+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Kabar UBB

Universitas Bangka Belitung
27 Desember 2023 | 16:08:12 WIB


Pasarkan Produk Desa Simpang Tiga Secara Online, Bina Desa UBB Luncurkan e-Commerce


UBB -- Melalui program Bina Desa, Tim Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi Universitas Bangka Belitung (UBB) luncurkan E-Commerce dalam mendukung peningkatan perekonomian dengan memasarkan produk unggul Desa Simpang Tiga, Kabupaten Bangka Barat secara online.


BINA DESA merupakan program yang bertujuan untuk memberikan bimbingan dan dukungan kepada desa-desa dalam upaya mengembangkan berbagai aspek kehidupan.


Aurelia Valentcia, selaku Ketua Bina Desa Teknologi Informasi, menyatakan rasa syukurnya atas berhasilnya perolehan pendanaan ini.


“Saya Aurellia Valentcia, selaku Ketua Bina Desa Teknologi Informasi, sangat bersyukur dan bangga karena tim kami berhasil memperoleh pendanaan bina desa ini, dan saya sangat mengapresiasi antusias tim ini dengan kerja keras demi bina desa ini,” ujar Aurellia.


Ia mengatakan, langkah inovatif ini bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan pendapatan warga lokal tetapi juga memfasilitasi akses yang lebih mudah bagi konsumen yang menginginkan kualitas terbaik produk unggulan seperti beras merah, madu pahlawan, dan jamur pahlawan.


Seiring dengan perkembangan teknologi, terutama di sektor perdagangan online, pemanfaatan e-commerce di desa ini menjadi langkah luar biasa dalam menghadirkan perubahan positif bagi kehidupan ekonomi masyarakat Desa Simpang Tiga. Hasilnya, platform e-commerce khusus produk unggulan lokal berhasil diluncurkan. Melalui platform ini, warga Simpang Tiga dapat memasarkan produk mereka secara langsung kepada konsumen tanpa melalui perantara yang dapat mengurangi keuntungan mereka. Konsumen dari berbagai daerah dapat dengan mudah menjelajahi berbagai jenis produk unggulan yang dihasilkan di Desa Simpang Tiga dan membelinya dengan mudah melalui situs web resmi.

Pembimbing Bina Desa Universitas Bangka Belitung, Fransiskus Panca Juniawan, S.Kom., M.Kom., melihat ini sebagai langkah positif dalam menghadapi perkembangan zaman.


“Kami melihat potensi besar dalam pemanfaatan teknologi untuk memajukan perekonomian desa. Dengan melibatkan mahasiswa Teknologi Informasi, kami dapat menciptakan solusi yang inovatif dan berkelanjutan. E-commerce adalah salah satu cara untuk memberdayakan masyarakat lokal, dan kami berharap ini menjadi langkah awal menuju peningkatan kesejahteraan di Desa Simpang Tiga,” ujar Fransiskus Panca Juniawan.


Proyek ini tidak hanya mencakup pembuatan situs web e-commerce tetapi juga melibatkan pelatihan untuk warga desa terkait pengelolaan dan pemasaran online.
"Ini memberikan pemahaman dan keterampilan yang diperlukan untuk meningkatkan daya saing produk lokal di pasar daring yang semakin kompetitif," ujarnya.


Keberhasilan proyek ini tidak hanya terlihat dari segi pendapatan tambahan yang diperoleh oleh warga desa tetapi juga dari peningkatan aksesibilitas produk unggulan lokal bagi konsumen di luar desa.


Dengan kolaborasi yang kuat antara perangkat desa dan Bina Desa Universitas Bangka Belitung, proyek ini menjadi contoh bagaimana inovasi teknologi dapat menjadi alat yang efektif untuk memajukan perekonomian lokal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.


Penerapan e-commerce di Desa Simpang Tiga memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian lokal. Kolaborasi erat antara perangkat desa dan Bina Desa Universitas Bangka Belitung melibatkan mahasiswa Teknologi Informasi dalam proyek ini terbukti berhasil dengan peluncuran platform e-commerce khusus produk unggulan lokal.


Melalui situs web resmi tersebut, warga desa dapat memasarkan produk secara langsung kepada konsumen tanpa perantara, meningkatkan potensi keuntungan mereka.
Produk unggulan seperti beras merah, madu pahlawan, dan jamur pahlawan kini lebih mudah diakses oleh konsumen dari berbagai daerah. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pendapatan warga lokal tetapi juga memberikan kemudahan akses bagi konsumen yang mencari produk berkualitas tinggi.


Ketua Bina Desa Teknologi Informasi, Aurelia Valentcia, menyampaikan rasa syukur atas perolehan pendanaan dan mengapresiasi kerja keras timnya dalam menjalankan proyek Bina Desa.Langkah inovatif ini juga dinilai sebagai respons positif terhadap perkembangan teknologi, khususnya di sektor perdagangan online.


Fransiskus Panca Juniawan, pembimbing Bina Desa Universitas Bangka Belitung, melihat potensi besar dalam pemanfaatan teknologi untuk memajukan perekonomian desa. Kolaborasi dengan mahasiswa Teknologi Informasi memberikan solusi inovatif dan berkelanjutan, dan e-commerce dianggap sebagai cara efektif untuk memberdayakan masyarakat lokal.


Selain peluncuran situs web e-commerce, proyek ini mencakup pelatihan bagi warga desa terkait pengelolaan dan pemasaran online. Ini memberikan pemahaman dan keterampilan yang diperlukan untuk bersaing di pasar daring yang semakin kompetitif. Keberhasilan proyek ini tidak hanya terukur dari segi pendapatan tambahan warga desa, tetapi juga dari peningkatan aksesibilitas produk lokal bagi konsumen di luar desa.

Kolaborasi yang kuat antara perangkat desa dan Bina Desa Universitas Bangka Belitung menjadi contoh bagaimana inovasi teknologi dapat menjadi alat efektif untuk memajukan perekonomian lokal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.


Proyek ini menunjukkan bahwa dengan bimbingan yang tepat dan kolaborasi yang sinergis, penerapan e-commerce dapat menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi di tingkat desa, memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat setempat.


Pada tanggal 11 Agustus 2023, Tim Bina Desa Universitas Bangka Belitung melaksanakan sosialisasi yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat Desa Simpang Tiga, Bangka Barat, mengenai penggunaan e-commerce sebagai sarana yang efektif untuk meningkatkan perekonomian warga melalui pemasaran produk unggulan.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Bina Desa secara rinci menjelaskan pentingnya memanfaatkan teknologi informasi, terutama e-commerce, sebagai alat strategis dalam memasarkan produk.


Mereka membahas bagaimana e-commerce dapat membuka peluang yang lebih luas bagi warga desa untuk menjangkau konsumen di luar wilayah lokal, menciptakan potensi peningkatan pendapatan yang signifikan.
Sosialisasi ini tidak hanya memberikan pemahaman tentang konsep dasar e-commerce, tetapi juga fokus pada manfaatnya dalam konteks perekonomian Desa Simpang Tiga.


Tim Bina Desa menjelaskan bagaimana melalui e-commerce, warga desa dapat menghilangkan hambatan geografis dan memasarkan produk unggulan secara efisien kepada konsumen yang lebih luas. Mereka juga menyoroti kemudahan akses bagi konsumen untuk menjelajahi dan membeli produk desa secara online, menciptakan iklim bisnis yang lebih inklusif.


Pada tanggal 23 Oktober 2023, dilaksanakan pelatihan pengenalan sistem e-commerce di Desa Simpang Tiga, Bangka Barat, sebagai bagian dari upaya Tim Bina Desa Universitas Bangka Belitung untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada masyarakat terkait implementasi teknologi informasi dalam pemasaran produk unggulan. Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kemampuan masyarakat dalam menggunakan dan memanfaatkan sistem e-commerce secara efektif.


Dalam sesi pelatihan, Tim Bina Desa memberikan pandangan mendalam mengenai bagaimana sistem e-commerce bekerja, mulai dari registrasi dan pengelolaan akun, penambahan produk, hingga proses transaksi online. Masyarakat Desa Simpang Tiga diajak untuk berinteraksi langsung dengan platform e-commerce yang akan mereka gunakan, sehingga mereka dapat mengenali antarmuka dan fungsi-fungsi yang relevan.


Tim Bina Desa juga menyampaikan informasi praktis tentang keamanan dalam bertransaksi online, pentingnya memastikan kualitas gambar produk, serta strategi efektif untuk menarik perhatian konsumen melalui platform tersebut.


Pelatihan ini diarahkan untuk memberdayakan masyarakat dengan keterampilan teknis yang diperlukan untuk mengelola toko online mereka sendiri, sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di pasar digital.


Selain aspek teknis, pelatihan juga mencakup penekanan pada manfaat ekonomi dan potensi pengembangan bisnis melalui e-commerce.
Pelatihan pengenalan sistem e-commerce pada tanggal 23 Oktober 2023 bukan hanya menjadi momen pendidikan, tetapi juga menjadi landasan untuk penerapan nyata dalam upaya memajukan ekonomi Desa Simpang Tiga.


Dengan adanya pemahaman dan keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini, diharapkan masyarakat desa dapat mengoptimalkan potensi e-commerce sebagai alat peningkat perekonomian lokal, membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi komunitas mereka.


Pada tanggal 8 November 2023, momentum bersejarah terjadi di Desa Simpang Tiga, Bangka Barat, dengan dilaksanakannya pelatihan akhir dan peluncuran resmi sistem e-commerce.


Acara tersebut merupakan kelanjutan dari upaya Tim Bina Desa Universitas Bangka Belitung untuk mengembangkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi informasi, khususnya dalam konteks pemasaran produk unggulan desa.


Pelatihan akhir menjadi tahap penting dalam proses pendampingan, di mana masyarakat yang sebelumnya telah mendapatkan pengenalan sistem e-commerce kini dapat mengasah keterampilan mereka melalui praktik langsung.


Tim Bina Desa memberikan panduan mendalam terkait manajemen toko online, pemrosesan pesanan, dan strategi pemasaran efektif melalui platform e-commerce yang telah disiapkan.


Puncak acara adalah peluncuran resmi sistem e-commerce Desa Simpang Tiga, yang dihadiri oleh masyarakat desa, perangkat desa, dan pihak terkait.
Proses peluncuran ini menandai dimulainya era baru dalam memasarkan produk unggulan secara digital, membuka pintu kesempatan yang lebih luas bagi warga desa untuk menjangkau pasar yang lebih besar.


Dalam sambutannya, perwakilan Tim Bina Desa Universitas Bangka Belitung menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan semangat masyarakat Desa Simpang Tiga dalam menghadapi perubahan dan mengadopsi teknologi. Mereka juga mengingatkan bahwa perjalanan ini adalah awal dari transformasi ekonomi lokal melalui pemanfaatan e-commerce.


Dengan pelatihan akhir dan peluncuran ini, diharapkan masyarakat Desa Simpang Tiga telah dilengkapi dengan pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk menjalankan toko online mereka dengan sukses.


Semangat dan antusiasme yang terpancar dari acara tersebut menjadi indikator positif bahwa kolaborasi antara Tim Bina Desa dan masyarakat desa telah menciptakan dampak positif yang dapat dirasakan oleh semua pihak. Peristiwa ini bukan hanya merayakan pencapaian teknis, tetapi juga melambangkan semangat kemajuan dan adaptasi terhadap tren teknologi dalam upaya mengembangkan perekonomian Desa Simpang Tiga. 

 

Artikel telah terbit di Bangkapos.com edisi 19 Desember 2023
 



UBB Perspectives

Untuk Periode Berikut

Stereotipe Pendidikan Feminis

Urgensi Perlindungan Hukum Dan Peran Pemerintah Dalam Menangani Pekerja Anak Di Sektor Pertambangan Timah

Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Asam Laktat Asal Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) yang Berpotensi Sebagai Probiotik

Pemanfaatan Biomikri dalam Perlindungan Lingkungan: Mengambil Inspirasi dari Alam Untuk Solusi Berkelanjutan

FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK

MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN

Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung

Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban

Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa

Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung

Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial

Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas

Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana

Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?

Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?

PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE

UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?

Membangun Kepercayaan dan Kesadaran Masyarakat Dalam Membayar Pajak Melalui Peningkatan Kualitas Pelayanan Serta Transparansi Alokasi Pajak

Peran Generasi Z di Pemilu 2024

Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi

Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung

Peran Pemerintah Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Protein Hewani Melalui Pemanfaatan Probiotik dalam Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit (Siska)

TIMAH “BERPERI”

Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?

Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong

Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental

Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia

Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK

HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?

Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?

Jalan Ketiga bagi Sarjana

Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum

SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM

Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi

Merebut Hati Gen Z

Masyarakat Tontonan dan Risiko Jenis Baru

Penelitian MBKM Mahasiswa Biologi

PEREMPUAN DI SEKTOR PERTAMBANGAN TIMAH (Refleksi atas Peringatan Hari Kartini 21 April 2022)

Kiat-kiat Menjadi “Warga Negara Digital” yang Baik di Bulan Ramadhan

PERANG RUSIA VS UKRAINA, NETIZEN INDONESIA HARUS BIJAKSANA

Kunci Utama Memutus Mata Rantai Korupsi

Xerosere* Bangka dan UBB

Pengelolaan Sumber Daya Air yang Berkelanjutan

SI VIS PACEM PARABELLUM, INDONESIA SUDAH SIAP ATAU BELUM?

RELASI MAHA ESA DAN MAHASISWA (Refleksi terhadap Pengantar Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum)

KONKRETISASI BELA NEGARA SEBAGAI LANGKAH PREVENTIF MENGHADAPI PERANG DUNIA

Memaknai Sikap OPOSISI ORMAWA terhadap Birokrasi Kampus

Timah, Kebimbangan yang Tak akan Usai

Paradigma yang Salah tentang IPK dan Keaktifan Berorganisasi

Hybrid Learning dan Skenario Terbaik