Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
10 Juli 2025 | 09:23:33 WIB
UBB Buka Jalur Tes Mandiri Sendiri, Yuk Cek Prodi Tersedia dan Persyaratannya

Balunijuk, UBB – Universitas Bangka Belitung (UBB) kembali membuka kesempatan bagi calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi melalui dua skema seleksi Jalur Tes Mandiri Tahun 2025. Jalur ini diambil guna memberikan kesempatan kepada para lulusan SMA/SMK/MA, Sederajat yang berniat melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) khususnya bagi mereka yang belum berhasil diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT), maupun Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMMPTN Barat).
Kedua jalur yang dibuka adalah Jalur Tes Mandiri Khusus UBB dan Jalur Mandiri Berdasarkan Nilai UTBK (SNBT dan SMMPTN Barat). Wakil rektor bidang akademik dan kemahasiswaan UBB Nanang Wahyudin menyampaikan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menghadapi tantangan besar dalam meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi, yang saat ini menjadi salah satu yang terendah di Indonesia. Kondisi ini menuntut komitmen dan kerja keras dari semua pihak, terutama institusi pendidikan tinggi, untuk mendorong masyarakat agar lebih banyak mengakses jenjang pendidikan tinggi.
“Sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Kepulauan Bangka Belitung, UBB merasa memiliki tanggung jawab dan kontribusi besar dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Babel. Kami memahami betul peran strategis UBB dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang akan memajukan daerah ini,” ujar Nanang.
Dirinya menambahkan, pada tahun 2025 ini UBB telah merancang berbagai program untuk memudahkan masyarakat Bangka Belitung melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi. Setelah melalui berbagai seleksi, baik nasional maupun regional, UBB dengan bangga masih membuka kesempatan melalui jalur Seleksi Mandiri. Jalur ini menawarkan dua opsi: Tes Tertulis Mandiri dan pemanfaatan nilai UTBK.
Kami mengundang calon mahasiswa, baik lulusan baru maupun lulusan 2-3 tahun terakhir, untuk memanfaatkan kesempatan ini. Bagi Anda yang memiliki nilai UTBK atau nilai dari tes sebelumnya (baik tes UBB maupun tes di tempat lain) dan belum diterima di PTN lain, dipersilakan segera mendaftar.
“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Kepulauan Bangka Belitung untuk tidak ragu untuk bergabung bersama keluarga besar UBB,” pungkas beliau.
Jalur Tes Mandiri Khusus UBB 2025

Ketua Tim Humas dan Kerja Sama UBB, Made Muncul menyampaikan bahwa jalur mandiri ini merupakan bentuk komitmen UBB dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa jalur ini memberikan peluang tambahan bagi calon mahasiswa yang ingin berkuliah di PTN, khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
"Jalur ini merupakan jalur khusus yang disediakan oleh UBB untuk menjaring mahasiswa baru. Kami ingin memberikan ruang bagi mereka yang belum lolos seleksi nasional agar tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan di UBB," ujar Made.
Hampir seluruh program studi di UBB dibuka pada jalur ini, termasuk Program Studi Kedokteran, yang menjadi salah satu prodi favorit dan paling banyak diminati.
Adapun program studi yang tersedia di jalur ini adalah:

Persyaratan bagi peserta Jalur Mandiri Khusus meliputi:
•Lulusan SMA/MA/SMK atau sederajat, atau lulusan Paket C, dengan usia maksimal 23 tahun.
•Peserta belum pernah mengikuti atau tidak lulus SNBP, SNBT, dan SMMPTN Barat.
•Bagi yang lulus SNBT namun tidak melakukan daftar ulang juga diperbolehkan mendaftar.
•Memiliki ijazah dari tahun 2023, 2024, atau 2025.
Jadwal pendaftaran Jalur Mandiri Khusus telah dibuka dan akan ditutup pada 12 Juli 2025. Pendaftaran dapat diakses secara daring melalui laman resmi UBB: https://daftar.ubb.ac.id/jalur-seleksi.
Jalur Mandiri Berdasarkan Nilai UTBK SNBT dan SMMPTN Barat
Jalur Mandiri Berdasarkan Nilai UTBK SNBT dan SMMPTN Barat menjadi pilihan bagi calon mahasiswa yang memiliki nilai UTBK 2025 yang kompetitif, namun belum berhasil masuk melalui seleksi nasional. Seleksi pada jalur ini sepenuhnya menggunakan nilai hasil UTBK 2025.
Adapun persyaratan untuk jalur ini adalah:
•Lulusan SMA/MA/SMK atau Paket C, dengan usia maksimal 23 tahun.
•Peserta tidak lulus SNBP, tidak lulus SNBT, atau lulus SNBT namun tidak melakukan daftar ulang. (Penting: Peserta yang sudah lulus dan melakukan daftar ulang SNBT tidak diperbolehkan mengikuti jalur ini).
•Memiliki nilai UTBK SNBT dan SMMPTN Barat Tahun 2025.
•Sehat jasmani dan rohani. Khusus untuk Prodi Kedokteran dan Keperawatan, peserta tidak boleh buta warna total atau parsial.
• Untuk Prodi Keperawatan, terdapat batas minimal tinggi badan: laki-laki minimal 155 cm dan perempuan minimal 150 cm.
Jadwal pelaksanaan Jalur Mandiri Berdasarkan Nilai UTBK SNBT:
• Pendaftaran akan dibuka pada 24 – 27 Juli 2025.
• Seleksi Nilai UTBK pada 25 – 28 Juli 2025.
• Pengumuman Kelulusan dijadwalkan pada 29 Juli 2025.
• Masa Sanggah akan berlangsung dari 30 Juli – 5 Agustus 2025.
• Registrasi Ulang dan Pembayaran UKT pada 1 – 6 Agustus 2025.
Biaya pendaftaran untuk untuk jalur tes mandiri sebesar Rp. 375.000, sedangkan untuk jalur nilai UTBK sebesar Rp. 350.000,- dan tidak dapat dikembalikan dengan alasan apa pun. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi UBB di https://daftar.ubb.ac.id/jalur-seleksi.
UBB juga menegaskan bahwa jika ditemukan ketidaksesuaian data atau pendaftar tidak memenuhi persyaratan, maka status pendaftar atau kelulusan dapat dibatalkan.
Selanjutnya, Nanang mengajak seluruh calon mahasiswa untuk segera melakukan persiapan dan tidak melewatkan kesempatan emas ini.
"Yuk, segera daftarkan diri dan jangan sampai melewatkan kesempatan ini untuk menjadi bagian dari keluarga besar UBB,” pungkasnya.
Untuk keterangan lebih lanjut, masyarakat dapat mengakses laman resmi UBB atau menghubungi kontak resmi bagian pendaftaran dan akademik. (Humas UBB)
UBB Perspectives
Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan
Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi
Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok
Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics
Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?
Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung
Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi
Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa
Akankah Pilkada Kita Berkualitas?
Hulu Hilir Menekan Overcrowded
Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas
Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit
Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
Peran Generasi Z di Pemilu 2024
Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi
Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung
Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?
Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong
Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental
Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia
Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK
HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?
Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?
Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum
SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM