Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
19 November 2025 | 19:00:27 WIB
Mahasiswa Hukum Universitas Bangka Belitung Rampungkan Penelitian Pemenuhan Hak Pendidikan Anak di LPKA Kelas II Pangkalpinang

Pangkalpinang, UBB — Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung (UBB) yaitu Aliyah , Cinta , Aura , Aurelia dan Najwa secara resmi menutup rangkaian penelitian lapangan yang berlangsung selama hampir empat bulan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pangkalpinang. Penelitian yang mengangkat tema “Hak Anak dalam Mendapatkan Pendidikan Formal di LPKA Kelas II Pangkalpinang” tersebut merupakan bagian dari tugas riset akademik sekaligus bentuk keterlibatan mahasiswa dalam mengamati implementasi langsung perlindungan hak anak di lingkungan pembinaan. Temuan lengkap penelitian telah dituangkan dalam jurnal ilmiah yang disusun oleh tim peneliti UBB.
Pada Kamis, 13 November 2025, penelitian resmi ditutup dalam acara seremonial di LPKA Kelas II Pangkalpinang. Acara ini dihadiri oleh Dr. Jeanne Darc Noviayanti Manik, S.H., M.Hum., Dekan Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung, Bapak Kasdar selaku perwakilan Kepala Sub Seksi bimbingan kemasyarakatan Pihak LPKA , petugas pembinaan, serta seluruh mahasiswa peneliti.
Dalam kesempatan tersebut, Bapak Kasdar, selaku perwakilan LPKA Kelas II Pangkalpinang, turut menyampaikan apresiasi sekaligus pesan mendalam mengenai pentingnya pembinaan bagi Anak Didik Pemasyarakatan. Beliau menegaskan bahwa anak-anak di LPKA memiliki potensi besar yang harus diarahkan melalui pendidikan dan pembinaan yang tepat.
"Anak-anak di sini ibarat kertas kosong yang harus kita isi. Mereka perlu dibimbing, diajarkan, dan diberikan kesempatan untuk mempelajari hal-hal baik agar kelak dapat kembali ke masyarakat dengan bekal pengetahuan dan karakter yang lebih baik. Kehadiran mahasiswa UBB sangat membantu kami melihat dari sudut pandang baru dalam memberikan pembinaan yang tepat," ujarnya
Sementara itu, Dr. Jeanne Darc Noviayanti Manik, S.H., M.Hum., Dekan Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung, menyampaikan rasa terima kasih atas penerimaan hangat dan kerja sama yang baik dari pihak LPKA.
“Kami sangat berterima kasih kepada pihak LPKA yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa kami untuk melakukan riset langsung di lapangan. Mahasiswa disambut dengan sangat baik, dilibatkan dalam berbagai kegiatan, dan mendapatkan pengalaman berharga yang tidak bisa ditemukan hanya melalui teori. Sebagai pihak kampus, kami juga belajar banyak dari LPKA entang pembinaan, pendekatan kemanusiaan, dan implementasi nyata perlindungan hak anak. Ini adalah kerja sama yang sangat kami hargai dan berharap dapat terus berlanjut ke depannya,” ungkapnya.
Kontribusi Penelitian terhadap Pengembangan Akademik dan Perbaikan Layanan Pendidikan
Penelitian panjang yang dilakukan mahasiswa Hukum UBB menghasilkan kontribusi penting secara akademik maupun praktis. Secara akademik, jurnal yang mereka susun berhasil mengidentifikasi sejauh mana hak pendidikan anak telah dipenuhi oleh LPKA, hambatan struktural dan teknis yang dihadapi guru serta Andikpas, serta kebutuhan peningkatan sistem pembinaan berbasis pendidikan. Dari sisi praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi LPKA dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, menambah fasilitas pendidikan, memperkuat koordinasi dengan dinas pendidikan, dan mengembangkan kegiatan pembinaan yang lebih inovatif.
Sebagaimana ditegaskan dalam jurnal, pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan mempersiapkan anak agar mampu kembali ke masyarakat dengan bekal pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai positif. Pendidikan bagi Andikpas bukan hanya pemenuhan hak, tetapi bagian dari proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial. (Tim Publikasi Penelitian)
UBB Perspectives
Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi
Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok
Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics
Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?
Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung
Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi
Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa
Akankah Pilkada Kita Berkualitas?
Hulu Hilir Menekan Overcrowded
Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas
Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit
Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
Peran Generasi Z di Pemilu 2024
Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi
Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung
Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?
Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong
Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental
Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia
Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK
HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?
Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?
Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum
SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM
Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi