+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Kabar UBB

Universitas Bangka Belitung
13 Juni 2024 | 20:27:29 WIB


1150 Calon Mahasiswa UBB Lolos SNBT, Kedokteran Menjadi Prodi Terketat


Balunijuk, UBB— Para peserta yang mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tahun 2024 pada jalur Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK)- Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) telah memperoleh hasilnya masing-masing.  Mengingat telah dilaksanakannya pengumuman hasil tes pada Kamis (13/06/24) pukul 15.00 WIB.

Rektor Universitas Bangka Belitung (UBB) Prof. Ibharim menyebutkan, pada tahun ini calon mahasiswa UBB yang diterima pada jalur ini sebanyak 1.150 pendaftar dari berbagai program studi yang tersedia pada jenjang Diploma dan Sarjana. Hal itu dikarenakan pada jalur UTBK ini untuk kuota penerimaannya sebesar 40% dari jumlah yang tersedia. 

“Dari jumlah total 1.150 yang diterima pada jalur ini termasuk penerimaan kuota terbesar. Hal itu berdasarkan rincian dengan pembagiaanya SNBP 30%, SNBT 40% dan kuota jalur mandiri 30%,” ungkapnya.

Menurut rektor,  dalam SNBT  tahun ini prodi kedokteran masih menjadi keketatan tertinggi dengan perbandingan 1:22 dengan nilai rata-rata di sekitaran 630 dan itu meningkat dibandingkan dengan tahun lalu.

“Berdasarkan data yang diperoleh, ternyata kedokteran tetap menjadi yang terketat dan itu menunjukan bahwa prodi ini sangat diminati oleh calon mahasiswa,” papar rektor.

“Sedangkan untuk prodi yang cukup banyak peminat dan cukup tinggi keketatannya diantaranya adalah Teknologi Informasi dan Keperawatan,” tambahnya.


Lebih lanjut, disampaikan bahwa pada tahun 2024 ini dari jumlah pendafar secara keseluruhan, pada jalur SNBT ini ada sekitar 20 asal provinsi di Indonesia yang memilih UBB.

Dirinya juga menegaskan kepada para calon mahasiswa yang dinyatakan lolos dan berhasil diterima pada UTBK ini untuk tidak lupa segera melakukan registrasi ulang verifikasi data dan mengupload berkas-berkas sesuai dengan jadwal dan yang tertera di websitenya.

Sementara bagi yang belum berhasil, rektor juga menyebutkan untuk tidak berputus asa. Mengingat masih ada kesempatan yang terbuka yakni mendaftar pada jalur mandiri UBB yang terdiri dari tiga bagian.

Ada yang Namanya jalur mandiri SMMPTN-BARAT yang masih dibuka pendaftarannya sampai tanggal 20 Juni nanti. Ada jalur Talenta Unggul Daerah bagi mereka yang memiliki prestasi dan berasal dari Bangka Belitung, serta jalur Nilai UTBK.

“Untuk itu, bagi teman-teman yang belum berhasil untuk segera melakukan pendaftaran. Dikarenakan masih ada jalur yang tersedia. Selain itu, jangan lupa untuk mendownload hasil dari UTBK, untuk mendaftar di jalur nilai UTBK nanti,” pungkasnya. (ILA)



UBB Perspectives

Hulu Hilir Menekan Overcrowded

Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas

Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit

Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?

Juga Untuk Periode Berikut

Untuk Periode Berikut

Stereotipe Pendidikan Feminis

Urgensi Perlindungan Hukum Dan Peran Pemerintah Dalam Menangani Pekerja Anak Di Sektor Pertambangan Timah

Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Asam Laktat Asal Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) yang Berpotensi Sebagai Probiotik

Pemanfaatan Biomikri dalam Perlindungan Lingkungan: Mengambil Inspirasi dari Alam Untuk Solusi Berkelanjutan

FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK

MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN

Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung

Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban

Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa

Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung

Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial

Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas

Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana

Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?

Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?

PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE

UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?

Membangun Kepercayaan dan Kesadaran Masyarakat Dalam Membayar Pajak Melalui Peningkatan Kualitas Pelayanan Serta Transparansi Alokasi Pajak

Peran Generasi Z di Pemilu 2024

Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi

Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung

Peran Pemerintah Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Protein Hewani Melalui Pemanfaatan Probiotik dalam Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit (Siska)

TIMAH “BERPERI”

Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?

Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong

Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental

Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia

Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK

HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?

Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?

Jalan Ketiga bagi Sarjana

Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum

SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM

Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi

Merebut Hati Gen Z

Masyarakat Tontonan dan Risiko Jenis Baru

Penelitian MBKM Mahasiswa Biologi

PEREMPUAN DI SEKTOR PERTAMBANGAN TIMAH (Refleksi atas Peringatan Hari Kartini 21 April 2022)

Kiat-kiat Menjadi “Warga Negara Digital” yang Baik di Bulan Ramadhan

PERANG RUSIA VS UKRAINA, NETIZEN INDONESIA HARUS BIJAKSANA

Kunci Utama Memutus Mata Rantai Korupsi

Xerosere* Bangka dan UBB

Pengelolaan Sumber Daya Air yang Berkelanjutan

SI VIS PACEM PARABELLUM, INDONESIA SUDAH SIAP ATAU BELUM?

RELASI MAHA ESA DAN MAHASISWA (Refleksi terhadap Pengantar Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum)