+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Kabar UBB

Universitas Bangka Belitung
05 Juni 2024 | 11:18:58 WIB


Mahasiwa UBB Berhasil Dapatkan Bronze Medal di Ajang NUDC 2024



UBB— Mahasiswa Program Studi (Prodi) Hukum Universitas Bangka Belitung (UBB) Mona Novella berhasil meraih penghargaan sebagai 13th Best Speaker Novice dalam ajang National University Debating Championship (NUDC) 2024, dilaksanakan secara luring dari tanggal 26 Mei – 2 Juni di Universitas Terbuka, Tangerang Selatan.


Dengan perolehan hasil yang didapatkan oleh Mona tersebut, membuat dirinya membawa pulang Bronze Medal ke Bangka Belitung.


Dalam ajang NUDC yang mengusung tema ““Merdeka Berprestasi, Talenta Debat Menginspirasi”  UBB berhasil mengirim tim yang mewakili LLDIKTI II wilayah I yang terdiri dari Dina Famuri dari Prodi Biologi dan Mona Novella dari Prodi Hukum sebagai debater, serta Gracia Petra Theresa  dari Prodi Sastra Inggris sebagai juri N1. Sedangkan sebagai Dosen pebimbing ialah Sandy Ferianda.dari Prodi Sastra Inggris.


Menurut Mona, hasil yang telah diperoleh tentunya tidaklah mudah, banyak proses yang harus dilalui untuk mencapainya.


“Proses yang saya lalui dari awal cukup berat, seleksi awal untuk ditingkat universitas dilakukan langsung oleh pembina debat UBB. Kemudian dilanjut dengan seleksi tingkat wilayah yang dilakukan dalam 3 hari melalui Daring, dan akhirnya membuat UBB berhasil berangkat ke nasional,” paparnya  (04/05/24).


“Saya sering melakukan berbagai persiapan sebelum perlombaan dimulai dari sering melakukan sparing,  mengikuti lomba, membaca materi dan berlatih dengan coach sir Sandy, serta tidak lupa banyak berdoa,” tambahnya.


Lebih lanjut, Mona tidak lupa mengucapkan terima kasih atas dukungan kampus yang telah membantu selama ini.


“Banyak juga dukungan kampus yang telah berkontribusi dalam kegaiatan ini, baik secara materil ataupun bentuk dukungan lainnya dalam mempersiapkan ajang ini,” ucapnya.


“Semoga kampus semakin mendukung lomba-lomba seperti ini, dikarenakan peminat debat di UBB masih belum semasif itu dan nantinya apabila ada yang ke nasional semoga UBB mendukung secara penuh setiap kegiatannya,” ujarnya lagi. 


Dirinya berharap, bahwa mahasiswa lain untuk jangan takut mencoba dan selalu berlatih.


“Jangan takut mencoba untuk ikut debat karena bisa melatih public speaking dan critical thinkingnya. Semoga bagi teman-teman yang masuk nasional nanti, bisa lebih daripada bronze medal dan membawa nama baik UBB hingga ke gold medal,” harapnya.


Sementara itu, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjsama Hesty, M.Pd. turut bangga dengan keberhasilan yang diperoleh oleh mahasiswa UBB dalam ajang tersebut,


“Tentunya kita turut bangga atas capaian yang telah didapatkan oleh tim NUDC dalam ajang tersebut. Semoga ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan jangan takut mengikuti ajang-ajang sifatnya nasional,” sebutnya. (ILA)
 



UBB Perspectives

Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit

Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?

Juga Untuk Periode Berikut

Untuk Periode Berikut

Stereotipe Pendidikan Feminis

Urgensi Perlindungan Hukum Dan Peran Pemerintah Dalam Menangani Pekerja Anak Di Sektor Pertambangan Timah

Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Asam Laktat Asal Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) yang Berpotensi Sebagai Probiotik

Pemanfaatan Biomikri dalam Perlindungan Lingkungan: Mengambil Inspirasi dari Alam Untuk Solusi Berkelanjutan

FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK

MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN

Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung

Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban

Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa

Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung

Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial

Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas

Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana

Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?

Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?

PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE

UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?

Membangun Kepercayaan dan Kesadaran Masyarakat Dalam Membayar Pajak Melalui Peningkatan Kualitas Pelayanan Serta Transparansi Alokasi Pajak

Peran Generasi Z di Pemilu 2024

Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi

Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung

Peran Pemerintah Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Protein Hewani Melalui Pemanfaatan Probiotik dalam Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit (Siska)

TIMAH “BERPERI”

Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?

Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong

Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental

Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia

Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK

HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?

Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?

Jalan Ketiga bagi Sarjana

Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum

SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM

Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi

Merebut Hati Gen Z

Masyarakat Tontonan dan Risiko Jenis Baru

Penelitian MBKM Mahasiswa Biologi

PEREMPUAN DI SEKTOR PERTAMBANGAN TIMAH (Refleksi atas Peringatan Hari Kartini 21 April 2022)

Kiat-kiat Menjadi “Warga Negara Digital” yang Baik di Bulan Ramadhan

PERANG RUSIA VS UKRAINA, NETIZEN INDONESIA HARUS BIJAKSANA

Kunci Utama Memutus Mata Rantai Korupsi

Xerosere* Bangka dan UBB

Pengelolaan Sumber Daya Air yang Berkelanjutan

SI VIS PACEM PARABELLUM, INDONESIA SUDAH SIAP ATAU BELUM?

RELASI MAHA ESA DAN MAHASISWA (Refleksi terhadap Pengantar Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum)

KONKRETISASI BELA NEGARA SEBAGAI LANGKAH PREVENTIF MENGHADAPI PERANG DUNIA

Memaknai Sikap OPOSISI ORMAWA terhadap Birokrasi Kampus