Pilih Bahasa

+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Kabar UBB

Universitas Bangka Belitung
25 September 2025 | 11:51:25 WIB


Webinar Internasional: Peran Mikrob Tanah dalam Reklamasi Lingkungan


Bangka, UBB – Universitas Bangka Belitung (UBB) kembali menyelenggarakan Biozone International Webinar Series yang memasuki seri ketiga dengan tema Mikrobiologi. Setelah dua webinar sebelumnya membahas topik fauna dan reklamasi lahan pascatambang timah, kali ini kegiatan menghadirkan diskusi mendalam mengenai mikrob tanah dan peranannya dalam reklamasi ekosistem.

Webinar yang berlangsung pada Selasa, 23 September 2025 pukul 08.00–09.40 WIB ini mengusung judul “Soil Microbes and Reclamation” dan menghadirkan narasumber utama Dr. Jenifer Bell dari University of Wyoming, Amerika Serikat. Acara dipandu oleh moderator Adi Arsyadi, M.Si., M.Agr, dosen Biologi UBB, serta dimoderatori teknis oleh MC Dina Famuri, mahasiswa Biologi angkatan 2022.

Partisipasi Peserta Internasional
Antusiasme tinggi terlihat dari jumlah peserta yang mencapai 175 orang, berasal dari berbagai perguruan tinggi, sekolah, hingga komunitas dari dalam dan luar negeri. Beberapa institusi yang berpartisipasi antara lain Universitas Bangka Belitung (UBB), Universitas Terbuka (UT), Universitas Mataram (UNRAM), Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Universitas Pattimura (UNPATI), Universitas Jember, Universitas Trunojoyo Madura, UIN Walisongo, Universitas Sari Mulia, Universitas Kadiri, hingga komunitas Karang Taruna Babel.

Materi Utama: Peran Mikrob untuk Restorasi Ekosistem
Dalam pemaparannya, Dr. Bell menyoroti berbagai tantangan lingkungan akibat pertanian intensif dan kegiatan pertambangan, seperti:
• Kontaminasi logam berat yang berbahaya bagi manusia dan tanaman.
• Degradasi pestisida yang dapat merusak serangga bermanfaat.
Over-fertilisasi yang menyebabkan eutrofikasi sungai dan laut.

Menurut Dr. Bell, mikrob memiliki peran kunci dalam mengatasi persoalan ini. Mikrob tanah tertentu dapat:
• Menguraikan pestisida berbahaya.
• Menyerap dan menetralkan logam berat.
• Mendukung ketahanan tanaman terhadap kekeringan maupun salinitas.

Ia juga menekankan pentingnya fungi mikoriza dalam reklamasi lahan. Penelitian menunjukkan bahwa tanaman yang diinokulasi mikoriza memiliki tingkat kelangsungan hidup lebih tinggi dibandingkan tanaman tanpa inokulasi. Mikoriza membantu tanaman memperoleh nutrisi, menahan stres air, serta memperbaiki kesuburan tanah.

Lebih jauh, Dr. Bell menjelaskan bahwa proses restorasi ekosistem harus dilakukan menyeluruh, mulai dari mengembalikan bentuk topografi, membangun tata kelola air, menambah bahan organik, hingga menanam vegetasi asli. Contoh nyata dapat dilihat dari upaya restorasi padang rumput di Illinois, Amerika Serikat, yang meningkatkan keragaman hayati dan memperbaiki kualitas mikrob tanah meskipun belum sepenuhnya menyamai lahan alami.

Sesi Diskusi dan Tanya Jawab
Webinar ini juga menghadirkan sesi tanya jawab interaktif dengan peserta teraktif, di antaranya Clarisha, Dr. Eka Sari, Haura Qudwah, Shalum Ayumi, Melda, Listiana, Yafiq Muharasyah, Meryani, Siti Nabila, dan Sinta.
Beberapa poin penting yang muncul dalam diskusi meliputi:
• Rotasi tanaman sebagai strategi efektif mengendalikan mikrob patogen tanah.
• Pentingnya keanekaragaman mikrob lokal dalam reklamasi lahan pascatambang timah di Bangka Belitung.
• Peran drainase tanah untuk mengurangi fermentasi anaerob yang mengganggu siklus hara.
• Usulan menjadikan indikator mikrobiologi tanah sebagai standar keberhasilan reklamasi.
• Pertimbangan penggunaan surfaktan dalam remediasi polutan dengan menimbang manfaat dan risikonya.

Kegiatan ditutup pada pukul 09.47 WIB dengan pesan semangat untuk terus memahami peran mikrob dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Webinar ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga memberikan inspirasi nyata bagi upaya reklamasi lahan pascatambang, khususnya di Pulau Bangka Belitung. (Humas)



UBB Perspectives

Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi

Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok

Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics

Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?

Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung

Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi

Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa

Akankah Pilkada Kita Berkualitas?

Hulu Hilir Menekan Overcrowded

Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas

Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit

Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?

Juga Untuk Periode Berikut

Untuk Periode Berikut

Stereotipe Pendidikan Feminis

Urgensi Perlindungan Hukum Dan Peran Pemerintah Dalam Menangani Pekerja Anak Di Sektor Pertambangan Timah

Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Asam Laktat Asal Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) yang Berpotensi Sebagai Probiotik

Pemanfaatan Biomikri dalam Perlindungan Lingkungan: Mengambil Inspirasi dari Alam Untuk Solusi Berkelanjutan

FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK

MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN

Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung

Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban

Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa

Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung

Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial

Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas

Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana

Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?

Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?

PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE

UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?

Membangun Kepercayaan dan Kesadaran Masyarakat Dalam Membayar Pajak Melalui Peningkatan Kualitas Pelayanan Serta Transparansi Alokasi Pajak

Peran Generasi Z di Pemilu 2024

Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi

Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung

Peran Pemerintah Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Protein Hewani Melalui Pemanfaatan Probiotik dalam Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit (Siska)

TIMAH “BERPERI”

Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?

Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong

Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental

Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia

Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK

HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?

Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?

Jalan Ketiga bagi Sarjana

Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum

SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM

Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi

Merebut Hati Gen Z

Masyarakat Tontonan dan Risiko Jenis Baru

Penelitian MBKM Mahasiswa Biologi