batu Belubang dalam usaha perikanannya.  Selain itu, kades berterima kasih dan berharap  bahwa akan ada lagi mahasiswa UBB yang akan melakukan KKN-T di Desa Batu Belubang.


"Kalau bisa tahun depan akan ada lagi mahasiswa dari UBB ini melakukan KKN di desa kami ini bu," pintanya pada fasilitator. (Humas UBB)
 



UBB Perspectives

Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?

Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong

Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental

Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia

Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK

HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?

Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?

Jalan Ketiga bagi Sarjana

Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum

SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM

Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi

Merebut Hati Gen Z

Masyarakat Tontonan dan Risiko Jenis Baru

Penelitian MBKM Mahasiswa Biologi

PEREMPUAN DI SEKTOR PERTAMBANGAN TIMAH (Refleksi atas Peringatan Hari Kartini 21 April 2022)

Kiat-kiat Menjadi “Warga Negara Digital” yang Baik di Bulan Ramadhan

PERANG RUSIA VS UKRAINA, NETIZEN INDONESIA HARUS BIJAKSANA

Kunci Utama Memutus Mata Rantai Korupsi

Xerosere* Bangka dan UBB

Pengelolaan Sumber Daya Air yang Berkelanjutan

SI VIS PACEM PARABELLUM, INDONESIA SUDAH SIAP ATAU BELUM?

RELASI MAHA ESA DAN MAHASISWA (Refleksi terhadap Pengantar Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum)

KONKRETISASI BELA NEGARA SEBAGAI LANGKAH PREVENTIF MENGHADAPI PERANG DUNIA

Memaknai Sikap OPOSISI ORMAWA terhadap Birokrasi Kampus

Timah, Kebimbangan yang Tak akan Usai

Paradigma yang Salah tentang IPK dan Keaktifan Berorganisasi

Hybrid Learning dan Skenario Terbaik

NEGARA HARUS HADIR DALAM PERLINDUNGAN EKOLOGI LINGKUNGAN

Mental, Moral dan Intelektual: Menakar Muatan Visi UBB dalam Perspektif Filsafat Pierre Bourdieu

PEMBELAJARAN TATAP MUKA DAN KESIAPAN

Edukasi Kepemimpinan Milenial versus Disintegrasi

Membangun Kepemimpinan Pendidikan di Bangka Belitung Berbasis 9 Elemen Kewarganegaraan Digital

Menuju Kampus Cerdas, Ini yang Perlu Disiapkan UBB

TI RAJUK SIJUK, DIANTARA KESEMPATAN YANG TERSEDIA

TATAP MUKA

Mengimajinasikan Dunia Setelah Pandemi Usai

MENJAGA(L) LINGKUNGAN HIDUP

STOP KORUPSI !

ILLEGAL MINING TIMAH (DARI HULU SAMPAI HILIR)

KARAKTER SEPERADIK

SELAMAT BEKERJA !!!

ILLEGAL MINING

Pers dan Pesta Demokrasi

PERTAMBANGAN BERWAWASAN LINGKUNGAN

GENERASI (ANTI) KORUPSI

KUDETA HUKUM

Inflasi Menerkam Masyarakat Miskin Semakin Terjepit

NETRALITAS DAN INTEGRITAS PENYELENGGARA PEMILU

Siapa Penjarah dan Perampok Timah ???

Memproduksi Kejahatan

Potret Ekonomi Babel