Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
04 Desember 2025 | 10:22:05 WIB
UBB Sukses Selenggarakan International Student Competition 2025, Libatkan 13 Negara dan Ratusan Mahasiswa Dunia

Bangka, UBB – Universitas Bangka Belitung kembali menegaskan komitmennya dalam penguatan jejaring internasional melalui penyelenggaraan International Student Competition (ISC) 2025. Ajang akademik bertaraf global ini disambut antusias oleh ratusan mahasiswa dari berbagai negara, sekaligus menghadirkan ruang kompetitif dan kolaboratif yang memperkaya pengalaman intelektual seluruh peserta.
ISC 2025 dirancang sebagai platform bagi mahasiswa dunia untuk menyampaikan inovasi dan gagasan yang berorientasi pada pemecahan persoalan global. Peserta dari beragam bidang keilmuan mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan ide kreatif serta solusi aplikatif terhadap isu-isu dunia yang semakin kompleks. Kehadiran mahasiswa internasional juga menjadi bukti besarnya perhatian global terhadap inisiatif akademik yang digelar oleh UBB.
Mengusung tema “Leading the Way Toward Global Recovery and Sustainability”, ISC 2025 menempatkan generasi muda sebagai motor penggerak perubahan. Tema ini dinilai sangat relevan dengan kondisi dunia yang tengah menghadapi tantangan multidimensi—mulai dari perubahan iklim, instabilitas ekonomi, konflik geopolitik, hingga ketimpangan sosial. Melalui kompetisi ini, para peserta didorong untuk menawarkan perspektif baru sekaligus pendekatan kreatif dalam menciptakan solusi yang berkelanjutan.
Tahun ini, ISC dilaksanakan secara daring dengan presentasi finalnya pada tanggal 27 November 2025 menghadirkan empat cabang lomba, yaitu Essay, Business Plan, Scientific Research Paper, dan Tool Design. Total 385 tim berpartisipasi, berasal dari 13 negara, 61 universitas di Indonesia, dan 11 universitas luar negeri. Rinciannya meliputi:
- Essay: 240 tim
- Business Plan: 62 tim
- Scientific Research Paper: 61 tim
- Tool Design: 22 tim
Adapun negara peserta meliputi Indonesia, Malaysia, Filipina, India, Ethiopia, Taiwan, Zimbabwe, Sierra Leone, United Kingdom, Yaman, Bangladesh, Kamerun, dan Timor Leste.
Antusiasme dan dinamika diskusi yang muncul dalam setiap sesi kompetisi menunjukkan besarnya perhatian mahasiswa terhadap isu keberlanjutan, pemulihan global, serta peran generasi muda dalam mendorong perubahan positif. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aktif dan konstruktif, mencerminkan kualitas intelektual peserta sekaligus keberhasilan penyelenggaraan ISC tahun ini.
Ketua Pelaksana ISC 2025, Euis Asriani, S.Si., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan para peserta dari berbagai negara.
“Sebagai ketua pelaksana, saya merasa terhormat menyaksikan tingginya kepercayaan peserta terhadap penyelenggaraan International Student Competition 2025. Partisipasi yang melibatkan 13 negara, 61 universitas di Indonesia, serta 11 universitas luar negeri menunjukkan bahwa Universitas Bangka Belitung mampu menjadi tuan rumah yang kredibel dalam ajang akademik internasional. Kami berharap kegiatan ini semakin memperkuat peran UBB dalam membangun jejaring global dan mendorong mahasiswa untuk terus berkembang di tingkat dunia,” ujarnya.

Melalui ISC 2025, Universitas Bangka Belitung meneguhkan langkah sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif mempromosikan kolaborasi global dan pengembangan akademik internasional. UBB berharap kegiatan ini dapat terselenggara secara berkelanjutan dan semakin berkembang pada tahun-tahun berikutnya.
Dengan keberlanjutan kompetisi ini, UBB berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari gerakan global dalam mencetak generasi muda yang kompeten, adaptif, dan berkarakter, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dunia yang inklusif dan berkelanjutan. (Humas UBB)
UBB Perspectives
Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi
Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok
Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics
Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?
Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung
Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi
Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa
Akankah Pilkada Kita Berkualitas?
Hulu Hilir Menekan Overcrowded
Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas
Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit
Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
Peran Generasi Z di Pemilu 2024
Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi
Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung
Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?
Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong
Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental
Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia
Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK
HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?
Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?
Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum
SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM
Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi