Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
30 Juli 2025 | 17:11:49 WIB
Wisuda XXXIV Program Sarjana dan Magister Universitas Bangka Belitung

Bertempat di Ruang Balai Betason Kampus, Gedung Perkuliahan dan Laboratorium Kesehatan Terpadu Universitas Bangka Belitung (UBB), Pada hari Rabu (30/07/2025) diadakan Rapat Terbuka Senat UBB dengan acara tunggal Wisuda XXXIV Program Sarjana dan Magister.
Acara Wisuda di buka langsung oleh Dr. Aimie Sulaiman, M.A selaku Ketua Senat UBB, di hadiri oleh kurang lebih 277 Wisudawan/i termasuk Program Sarjana dan Magister dengan rincian Magister hukum 6 Wisudawan/i, Fakultas Pertanian, Perikanan dan Kelautan 50 Wisudawan/i, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 52 Wisudawan/i, Fakultas Hukum 38 Wisudawan/i, Fakultas Sains dan Tekhnik 51 Wisudawan/i, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis 67 Wisudawan/i .
Rektor UBB, Prof. Ibrahim dalam sambutannya menyampaikan pesan yang sangat penting kepada para wisudawan/i “Teman-teman telah melewati fase istimewa di hari ini menjadi seorang wisudawan, banyak orang yang memimpikan menjadi kalian, jadi ketika merasa belum beruntung maka ingatlah bahwa banyak yang sangat ingin menggunakan toga ini”. Ujar rektor.

Menurut Prof. Ibrahim para Wisudawan/i telah melewati satu episode penting yang tidak semua orang bisa sampai di garis finish melalui berbagai cerita, latar belakang dan pengalaman yang tetentunya berbeda. Pada kesempatan ini beliau turut menceritakan pengalaman kunjungan langsungnya di pedalaman desa, anak yang berjuang menjadi sarjana dengan segala keterbatasan dan akhirnya menjadi wisudawan terbaik pada wisuda kali ini, yaitu Yi Yi dan Anandara Putri.
“ Yakin dan percaya bahwa doa orang tua yang tidak terputus lah yang mengantarkan kalian sampai pada fase ini, hari ini akan sangat istimewa karena insyaAllah kalianlah yang akan membantu meningkatkan derajat keluarga dengan cara anda sendiri entah berapa tahun lagi” tambah Prof. Ibrahim dalam sambutannya
Beliau juga menambahkan bahwa sebagai lulusan UBB, para wisudawan/i harus berpegang pada 3 pilar penting UBB yaitu : mental, moral dan intelektual yang harus diramu sedemikian rupa dan menjadi pengembang peradaban yang unggul. 3 pilar yang manjadi ciri khas dari logo kita ini harus kalian pahami sebagai bagian dari upaya teman-teman semua untuk mendapatkan jati diri alumni UBB. Karena itu, ketika nanti anda terlalu lulus menyandang gelar seorang sarjana, akan jagalah nama baik almamater jagalah nama baik Universitas Bangka Belitung dan teruslah bermetamorfosa. Di akhir kalimatnya Prof. Ibrahim menyampaikan agar wisudawan/i dapat menajadi lulusan yang handal dan dapat menjaga nama baik almamater.
Mewakili wisudawan/i, Marwan dari program studi hukum dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan terimakasih.
“Terimakasih kepada orang tua kami yang telah berkorban demi kami bisa menggunakan seragam dan toga di hari ini, terimakasih kepada bapak ibu dosen yang telah membimbing perjalanan akademik kami” ujarnya
Menurut Marwan Masa depan bukan sesuatu yang kita tunggu, melainkan sesuatu yang harus kita bangun.
“Kita adalah generasi yang mampu menjadikan tantangan sebagai batu loncatan, bukan batu sandungan,” sebutnya.
Marwan juga turut mengajak para wisudawan/i untuk melangkah dari kampus tercinta bukan hanya dengan gelar, tetapi dengan tekad. Tekad untuk membuktikan bahwa kita bisa memberikan manfaat nyata bagi orang tua kita, keluarga kita, masyarakat, bangsa, dan negara.
UBB Perspectives
Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan
Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi
Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok
Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics
Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?
Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung
Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi
Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa
Akankah Pilkada Kita Berkualitas?
Hulu Hilir Menekan Overcrowded
Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas
Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit
Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
Peran Generasi Z di Pemilu 2024
Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi
Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung
Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?
Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong
Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental
Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia
Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK
HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?
Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?
Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum
SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM