Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
24 April 2025 | 17:02:38 WIB
UTBK-SNBT UBB 2025, Dua Hari Pelaksanaan Berjalan Lancar

Bangka Belitung, UBB– Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer -Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK- SNBT) tahun 2025 di Universitas Bangka Belitung (UBB) berjalan dengan cukup lancar selama dua hari atau empat sesi ini berjalan. Kegiatan ini telah dimulai pada hari kemarin (23/04/25) dan akan berlangsung sampai beberapa hari kedepannya nanti di dua lokasi utama yaitu Pulau Bangka dan Sub Tes Belitung.
Jumlah total peserta yang terdaftar di lokasi utama Pulau Bangka mencapai 3.218 orang. Sementara itu, Sub Tes Belitung mencatatkan sebanyak 708 peserta yang tersebar dalam beberapa sesi ujian.
Dari total tersebut, di Pulau Bangka pada empat sesi yang telah berlangsung, sebanyak 1.100 peserta dijadwalkan mengikuti ujian. Namun, tercatat 39 orang tidak hadir tanpa keterangan resmi. Di Belitung, dari 220 peserta yang dijadwalkan, hanya 8 peserta yang tidak hadir.
Suhdi, selaku Koordinator Pelaksana UTBK-SNBT UBB 2025 mengungkapkan bahwa pelaksanaan ujian selama dua hari ini berjalan cukup baik secara umum. "Meski terdapat beberapa kendala teknis di awal sesi, pelaksanaan tetap dapat dilanjutkan dan tidak merugikan peserta," jelasnya.
Menurut Suhdi, latensi pada aplikasi sempat terjadi di sesi pertama dan kedua, namun segera diatasi oleh tim teknis. Selain itu, sempat terjadi gangguan listrik yang menyebabkan keterlambatan sekitar lima menit di salah satu ruang ujian.

"Situasi tersebut memang menimbulkan sedikit kepanikan di awal, tetapi secara keseluruhan peserta tetap dapat mengikuti ujian dengan baik. Tidak ada data yang hilang atau proses ujian yang terganggu secara signifikan," tambahnya.
Sementara itu, di lokasi Sub Tes Belitung, pelaksanaan berjalan lebih lancar. Rion Apriyadi selaku Penanggung Jawab Lokasi menyampaikan bahwa tidak ada kendala besar yang ditemukan selama dua hari pelaksanaan.
“Dari sisi peserta maupun teknis, semuanya berjalan sesuai dengan rencana. Tidak ada laporan hambatan selama empat sesi pelaksanaan,” ujar Rion.
Salah satu peserta yang memilih lokasi ujian di Belitung menyatakan bahwa ujian berjalan dengan lancar dan nyaman. Ia menyebutkan bahwa tidak ada gangguan teknis selama mengerjakan soal.
“Kalau soal memang tergantung kemampuan masing-masing. Saya sudah mempersiapkan diri jauh-jauh hari dengan belajar lewat buku, video di YouTube, dan platform belajar daring lainnya,” ujarnya.
Dari lokasi Bangka, Nabila, siswi MAN 1 Bangka Barat, yang memilih program studi Akuntansi UBB, membagikan pengalamannya. “Perasaan cukup tegang karena ini ujian penting. Tapi alhamdulillah saya bisa menjawab soal dengan cukup baik,” kata Nabila.
Hal serupa juga dirasakan oleh Nesa, siswi SMA Plus Bahrul Ulum, yang mengaku cukup gugup saat menghadapi ujian. “Awalnya tegang, tapi saya coba tenang dan fokus menjawab soal,” ujarnya. (Humas)
UBB Perspectives
Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan
Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi
Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok
Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics
Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?
Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung
Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi
Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa
Akankah Pilkada Kita Berkualitas?
Hulu Hilir Menekan Overcrowded
Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas
Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit
Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
Peran Generasi Z di Pemilu 2024
Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi
Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung
Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?
Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong
Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental
Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia
Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK
HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?
Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?
Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum
SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM