Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
29 April 2025 | 16:32:21 WIB
Dibuka Tanggal 4 Mei Cek Persyaratan Pendaftaran SMMPTN-Barat 2025

Bangka, UBB-- Pendaftaran Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMMPTN-Barat) 2025 resmi akan dibuka pada tanggal 4 Mei 2025. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penting bagi calon mahasiswa yang belum berhasil lolos melalui jalur seleksi nasional dan ingin tetap melanjutkan studi di perguruan tinggi negeri (PTN), khususnya yang berada di wilayah barat Indonesia.
SMMPTN-Barat merupakan bentuk kolaborasi antara sejumlah PTN di wilayah barat yang bertujuan untuk memberikan akses pendidikan tinggi yang lebih merata dan inklusif kepada seluruh pelajar dari berbagai daerah.
Ketua SMMPTN-Barat 2025, Prof. Ibrahim yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Bangka Belitung (UBB) menyampaikan bahwa seleksi ini bukan hanya sekadar jalur alternatif, tetapi juga menjadi wadah bagi siswa-siswa terbaik untuk bersaing secara sehat memperebutkan bangku kuliah di PTN unggulan.
“SMMPTN-Barat tidak hanya menjadi jalur alternatif, tetapi juga membuka peluang besar bagi siswa-siswa terbaik dari seluruh Indonesia, khususnya dari wilayah barat, untuk melanjutkan studi di kampus negeri favorit,” ungkap Prof. Ibrahim
Ia juga menambahkan bahwa seluruh proses seleksi akan dilakukan secara adil, transparan, dan berbasis teknologi informasi agar setiap peserta memiliki kesempatan yang setara.
“Kami memastikan proses seleksi dilakukan secara adil, akuntabel, dan berbasis teknologi informasi agar semua peserta mendapatkan kesempatan yang sama,” tegasnya.

Hingga saat ini, sekitar 28 perguruan tinggi negeri telah bergabung dalam konsorsium SMMPTN-Barat. Masing-masing kampus akan membuka program studi yang dapat dipilih oleh peserta sesuai minat dan kriteria yang ditentukan.
Berikut Jadwal dan Syarat Pendaftaran SMMPTN-Barat 2025:
Jadwal Pendaftaran
• Pendaftaran: 4 Mei – 12 Juni 2025
• Ujian UTBK: 17 Juni – 24 Juni 2025
• Pengumuman Hasil: 30 Juni 2025
Syarat dan Ketentuan
1. Lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat serta lulusan Paket C harus memiliki ijazah sebagai bukti kelulusan.
2. Peserta tidak diterima melalui jalur SNBP dan SNBT, atau peserta diterima melalui jalur SNBT namun belum melakukan daftar ulang.
3. Peserta dalam kondisi sehat, sehingga tidak mengganggu proses UTBK.
4. Ijazah yang dimiliki harus dikeluarkan dalam 3 tahun terakhir (2023, 2024, dan 2025), kecuali untuk beberapa PTN berikut:
o UNJA, UMRAH, UNSAM, dan UTU dapat menggunakan ijazah yang dikeluarkan dalam 5 tahun terakhir (2021, 2022, 2023, 2024, dan 2025),
o ISBI Aceh menerima ijazah 10 tahun terakhir, yaitu ijazah dari tahun 2016 sampai dengan 2025, dan untuk lulusan Paket C maksimal berusia 35 tahun.

Jumlah pilihan program studi Pada SMMPTN-Barat 2025, panitia tidak menggunakan sistem kelompok ujian. Para pendaftar dengan latar belakang SLTA apapun dapat memilih prodi tujuan dengan ketentuan sebagai berikut: Peserta dapat memilih sebanyak-banyaknya 2 (dua) pilihan program studi pada satu PTN atau 2 PTN yang berbeda
Selain itu, informasi terkini juga bisa diakses melalui akun media sosial resmi SMMPTN-Barat untuk menghindari informasi yang keliru atau hoaks. Seleksi ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi lebih banyak generasi muda Indonesia untuk mengakses pendidikan tinggi yang berkualitas dan berdaya saing. (Humas)
UBB Perspectives
Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan
Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi
Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok
Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics
Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?
Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung
Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi
Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa
Akankah Pilkada Kita Berkualitas?
Hulu Hilir Menekan Overcrowded
Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas
Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit
Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
Peran Generasi Z di Pemilu 2024
Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi
Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung
Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?
Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong
Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental
Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia
Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK
HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?
Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?
Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum
SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM