Pilih Bahasa

+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Kabar UBB

Universitas Bangka Belitung
15 April 2025 | 08:00:29 WIB


Peresmian Gedung dan Dies Natalis ke 19 UBB Bergerak Ekspansif Tumbuh Impresif


Bangka, UBB– Mengambil tema “Bergerak Ekspansif Tumbuh Impresif” Universitas Bangka Belitung (UBB) merayakan Dies Natalis ke-19 bersama dengan peresmian Gedung Perkuliahan dan Laboratorium Terpadu Kesehatan, bertempat di Balai Betason Kampus (BBK) UBB, Balun Ijuk , pada hari Senin (14/04/25).

Infrastruktur baru ini dibangun melalui pendanaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan menjadi simbol kemajuan UBB dalam memperkuat peran sebagai pusat pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan di Bangka Belitung.

Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, I Ketut Adnyana. Selain itu, dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Forkopimda, instansi vertikal, kepala sekolah, kepala desa sekitar kampus, serta civitas akademika yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa UBB. 

Dengan mengambil tema tersebut, Rektor UBB Prof. Ibrahim, M.Si. menyampaikan bahwa UBB terus berkomitmen untuk bergerak secara ekspansif dan tumbuh secara impresif. 

“Gerak ekspansif ini kami wujudkan melalui peningkatan statistik kampus, perluasan akses layanan pendidikan, serta dorongan kuat untuk terus berkembang dan memperluas mutu serta jangkauan layanan. Kami ingin memastikan bahwa UBB menjadi institusi yang inklusif dan terus bertumbuh secara kuantitatif,” ungkapnya.

Sedangkan pertumbuhan yang impresif ialah peningkatan prestasi dosen dan mahasiswa, pencapaian dalam pemeringkatan dan pengakuan status, serta keinginan untuk terus produktif dan inovatif. Dengan demikian, UBB semakin diterima dan dipercaya oleh masyarakat serta stakeholder sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dan terpercaya.” Tammbahnya.

Terkait dengan adanya peresmian gedung, dirinya  menyampaikan bahwa gedung baru ini bukan hanya representasi dari pembangunan fisik kampus, tetapi juga bentuk nyata dari komitmen UBB dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan riset. Fasilitas yang lebih modern diharapkan dapat memperkuat kapasitas akademik dan menunjang proses pembelajaran, termasuk mendukung program studi kedokteran yang baru dibuka pada 2023.

“Sejak menjadi perguruan tinggi negeri pada tahun 2010, UBB terus mengalami perkembangan signifikan. Saat ini, UBB memiliki lebih dari 30 program studi dan terus mendorong perluasan kapasitas serta peningkatan mutu,” ungkapnya.

Prof. Ibrahim menegaskan bahwa UBB akan terus berinovasi agar mampu bersaing secara nasional dan memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat lokal.

Sementara itu, dalam orasi ilmiahnya, I Ketut Adnyana menyoroti sejumlah tantangan besar yang dihadapi Bangka Belitung, seperti kerusakan lingkungan akibat pertambangan timah, perubahan iklim global, dan dampak disrupsi teknologi seperti kecerdasan buatan (AI). Menurutnya, perguruan tinggi harus menjadi agen perubahan yang mampu menjawab tantangan tersebut melalui riset, inovasi, dan pendidikan yang relevan.

Ia juga mengingatkan pentingnya mempersiapkan diri menghadapi bonus demografi Indonesia yang diperkirakan mencapai puncaknya pada tahun 2045. Pendidikan tinggi, termasuk UBB, diharapkan mampu menghasilkan SDM yang adaptif, kompeten, dan siap menghadapi era perubahan yang cepat agar momentum emas tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal.

“Momen peresmian ini juga menjadi ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung kemajuan pendidikan di Bangka Belitung,” sebutnya.

I Ketut menyampaikan bahwa UBB harus terus bergerak ekspansif dan tumbuh impresif agar dapat memainkan peran strategis dalam pembangunan daerah dan nasional. 
“Pendidikan berkualitas adalah fondasi penting dalam menciptakan masa depan bangsa yang gemilang,” pungkas beliau.

Dalam memperkenalkan budaya yang ada di Bangka Belitung, setelah rangkaian acara Dies Natalis dilakukan kegiatan “ngangung” untuk menikmati hidangan di Hall Gedung Perkuliahan dan Laboratorium Kesehatan Terpadu.

Dengan diresmikannya Gedung tersebut, menjadikan UBB semakin memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang siap menjawab tantangan zaman. Tidak hanya sebagai pusat pengajaran, tetapi juga sebagai pusat riset dan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan solusi konkret atas berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan lingkungan di wilayah ini. (Humas UBB)
 



UBB Perspectives

Strategi dan Struktur MSDM Perusahaan Multinasional dalam Pengelolaan Tenaga Kerja Lokal di Kepulauan Bangka Belitung: Studi Kasus Unilever

Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan

Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi

Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok

Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics

Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?

Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung

Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi

Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa

Akankah Pilkada Kita Berkualitas?

Hulu Hilir Menekan Overcrowded

Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas

Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit

Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?

Juga Untuk Periode Berikut

Untuk Periode Berikut

Stereotipe Pendidikan Feminis

Urgensi Perlindungan Hukum Dan Peran Pemerintah Dalam Menangani Pekerja Anak Di Sektor Pertambangan Timah

Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Asam Laktat Asal Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) yang Berpotensi Sebagai Probiotik

Pemanfaatan Biomikri dalam Perlindungan Lingkungan: Mengambil Inspirasi dari Alam Untuk Solusi Berkelanjutan

FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK

MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN

Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung

Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban

Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa

Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung

Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial

Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas

Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana

Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?

Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?

PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE

UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?

Membangun Kepercayaan dan Kesadaran Masyarakat Dalam Membayar Pajak Melalui Peningkatan Kualitas Pelayanan Serta Transparansi Alokasi Pajak

Peran Generasi Z di Pemilu 2024

Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi

Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung

Peran Pemerintah Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Protein Hewani Melalui Pemanfaatan Probiotik dalam Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit (Siska)

TIMAH “BERPERI”

Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?

Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong

Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental

Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia

Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK

HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?

Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?

Jalan Ketiga bagi Sarjana

Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum

SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM

Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi

Merebut Hati Gen Z