Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
25 Februari 2025 | 14:16:47 WIB
Rektor UBB Ajak Orang Tua untuk Bijak dalam Penggunaan Teknologi pada Anak

Sungailiat, UBB– Dalam menghadapi tantangan era digital, SMAN 1 Sungailiat mengadakan kegiatan parenting bertajuk "Membangun Karakter Anak di Era Digital, Mengatasi Dampak Negatif Teknologi dan Media Sosial terhadap Perkembangan Jiwa, Mental, dan Spiritual Siswa". Acara yang berlangsung pada 19 Februari 2025 ini dihadiri oleh para orang tua, guru, serta pakar di bidang psikologi dan pendidikan.
Rektor Universitas Bangka Belitung (UBB) Prof. Ibrahim sebagai salah satu narasumber menyoroti tantangan yang dihadapi orang tua dalam membimbing anak di era teknologi. Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial memiliki sisi positif jika dimanfaatkan dengan baik, tetapi juga dapat berdampak negatif jika tidak diawasi dengan bijak.
“Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi, tetapi sebagai orang tua dan pendidik, kita harus mengarahkan anak-anak agar menggunakan teknologi dengan sehat dan bertanggung jawab. Jika tidak dikontrol, dampaknya bisa sangat berbahaya bagi perkembangan karakter dan mental mereka,” ujar Prof. Ibrahim.
Psikolog dari RSJD dr. Samsi Jacobalis, Asti Prihartini, turut memberikan materi dengan tema “Bijak dalam Penggunaan Gadget”. Ia menekankan pentingnya memahami dampak teknologi terhadap psikologi dan kesehatan mental anak.
“Orang tua harus memahami bahwa gadget memiliki dampak positif dan negatif. Jika digunakan dengan benar, gadget bisa menjadi sarana edukasi yang bermanfaat. Namun, jika dibiarkan tanpa pengawasan, dapat menimbulkan kecemasan, stres, dan kecanduan yang menghambat perkembangan anak,” jelas Asti Prihartini.

Ia juga mengingatkan bahaya flexing atau pamer di media sosial yang dapat menyebabkan tekanan sosial pada remaja. Menanamkan nilai-nilai kesederhanaan dan rasa syukur kepada anak sangat penting agar mereka tidak mudah terpengaruh oleh gaya hidup tidak realistis di dunia maya.
Selain itu, Asti menyoroti ancaman pornografi di era digital yang semakin mudah diakses oleh anak-anak. Ia mengimbau para orang tua untuk aktif mengawasi konten yang dikonsumsi anak-anak mereka serta membangun komunikasi terbuka agar anak tidak mencari informasi dari sumber yang salah.
Sebagai langkah pencegahan, orang tua disarankan untuk menetapkan aturan yang jelas terkait penggunaan gadget, termasuk durasi harian dan konten yang boleh diakses. Dengan pendampingan yang tepat, anak-anak tetap bisa menikmati manfaat teknologi tanpa kehilangan kendali atas perkembangan mental dan emosional mereka.

Kepala SMAN 1 Sungailiat Ali Akbar, dalam sambutannya menyampaikan media digital memiliki pengaruh besar terhadap siswa. Ia mengajak orang tua dan guru untuk berperan aktif dalam membimbing anak dalam menggunakan media sosial dan teknologi secara bijak.
“Media digital kini sangat berpengaruh dalam kehidupan siswa. Tantangan kita adalah bagaimana mengajarkan mereka memanfaatkan teknologi ini secara positif, tidak hanya untuk hiburan, tetapi juga untuk pembelajaran dan pembentukan karakter,” kata Ali Akbar. (Humas)
UBB Perspectives
Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan
Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi
Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok
Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics
Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?
Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung
Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi
Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa
Akankah Pilkada Kita Berkualitas?
Hulu Hilir Menekan Overcrowded
Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas
Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit
Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
Peran Generasi Z di Pemilu 2024
Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi
Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung
Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?
Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong
Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental
Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia
Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK
HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?
Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?
Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum
SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM