Pilih Bahasa

+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Kabar UBB

Universitas Bangka Belitung
20 Agustus 2025 | 17:05:07 WIB


Fakta Unik Mahasiswa Baru UBB Tahun 2025


Bangka, UBB – Selasa, (19/8/2025) Universitas Bangka Belitung (UBB) memulai perkuliahan perdana Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026, ada yang unik sekaligus menjadi fenomena yang langka mahasiswa baru tahun ini. Di tengah ribuan mahasiswa baru, hadir delapan pasang anak kembar yang memilih melanjutkan pendidikan tinggi bersama di kampus kite UBB.

Menjadi kembar bukan berarti segalanya harus sama. Perjalanan mereka menunjukkan bahwa setiap pribadi memiliki pilihan, minat, dan cita-cita yang berbeda. Namun, ada satu hal yang menyatukan mereka: semangat untuk membanggakan orang tua dan membangun masa depan lewat pendidikan.

Dari delapan pasangan kembar tersebut, masing-masing menunjukkan karakter dan pilihan yang berbeda. Misalnya, pasangan Devi Dayanti dan Deva Dianti dari Sungailiat sama-sama lolos melalui jalur SNBP, namun memilih jurusan berbeda, yaitu Kimia dan Ilmu Kelautan. Sementara Keisya Kalixaelferen dan Keisyi Kalixaelferen kompak memilih Prodi Agribisnis melalui jalur SNBT dengan komitmen untuk tetap mandiri dalam menjalani perkuliahan.

Ada pula Firdaus dan Firman yang memilih jalur dan jurusan berbeda—Perencanaan Wilayah dan Kota serta Akuntansi—namun tetap berjalan beriringan dengan tujuan membanggakan orang tua. Hal serupa juga terlihat pada pasangan Nesya Sudari dan Nesyi Sudari yang masuk UBB dengan pilihan Agribisnis dan Bisnis Digital.

Tidak sedikit pasangan yang memilih jurusan sama. Rafi Alfarabian dan Rafa Shirafulvian, misalnya, keduanya memilih Teknik Mesin meski melalui jalur berbeda, demikian pula Rina Numala Putri dan Rini Numala Putri yang sama-sama diterima di Manajemen Sumberdaya Perairan.

Sementara itu, Tri Wahyuningsih dan Dwi Wahyuningsih memilih jalur masuk berbeda namun bertemu dalam Prodi Akuntansi. Terakhir, pasangan Imron dan Imran memiliki cita-cita yang sangat berbeda—Imron ingin menjadi aparatur sipil negara (ASN) lewat Prodi Agribisnis, sedangkan Imran menempuh Bisnis Digital dengan impian menjadi digitalpreneur.

Ketua Tim Humas, Made Muncul menyampaikan bahwa pihak universitas menyambut hangat kehadiran para mahasiswa baru, termasuk kedelapan pasang kembar tersebut.

“Fenomena ini menjadi warna tersendiri di UBB. Mereka bukan hanya membawa cerita unik, tetapi juga menunjukkan bahwa kampus ini menjadi pilihan utama generasi muda dari berbagai latar belakang. Kami berharap keberadaan mereka akan memperkuat semangat kebersamaan dan memberikan inspirasi bagi seluruh mahasiswa,” ujar Made. (Humas)



UBB Perspectives

Strategi dan Struktur MSDM Perusahaan Multinasional dalam Pengelolaan Tenaga Kerja Lokal di Kepulauan Bangka Belitung: Studi Kasus Unilever

Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan

Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi

Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok

Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics

Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?

Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung

Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi

Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa

Akankah Pilkada Kita Berkualitas?

Hulu Hilir Menekan Overcrowded

Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas

Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit

Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?

Juga Untuk Periode Berikut

Untuk Periode Berikut

Stereotipe Pendidikan Feminis

Urgensi Perlindungan Hukum Dan Peran Pemerintah Dalam Menangani Pekerja Anak Di Sektor Pertambangan Timah

Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Asam Laktat Asal Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) yang Berpotensi Sebagai Probiotik

Pemanfaatan Biomikri dalam Perlindungan Lingkungan: Mengambil Inspirasi dari Alam Untuk Solusi Berkelanjutan

FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK

MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN

Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung

Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban

Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa

Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung

Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial

Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas

Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana

Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?

Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?

PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE

UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?

Membangun Kepercayaan dan Kesadaran Masyarakat Dalam Membayar Pajak Melalui Peningkatan Kualitas Pelayanan Serta Transparansi Alokasi Pajak

Peran Generasi Z di Pemilu 2024

Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi

Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung

Peran Pemerintah Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Protein Hewani Melalui Pemanfaatan Probiotik dalam Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit (Siska)

TIMAH “BERPERI”

Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?

Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong

Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental

Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia

Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK

HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?

Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?

Jalan Ketiga bagi Sarjana

Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum

SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM

Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi

Merebut Hati Gen Z