Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
29 Januari 2024 | 16:09:36 WIB
Rektor: Wujudkan Misi UBB Melalui AnuMeka
.jpeg)
Merawang, UBB—Rektor Universitas Bangka Belitung (UBB) Prof. Ibrahim menyebutkan, terlaksananya Anugerah Media Kampus Kite (AnuMeka) selain bentuk ajang promosi, merupakan wujud kita untuk menerapkan Misi UBB yang ke-empat yaitu Pencitraan Publik.
”Anumeka ini sebenarnya adalah wujud dari upaya kita untuk mendorong pencitraan publik berdasarkan misi UBB ke-empat. Terlebih lagi saat ini sudah berjalan menjadi AnuMeka ke-6 yang artinya Anugerah ini sudah berjalan salama tiga tahun karena pelaksanaannya enam bulan sekali,” ungkap rektor saat sambutan pelaksanaan AnuMeka ke-6 di Balai Besar Peradaban (BBP), Kamis (25/01/24).
“Tidak hanya mewujudkan Misi UBB, pada dasarnya dari terlaksananya kegiatan ini juga terdapat muatan Indeks Kinerja Utama (IKU) dalam mendorong capaian-capaian universitas,” tambahnya.
.jpeg)
Dalam kesempatan yang sama, Ibrahim juga mengajak para sivitas akademika UBB untuk terus meningkatkan publikasinya dan terus aktif.
“Saya yakin dalam Anumeka ini setiap orang memiliki cara merespon dan mengangapinya dengan berbeda-beda, karena ada yang concern dan ada juga yang masih belum concern. Untuk itu kami berharap bahwa kita semakin gencar lagi untuk mendorong publikasi makin meningkat dan berefek pada angka keketatan dan membuat kualitas input kita juga makin baik,” pungkasnya.

Sementara itu, ketua pelaksana Rion Apriyadi menyampaikan dalam Anumeka ke-6 ini menilai dua kategori utama, yaitu unit kerja dan 30 program studi di UBB. Sementara itu, untuk akun yang dinilai berjumlah 218 akun medsos dengan 6 kategori medsos yang berbeda dan lebih dari 11.000 postingan yang kita nilai dan terdiri dari beberapa orang tim penilai.
“Beberapa media yang dinilai yaitu Laman/Website, Youtube, Instagram, Facebook, X (Twetter), Tiktok. Kedepannya kita akan mulai memaksimalkan Kembali penialaian untuk youtube Shorts dan Reels Ingstagram,” ungkapnya.

Menurutnya, dalam penilaian ada konteks kualitatif dan kuantitaif. Saat ini masih banyak yang hanya ke kuantitatif. Hal itu masih terjadi dalam beberapa akun medsos.
“Kedepannya kita berharap bahwa setiap prodi dapat meningkatkan kualitas postinganya dan tidak hanya pada kuantitatif saja,” tutupnya. (ILA)
UBB Perspectives
Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan
Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi
Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok
Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics
Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?
Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung
Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi
Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa
Akankah Pilkada Kita Berkualitas?
Hulu Hilir Menekan Overcrowded
Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas
Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit
Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
Peran Generasi Z di Pemilu 2024
Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi
Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung
Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?
Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong
Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental
Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia
Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK
HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?
Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?
Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum
SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM