Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
26 Juni 2025 | 17:59:13 WIB
BUKTIKAN KONTRIBUSINYA MELALUI RISET, MAHASISWI FKIK UBB BERHASIL TAMPIL SAMPAI TINGKAT NASIONAL
UBB– Di balik sosoknya yang tenang dan bersahaja, Felicita Gracia sebagai mahasiswi Jurusan Kedokteran angkatan 2024 Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Bangka Belitung (UBB) memiliki semangat luar biasa untuk terus belajar dan mengukir prestasi di dunia riset, khususnya dalam bidang yang cukup kompleks: bedah saraf.
Lahir pada 22 September 2005, gadis asal Bangka ini tak hanya dikenal tekun dan kritis dalam menyerap ilmu kedokteran, tetapi juga aktif menyalurkan minatnya lewat berbagai kompetisi ilmiah. Keikutsertaannya dalam dua ajang bergengsi olimpiade bertema Infeksi Tropis dan National Health Debate, hingga berhasil menembus babak semifinal, menjadi pembuka jalan bagi langkah-langkah besar yang ia tempuh selanjutnya.
Perjalanan akademik dan penelitiannya pun tak main-main. Saat mengikuti seminar nasional SOOCA FKIA FK UNSRI 2024 yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, Felicita mulai membangun jaringan kolaborasi yang lebih luas dengan mahasiswa senior dari berbagai universitas, membuka peluang kerja sama dalam proyek riset bertema systematic review dan meta-analysis, yang merupakan dua metode yang membutuhkan ketelitian dan analisis tajam.

Kesungguhannya dalam meneliti kembali terbukti ketika ia, bersama dua rekannya, mengikutsertakan karya tulis ilmiah mereka dalam lomba literature review tingkat nasional yang diadakan oleh Universitas Riau. Karya berjudul “Tinjauan Komprehensif Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kepatuhan Pasien Kanker Payudara dalam Menjalani Kemoterapi di Indonesia” berhasil membawanya ke babak final dan diundang untuk melakukan presentasi oral langsung di hadapan juri. Momen ini makin memperkuat ketertarikannya dalam dunia riset medis, khususnya yang berdampak pada pasien secara nyata.
“Saya percaya, riset adalah kunci untuk menjawab berbagai persoalan medis yang ada di lapangan. Dan dari sanalah saya ingin berkontribusi,” ungkap Felicita.
Tak lama berselang, Felicita kembali tampil dalam ajang ilmiah nasional bergengsi bertajuk “1st Riau Educational Surgery Meeting” sebagai bagian dari rangkaian acara 7th Riau Medical Symposium & Expo (RIME) pada 21–23 Juni 2025. Bersama tim multidisiplin dari UBB, Universitas Riau, dan Universitas Pattimura, ia menyusun sebuah penelitian dengan topik yang cukup menantang: “Diagnostic Value of Cerebrospinal Fluid Lactate for Early Detection of Postoperative Bacterial Meningitis Following Neurosurgical Procedures: A Diagnostic Meta-Analysis.”
Penelitian tersebut memakan waktu dua bulan, dikerjakan di tengah kesibukannya sebagai mahasiswi aktif. Tidak hanya melibatkan mahasiswa lintas kampus, Felicita juga menggandeng dua klinisi ahli: dr. Sry Rejeki, Sp.MK dan dr. Enny Marziah, M.Ked. (Clin Path), Sp.PK. Hasilnya, abstrak riset mereka lolos seleksi dan diminta untuk dipresentasikan secara langsung dalam bentuk poster oral di Pekanbaru bersaing dengan para residen bedah dan anestesi dari universitas ternama seperti Universitas Indonesia dan Universitas Sumatera Utara.
“Bisa berdiskusi langsung dengan para residen dan dokter spesialis memberi saya pengalaman yang sangat berharga. Saya merasa seperti diberi kesempatan untuk belajar dari para praktisi terbaik,” kata Felicita dengan mata berbinar.
Tak hanya berhenti di situ, penelitian tersebut tengah dipersiapkan untuk publikasi internasional nantinya dan diharapkan dapat berkontribusi bagi perkembangan ilmu medis di masyarakat. (Humas)
UBB Perspectives
Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan
Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi
Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok
Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics
Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?
Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung
Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi
Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa
Akankah Pilkada Kita Berkualitas?
Hulu Hilir Menekan Overcrowded
Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas
Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit
Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
Peran Generasi Z di Pemilu 2024
Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi
Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung
Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?
Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong
Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental
Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia
Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK
HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?
Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?
Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum
SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM