Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
18 November 2025 | 17:16:56 WIB
UBB Berduka, Pendiri dan Rektor Pertama Prof Bustami Rahman Wafat

Bangka, UBB — Keluarga besar Universitas Bangka Belitung (UBB) tengah berduka mendalam atas wafatnya pendiri kampus sekaligus Rektor Pertama UBB, Prof. Dr. Bustami Rahman. Almarhum berpulang pada Senin, 17 November 2025 pukul 15.28 WIB di Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM Yogyakarta.
Kabar kepergian almarhum disampaikan pihak keluarga melalui sejumlah grup WhatsApp.
"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Telah meninggal dunia ayahanda kami, Bustami Rahman rahimahullah. Mohon maafkan almarhum jika ada kesalahan baik dalam perkataan maupun perbuatan," demikian pesan keluarga.

Dalam perjalanan sejarah UBB, Prof. Bustami adalah figur paling berpengaruh. Beliau merupakan pendiri sekaligus Rektor Pertama UBB periode 2006–2016. Pada masa kepemimpinannya, UBB berkembang dari institusi yang baru dirintis menjadi perguruan tinggi dengan pijakan karakter akademik, integritas, dan visi keilmuan yang kuat.
Kepergian beliau menjadi kehilangan besar bagi dunia pendidikan, masyarakat Bangka Belitung, dan seluruh sivitas akademika UBB. Prof. Bustami memainkan peran yang tidak tergantikan dalam membangun arah, visi, dan karakter UBB di masa-masa awal pembentukannya. Sehingga pengembangan budaya ilmiah yang menjadi ciri khas kampus hingga saat ini.
.jpeg)
Rektor UBB, Prof. Ibrahim menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam, seraya mengajak seluruh civitas akademika untuk meneruskan perjuangan dan nilai-nilai yang telah diwariskan almarhum.
“Universitas Bangka Belitung tidak akan berdiri seperti hari ini tanpa dedikasi, visi, dan kegigihan Prof. Bustami Rahman. Beliau adalah fondasi, inspirasi, dan ayah yang membimbing perjalanan UBB dari masa awal hingga kini,” ujarnya.
Dirinya menambahkan, dengan wafatnya Prof. Bustami Rahman, UBB kehilangan salah satu ilmuwan yang rendah hati, pemimpin visioner, serta tokoh yang mengabdikan hidupnya bagi kemajuan pendidikan dan masyarakat Bangka Belitung. Warisan gagasan dan perjuangannya akan terus menjadi pijakan bagi generasi selanjutnya dalam membangun UBB menuju kampus unggul.

Salah satu dosen UBB juga menyampaikan kesan pribadi terhadap sosok almarhum. “Prof. Bustami adalah bapak bagi UBB. Beliau adalah pembimbing, penuntun, dan teladan yang selalu mengingatkan kami tentang pentingnya kejujuran intelektual, kesabaran dalam mendidik, dan pengabdian tanpa pamrih kepada masyarakat,” pungkasnya.
.jpeg)
Sebagai bentuk penghormatan dan doa bersama untuk almarhum, UBB juga melaksanakan Sholat Ghaib pada tanggal 18 November 2025 pukul 08.30 WIB di halaman Gedung Rektorat UBB. Kegiatan ini menjadi momen refleksi bagi civitas akademika untuk mengenang jasa almarhum sekaligus mempererat kebersamaan sebagai keluarga besar yang kehilangan salah satu figur terpenting dalam sejarah kampus. (Humas UBB)
UBB Perspectives
Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi
Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok
Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics
Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?
Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung
Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi
Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa
Akankah Pilkada Kita Berkualitas?
Hulu Hilir Menekan Overcrowded
Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas
Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit
Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
Peran Generasi Z di Pemilu 2024
Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi
Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung
Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?
Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong
Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental
Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia
Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK
HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?
Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?
Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum
SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM
Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi