+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Kabar UBB

Universitas Bangka Belitung
24 Juni 2024 | 09:30:15 WIB


Melalui Kegiatan BIna Desa, Himpunan Mahasiswa Agribisnis UBB Wujudkan Rasa Kekeluargaan


UBB— Ambil Tema "Raih Rasa, Bangun Masyarakat Berdaya Mencerdaskan Generasi Muda Untuk Bergerak Bersama Mewujudkan Asa" Himpunan Mahasiswa Agribisnis, Fakultas Pertanian Perikanan dan Kelautan (FPPK), Universitas Bangka Belitung (UBB) melaksanakan kegiatan bina desa di Desa Nyelanding, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.  


Mahasiswa-mahasiswa ini mengambil inisiatif untuk sebuah langkah nyata dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan yang berlangsung selama lima hari dari 9-13 Juni 2024.


Ketua Pelaksana Bina Desa Himagris 2024, Harits Almuhasibi mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan rasa sosial, kekeluargaan, kepedulian serta bentuk program pengabdian dari Himpunan Mahasiswa Agribisnis.


"Kami sangat berterimakasih telah disambut dengan baik oleh masyarakat untuk melaksanakan kegiatan bina desa dan meminta bimbingan serta arahan agar kegiatan terlaksana lancar sampai dengan akhir. Insyaallah kami juga mencoba bisa membaur ke masyakarat," katanya.

Ketua Himpunan Mahasiswa Agribisnis 2024 Universitas Bangka Belitung, Ahmad Pahrozi mengatakan kegiatan Bina Desa diharapkan dapat menjadi pengalaman yang sangat berharga dan meninggalkan sejuta kenangan yang tak terukir bentuknya.

"Harapannya setelah kegiatan ini bisa meningkatkan rasa kepedulian dan kekeluargaan baik itu kami keluarga mahasiswa agribisnis maupun dengan masyarakat, selain itu meninggalkan kesan yang baik dan tentunya dapat menjadi pengalaman yang berharga," ujar dia.

Pada hari pertama, tim kami memulai kegiatan dengan membersihkan penginapan dan menghadiri pembukaan program bina desa yang diresmikan oleh Kaur Kesra Desa.


Sore harinya, kami diundang oleh Pemerintah Desa untuk berpartisipasi dalam acara pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQH) tingkat Kecamatan Air Gegas di Air Bara, diwakili oleh Harits, Muasz, Abiyu dan Fery.

Keesokan harinya, kami membagi tugas menjadi dua kelompok. Kelompok pertama mengadakan sosialisasi dengan tema "Dampak Penggunaan Gadget dan Pergaulan Bebas" dan workshop Eco-print di SDN 10 Air Gegas, yang disambut hangat oleh kepala sekolah, Hermawan.

"Kami sangat antusias dan menyambut baik adek-adek mahasiswa membimbing anak-anak kami di sekolah ini" ujarnya.

Kelompok kedua bertugas membersihkan musala dan menghadiri acara pelepasan siswa SMP.


Hari ketiga dimulai dengan senam bersama masyarakat yang dipimpin oleh ibu-ibu komunitas senam.

Setelah itu, mengunjungi kebun lada milik BUMDesma Air Gegas dan mendapat pembelajaran langsung dari Ketua BUMDesma, Alfeddy Hernandy.

Mereka diperkenalkan dengan inovasi "Melada Sambung Lada" sebagai solusi sementara terhadap serangan hama dan penyakit pada tanaman lada.


"Adanya melada sambung lada ini merupakan inovasi baru menanam lada yang merupakan inisiatif sendiri dari kami Bumdesma sebagai bentuk pegabdian untuk mengedukasi masyarakat desa agar bisa mengembalikan masa kejayaan lada lagi," tutur Alfeddy Hernandy pada mahasiswa agribisnis.

Mahasiswa Agribisnis UBB juga memberikan tanaman hortikultura untuk sistem tumpangsari di kebun lada. Di siang hari mereka membersihkan pemandian air panas dibantu oleh masyarakat, anak-anak dan pokdarwis.

Selanjutnya memasang plang triwisata yang mencakup pemandian air panas, sirkuit grass track, dan wisata edukasi kebun lada.

Dilanjutkan malam harinya mengadakan forum sharing session dengan dengan poktan, gapoktan, seniman Desa Nyelanding dan PPK Kecamatan Air Gegas serta Ilyas sebagai bentuk silahturahmi dan membahas lada kedepannya.

Pada hari keempat, berkunjung ke pabrik lada BUMDesma Air Gegas, disambut oleh Alfeddy Hernandy ketua BUMdesma Air Gegas.


Dalam kegiatan kunjungan itu diberikan berupa materi hilirisasi produk lada seperti mengekspornya ke luar negeri dan ditunjukkan alat pabrik pengolahan lebih lanjut setelah panen produk lada. Kunjungan berlangsung hingga sore, dan berlanjut pulang dari kunjungan menghabiskan waktu bersama masyarakat dengan bermain voli.

Hari kelima dan terakhir, Himpunan Mahasiswa Agribisnis bersiap pulang setelah membersihkan penginapan. Acara penutupan dihadiri oleh Kades Desa Nyelanding, Ketua BPD, Kaur Kesra, dan perangkat desa lainnya. Kades Nurdin menyampaikan rasa terima kasihnya dan berharap kegiatan ini memberikan dampak positif bagi desa.

"Lami berterimakasih banyak atas antusias adek-adek dalam berkegiatan di desa kami, kami sangat senang Ketika ada adek-adek mahasiswa datang berkegiatan disini. Semoga setelah kegiatan ini selesai bisa bermanfaat dan memberikan suatu kesadaran agar masyarakat lebih perhatian dengan potensi desa sendiri," tutur Nurdin Kepala Desa Nyelanding.


Kegiatan bina desa ini bukan hanya tentang pemberdayaan masyarakat, tetapi juga tentang membangun jembatan antara pengetahuan akademis dan aplikasi praktis di lapangan. Mahasiswa-mahasiswa ini telah menunjukkan kerja keras, dedikasi, dan semangat kolaboratif, perubahan positif bukan hanya mimpi, tetapi bisa menjadi kenyataan.

Dengan kegiatan ini, Himpunan Mahasiswa Agribisnis UBB telah menanam benih-benih harapan dan pertumbuhan di Desa Nyelanding. Mereka telah membuktikan pemuda adalah agen perubahan, dan melalui tindakan nyata, mereka dapat membawa dampak yang berarti bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.   


Sementara itu, Kaur Kesra, Desa Nyelanding Hendri yang menyampaikan dukungan dari masyarakat desa.

"Kedatangan kalian disambut baik oleh masyarakat kami, bahkan Pemerintah Desa mendukung penuh kegiatan yang akan dilakukan," ucapnya dengan penuh harapan.

Artikel telah terbit di Bangkapos.com, Edisi 16 Juni 2024

 



UBB Perspectives

Hulu Hilir Menekan Overcrowded

Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas

Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit

Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?

Juga Untuk Periode Berikut

Untuk Periode Berikut

Stereotipe Pendidikan Feminis

Urgensi Perlindungan Hukum Dan Peran Pemerintah Dalam Menangani Pekerja Anak Di Sektor Pertambangan Timah

Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Asam Laktat Asal Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) yang Berpotensi Sebagai Probiotik

Pemanfaatan Biomikri dalam Perlindungan Lingkungan: Mengambil Inspirasi dari Alam Untuk Solusi Berkelanjutan

FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK

MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN

Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung

Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban

Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa

Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung

Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial

Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas

Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana

Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?

Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?

PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE

UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?

Membangun Kepercayaan dan Kesadaran Masyarakat Dalam Membayar Pajak Melalui Peningkatan Kualitas Pelayanan Serta Transparansi Alokasi Pajak

Peran Generasi Z di Pemilu 2024

Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi

Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung

Peran Pemerintah Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Protein Hewani Melalui Pemanfaatan Probiotik dalam Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit (Siska)

TIMAH “BERPERI”

Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?

Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong

Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental

Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia

Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK

HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?

Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?

Jalan Ketiga bagi Sarjana

Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum

SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM

Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi

Merebut Hati Gen Z

Masyarakat Tontonan dan Risiko Jenis Baru

Penelitian MBKM Mahasiswa Biologi

PEREMPUAN DI SEKTOR PERTAMBANGAN TIMAH (Refleksi atas Peringatan Hari Kartini 21 April 2022)

Kiat-kiat Menjadi “Warga Negara Digital” yang Baik di Bulan Ramadhan

PERANG RUSIA VS UKRAINA, NETIZEN INDONESIA HARUS BIJAKSANA

Kunci Utama Memutus Mata Rantai Korupsi

Xerosere* Bangka dan UBB

Pengelolaan Sumber Daya Air yang Berkelanjutan

SI VIS PACEM PARABELLUM, INDONESIA SUDAH SIAP ATAU BELUM?

RELASI MAHA ESA DAN MAHASISWA (Refleksi terhadap Pengantar Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum)