+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Kabar UBB

Universitas Bangka Belitung
10 Juni 2024 | 19:44:32 WIB


Mahasiswa UBB Ikuti Sospro dan Diseminasi Kekayaan Intelektual



Balunijuk, UBB-- Pada Senin (10/6/24), sejumlah mahasiswa dan Dosen Universitas Bangka Belitung (UBB) yang terdiri dari berbagai program studi ikuti Sosialisasi Promosi dan Diseminasi Kekayaan Intelektual dari kantor wilayah Kementerian Hukum dan Ham Provinsi Bangka Belitung, bertempat di Balai Besar Peradaban (BBP). 


Acara yang bertema “KI Goes To Campus” bermaksud untuk meningkatkan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kekayaan intelektual kepada dosen mahasiswa civitas akademika Universitas di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.


Selain itu, untuk mengembangkan pemikiran kreatif dan inovatif bagi mahasiswa dan dosen dalam hal berkarya untuk menciptakan inovasi-inovasi baru dan untuk menumbuhkembangkan rasa menghargai hasil karya orang lain bagi mahasiswa dan dosen.


Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bangka Belitung Harun Sulianto menyampaikan melalui sambutannya, kekayaan intelektual pada dasarnya merupakan hasil karya olah pikir yang menghasilkan produk dan bermanfaat bagi kehidupan manusia. Beberapa kategori kekayaan intelektual seperti desain tata letak sirkuit terpadu, desain industri, rahasia dagang, hak cipta, paten, dan merek.


Menurutnya, sebagai sebuah kampus yang memiliki berbagai macam inovasi tentunya memiliki banyak inovasi yang perlu di patenkan. Terlebih lagi, ketika kekayaan intelektual baik akan dapat membuat akreditasi kampus menjadi semakin baik.


“Di beberapa negara lain, akreditasi kampus menjadi semakin baik karena banyak memiliki hak kekayaan intelektual. Kita berharap UBB juga begitu,” sebutnya.


Lebih lanjut, dirinya menerangkan untuk proses persetujuan hak cipta yang sebelumnya memakan waktu kurang lebih satu hari (one day service) menjadi dalam hitungan menit saat sekarang ini.


“Jika dulu prosesnya dalam hitungan hari, pada saat ini untuk proses persetujuan bisa dalam hitungan menit,” paparnya.


Sementara itu, Pelaksana tugas  (Plt) Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Sistem Informasi dan Kerjasama Ilyas Kustiawan menyebutkan sebagai perguruan tinggi, UBB memiliki banyak inovasi-inovasi yang dikembangkan dan perlu dilakukan proses patennya.


“Kekayaan intelektual yang dapat kita proses adalah mengenai hak cipta. Dimana hal cipta yang paling mudah ialah terkait dengan skripsi, thesis dan jurnal yang sudah kita miliki selama ini,” ujarnya.


Beliau berharap, dengan adanya sosialisasi ini membuat mahasiswa dan dosen dapat mengembangkan pemikiran kreatif dan inovatif dalam hal berkarya untuk menciptakan inovasi-inovasi baru.


“Semoga dengan adanya sosialisasi ini dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa dan dosen mengenai kekayaan intelektual dan memberikan output dengan makin meningkatnya berbagai kekayaan intelektual di UBB,” harapnya. 

Kemudian, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai Kekayaan Intelektual. (ILA)
 



UBB Perspectives

Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit

Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?

Juga Untuk Periode Berikut

Untuk Periode Berikut

Stereotipe Pendidikan Feminis

Urgensi Perlindungan Hukum Dan Peran Pemerintah Dalam Menangani Pekerja Anak Di Sektor Pertambangan Timah

Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Asam Laktat Asal Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) yang Berpotensi Sebagai Probiotik

Pemanfaatan Biomikri dalam Perlindungan Lingkungan: Mengambil Inspirasi dari Alam Untuk Solusi Berkelanjutan

FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK

MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN

Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung

Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban

Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa

Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung

Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial

Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas

Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana

Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?

Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?

PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE

UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?

Membangun Kepercayaan dan Kesadaran Masyarakat Dalam Membayar Pajak Melalui Peningkatan Kualitas Pelayanan Serta Transparansi Alokasi Pajak

Peran Generasi Z di Pemilu 2024

Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi

Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung

Peran Pemerintah Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Protein Hewani Melalui Pemanfaatan Probiotik dalam Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit (Siska)

TIMAH “BERPERI”

Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?

Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong

Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental

Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia

Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK

HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?

Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?

Jalan Ketiga bagi Sarjana

Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum

SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM

Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi

Merebut Hati Gen Z

Masyarakat Tontonan dan Risiko Jenis Baru

Penelitian MBKM Mahasiswa Biologi

PEREMPUAN DI SEKTOR PERTAMBANGAN TIMAH (Refleksi atas Peringatan Hari Kartini 21 April 2022)

Kiat-kiat Menjadi “Warga Negara Digital” yang Baik di Bulan Ramadhan

PERANG RUSIA VS UKRAINA, NETIZEN INDONESIA HARUS BIJAKSANA

Kunci Utama Memutus Mata Rantai Korupsi

Xerosere* Bangka dan UBB

Pengelolaan Sumber Daya Air yang Berkelanjutan

SI VIS PACEM PARABELLUM, INDONESIA SUDAH SIAP ATAU BELUM?

RELASI MAHA ESA DAN MAHASISWA (Refleksi terhadap Pengantar Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum)

KONKRETISASI BELA NEGARA SEBAGAI LANGKAH PREVENTIF MENGHADAPI PERANG DUNIA

Memaknai Sikap OPOSISI ORMAWA terhadap Birokrasi Kampus