Pilih Bahasa

+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Kabar UBB

Universitas Bangka Belitung
25 Februari 2025 | 14:11:05 WIB


Dua Mahasiswa UBB Raih Beasiswa Bergengsi Vivian Gordon Bowden 2025



Bangka, UBB– Universitas Bangka Belitung (UBB) kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan diumumkannya dua mahasiswa sebagai penerima Beasiswa Vivian Gordon Bowden 2025. Beasiswa ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap mahasiswa berprestasi dan merupakan hasil kerja sama antara UBB dan Pemerintah Australia.


Tahun ini, dua mahasiswa yang berhasil mendapatkan beasiswa tersebut adalah Analuftia dari Program Studi Teknik Sipil dan Aldy Cristian Tarigan dari Fakultas Hukum. Keduanya dipilih melalui seleksi ketat berdasarkan prestasi akademik dan dedikasi mereka dalam bidang masing-masing.


Beasiswa dengan nominal Rp 20.416.120 ini diserahkan langsung oleh Charge d Affaires Kedutaan Besar Australia, Ms. Gita Kamath, dalam sebuah acara resmi yang berlangsung meriah. Acara ini menjadi momen berharga bagi para penerima beasiswa dan juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya di UBB.


Dalam acara tersebut, hadir pula beberapa perwakilan dari Kedutaan Besar Australia, seperti Mr. Kris Maslin (First Secretary - Public Diplomacy), Sqn Ldr Jude Chew (Assistant Defence Attache), FSGT Rachel Pidgeon (Assistant Air Force Attache), FSGT Julie Mayor (Defence Administration Assistant), Ms. Della Felicia (ADFJ Logistics Officer), CAPT John Kennedy (ADF Nursing Representative), serta Mr. Muhammad Alfitri (Media Officer/Photographer).


Dari pihak UBB, acara ini turut dihadiri oleh Rektor UBB Prof. Ibrahim, Wakil Rektor, serta Dekan dan Wakil Dekan dari Fakultas Hukum serta Fakultas Sains dan Teknik. Selain itu, beberapa mahasiswa penerima beasiswa dari tahun-tahun sebelumnya juga turut hadir untuk berbagi pengalaman dan memberikan motivasi kepada penerima baru.


Dalam sambutannya, Rektor UBB Prof. Ibrahim mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya kepada mahasiswa yang berhasil meraih beasiswa ini. Ia menekankan pentingnya program beasiswa dalam mendukung mahasiswa untuk mencapai potensi terbaik mereka.


"Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Australia melalui Beasiswa Vivian Gordon Bowden. Program ini memberikan motivasi besar bagi mahasiswa kami untuk terus berprestasi dan berkembang. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut demi mendukung pendidikan berkualitas di UBB," ujar Prof. Ibrahim.


Sementara itu, Ms. Gita Kamath juga menyampaikan harapannya agar para penerima beasiswa dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi komunitas mereka.


"Kami senang bisa mendukung mahasiswa berbakat dari Universitas Bangka Belitung. Beasiswa ini bukan hanya sekadar bantuan finansial, tetapi juga investasi dalam masa depan sumber daya manusia berkualitas. Kami berharap para penerima beasiswa dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi komunitas mereka," kata Ms. Gita Kamath.


Beasiswa Vivian Gordon Bowden merupakan bagian dari kerja sama antara Pemerintah Australia dan UBB yang bertujuan membantu mahasiswa berprestasi dalam menempuh pendidikan tinggi. Program ini menjadi bukti nyata komitmen kedua belah pihak dalam mencetak lulusan unggul yang siap berkontribusi bagi masyarakat. (Humas)



UBB Perspectives

Strategi dan Struktur MSDM Perusahaan Multinasional dalam Pengelolaan Tenaga Kerja Lokal di Kepulauan Bangka Belitung: Studi Kasus Unilever

Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan

Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi

Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok

Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics

Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?

Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung

Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi

Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa

Akankah Pilkada Kita Berkualitas?

Hulu Hilir Menekan Overcrowded

Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas

Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit

Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?

Juga Untuk Periode Berikut

Untuk Periode Berikut

Stereotipe Pendidikan Feminis

Urgensi Perlindungan Hukum Dan Peran Pemerintah Dalam Menangani Pekerja Anak Di Sektor Pertambangan Timah

Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Asam Laktat Asal Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) yang Berpotensi Sebagai Probiotik

Pemanfaatan Biomikri dalam Perlindungan Lingkungan: Mengambil Inspirasi dari Alam Untuk Solusi Berkelanjutan

FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK

MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN

Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung

Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban

Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa

Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung

Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial

Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas

Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana

Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?

Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?

PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE

UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?

Membangun Kepercayaan dan Kesadaran Masyarakat Dalam Membayar Pajak Melalui Peningkatan Kualitas Pelayanan Serta Transparansi Alokasi Pajak

Peran Generasi Z di Pemilu 2024

Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi

Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung

Peran Pemerintah Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Protein Hewani Melalui Pemanfaatan Probiotik dalam Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit (Siska)

TIMAH “BERPERI”

Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?

Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong

Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental

Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia

Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK

HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?

Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?

Jalan Ketiga bagi Sarjana

Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum

SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM

Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi

Merebut Hati Gen Z