+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Kabar UBB

Universitas Bangka Belitung
13 Mei 2024 | 18:16:38 WIB


Mahasiswa FPPK UBB Dapatkan Tips dan Trik Lulus Tepat Waktu dari Motivator Nasional


Balunijuk, UBB— Mahasiswa Fakultas Pertanian, Perikanan dan Kelautan (FPPK) Universitas Bangka Belitung (UBB) dari berbagai macam program studi dapatkan motivasi mengenai tips dan trik lulus tepat waktu dari Dr. Aqua Dwipayana yang merupakan Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional, Senin (13/05/24).

Bertempat di Aula Balai Besar Peradaban (BBP) Gedung Rektorat UBB, acara dalam bentuk Workshop tersebut mengangkat tema “Membangun Mindset, Kuliah Selesai Cepat Waktu” yang terdiri dari dua sesi yakni pada pagi dan siang hari.

Dari pemaparan materi sharing Komunikasi dan Motivasi kali ini diharapkan muncul kesadaran mahasiswa untuk kuliah selesai cepat, maksimal 4 tahun. Dengan demikian, mereka bisa segera lepas dari bantuan orangtua menuju pada kemandirian menyongsong kehidupan masa depan.


Mengutip sebuah hasil riset, Aqua Dwipayana menunjukkan bahwa membangun mindset yang kuat dapat membantu mahasiswa menyelesaikan kuliah mereka lebih cepat dari biasanya. Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Pendidikan Psikologi ini menyoroti pentingnya sikap mental yang tepat dalam mencapai kesuksesan akademis.

“Dalam penelitian tersebut, para peneliti meneliti pola pikir mahasiswa dan hubungannya dengan lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan gelar sarjana. Mereka menemukan bahwa mahasiswa yang memiliki mindset yang kuat, terutama dalam hal kemandirian, kegigihan, dan fokus, cenderung menyelesaikan kuliah mereka lebih cepat daripada yang lain,” ungkap Dr Aqua Dwipayana yang menempuh studi linier S1, S2, dan S3 linier di bidang Komunikasi.

“Mahasiswa yang memiliki mindset atau pola pikir yang kuat, terutama dalam hal kemandirian, kegigihan, dan fokus, cenderung menyelesaikan kuliah mereka lebih cepat daripada yang lain. Dengan demikian, mereka dengan pola pikir berbeda dari kebanyakan itu akan mampu menjalani kehidupan pascaperkuliahan lebih baik dan siap menapaki pekerjaan di kemudian hari.,” tambahnya.

Lebih lanjut, dirinya menyebutkan bahwa mengembangkan kemandirian yakni sikap tanggung jawab dan kesadaran pada diri sendiri dalam belajar dan mengatasi rintangan sebagai kunci untuk meningkatkan efisiensi akademis.

“Mahasiswa perlu mengembangkan keterampilan manajemen waktu yang baik agar dapat memprioritaskan tugas-tugas akademis dan menghindari penundaan. Memiliki jaringan dukungan, baik dari teman sekelas maupun dosen, dapat membantu mahasiswa tetap termotivasi dan melewati tantangan akademis," paparnya.

Terakhir adalah bersikap positif. Memiliki sikap positif terhadap tantangan dan kegagalan adalah kunci untuk mempertahankan semangat dan kegigihan.

“Dengan menerapkan strategi-strategi ini, diharapkan mahasiswa dapat mempercepat proses belajar mereka dan menyelesaikan kuliah dengan lebih cepat. Dalam konteks peningkatan biaya pendidikan tinggi, memiliki mindset yang kuat adalah investasi penting untuk masa depan yang sukses,” kata Dr. Aqua Dwipayana.

Sementara itu, Dekan FPPK Riwan Kusmiadi menyampaikan dalam sambutannya, langkah terbaik dalam menyelesaikan kuliah tepat waktu bagi mahasiswa adalah dapat terjalinnya sinergi yang baik diantara mahasiswa dan dosen.


“Pada dasarnya kita adalah suatu sistem yang saling bersinergi untuk mencapai hasil yang terbaik dan membuat para mahasiswa dapat lulus tepat waktu,” pungkasnya.


Riwan berharap ketika suatu Angkatan masuk berjumlah 75 mahasiswa dan pada saat keluar juga harus dengan jumlah tersebut. Jangan sampai ada mahasiswa yang tertinggal.


“Tentunya kita ingin mahasiswa dapat selesai dengan tepat waktu dan membuat orang tua tidak lagi terbebani dengan biaya tambahan hanya karena lulusnya terlambat,” harapnya.



UBB Perspectives

Juga Untuk Periode Berikut

Untuk Periode Berikut

Stereotipe Pendidikan Feminis

Urgensi Perlindungan Hukum Dan Peran Pemerintah Dalam Menangani Pekerja Anak Di Sektor Pertambangan Timah

Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Asam Laktat Asal Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) yang Berpotensi Sebagai Probiotik

Pemanfaatan Biomikri dalam Perlindungan Lingkungan: Mengambil Inspirasi dari Alam Untuk Solusi Berkelanjutan

FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK

MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN

Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung

Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban

Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa

Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung

Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial

Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas

Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana

Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?

Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?

PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE

UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?

Membangun Kepercayaan dan Kesadaran Masyarakat Dalam Membayar Pajak Melalui Peningkatan Kualitas Pelayanan Serta Transparansi Alokasi Pajak

Peran Generasi Z di Pemilu 2024

Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi

Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung

Peran Pemerintah Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Protein Hewani Melalui Pemanfaatan Probiotik dalam Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit (Siska)

TIMAH “BERPERI”

Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?

Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong

Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental

Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia

Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK

HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?

Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?

Jalan Ketiga bagi Sarjana

Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum

SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM

Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi

Merebut Hati Gen Z

Masyarakat Tontonan dan Risiko Jenis Baru

Penelitian MBKM Mahasiswa Biologi

PEREMPUAN DI SEKTOR PERTAMBANGAN TIMAH (Refleksi atas Peringatan Hari Kartini 21 April 2022)

Kiat-kiat Menjadi “Warga Negara Digital” yang Baik di Bulan Ramadhan

PERANG RUSIA VS UKRAINA, NETIZEN INDONESIA HARUS BIJAKSANA

Kunci Utama Memutus Mata Rantai Korupsi

Xerosere* Bangka dan UBB

Pengelolaan Sumber Daya Air yang Berkelanjutan

SI VIS PACEM PARABELLUM, INDONESIA SUDAH SIAP ATAU BELUM?

RELASI MAHA ESA DAN MAHASISWA (Refleksi terhadap Pengantar Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum)

KONKRETISASI BELA NEGARA SEBAGAI LANGKAH PREVENTIF MENGHADAPI PERANG DUNIA

Memaknai Sikap OPOSISI ORMAWA terhadap Birokrasi Kampus

Timah, Kebimbangan yang Tak akan Usai

Paradigma yang Salah tentang IPK dan Keaktifan Berorganisasi