Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
17 Mei 2025 | 11:48:26 WIB
Mahasiswa dan Dosen MKWK FEB UBB Lakukan Implementasi Project Based Learning Mata Kuliah Penciri UBB dan Keunggulan Peradaban
.jpeg)
Balunijuk, UBB-- Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bangka Belitung (FEB UBB) melaksanakan kegiatan “Gi Maen Ke Kampus Kite” dengan tema “Kampus Kite: Bangun Peradaban, Jaga Budaya”. Kegiatan ini melibatkan 473 mahasiswa dari 16 (enam belas) kelas dan 3 (tiga) Program Studi sebagai bagian dari implementasi Project Based Learning mata kuliah penciri universitas yakni UBB dan Keunggulan Peradaban yang diampu oleh tim dosen MKWK Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 16 Mei 2025, yang berlokasi di Pelataran Taman Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Gedung Rektorat Universitas Bangka Belitung. Implementasi Project Based Learning menjadi salah satu standar proses pendidikan dalam kurikulum Outcome Based Education (OBE) di UBB yang mengangkat 7 (tujuh) kearifan lokal dari kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Rektor Universitas Bangka Belitung, Prof. Dr. Ibrahim, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa “Kedepan Mata Kuliah UBB dan Keunggulan Peradaban yang mengedepankan inovasi ini, dapat memberkuat jati diri mahasiswa sebagai bangsa yang berbudaya dan menghargai keragaman lokal".
Dalam kegiatan ini, para mahasiswa menyampaikan edukasi dan mengkreasikan karya seni lokal Bangka Belitung melalui berbagai bentuk hasil kreativitas mereka. Bentuk kegiatan tersebut antara lain parade kebudayaan, flashmob, kabaret, tarian tradisional, dan musikalisasi puisi.
.jpeg)
Project Based Learning ini merupakan proyek dari mata kuliah penciri universitas UBB dan Keunggulan Peradaban yang diampu oleh 11 (sebelas) dosen MKWK Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa FEB UBB angkatan 2024.
Pengunjung dalam kegiatan ini pun berasal dari berbagai kalangan, mulai dari civitas akademika UBB seperti Pimpinan Universitas, LPMPP, Pimpinan FEB, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Antusiasme pengunjung menjadi bagian penting dalam mendukung keberlangsungan kegiatan pembelajaran berbasis proyek ini.
.jpeg)
Sejalan dengan itu, Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) yang menjadi inti dalam pengembangan pembelajaran berbasis partisipatif dan kolaboratif di Universitas Bangka Belitung, turut memberikan dukungan terhadap kegiatan ini. “Kegiatan implementasi PBL semacam ini harus tetap dijalankan untuk ke depannya, jika memungkinkan melibatkan seluruh program studi,” ujar Dr. Nizwan Zukhri, S.E., M.M selaku Kepala LPMPP di sela-sela kegiatan.
Harapannya dari kegiatan ini, mahasiswa mampu mengembangkan kemampuan serta meningkatkan kompetensi mereka sesuai dengan tujuan Kampus Berdampak, untuk menciptakan perguruan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan dengan kompetensi akademik tinggi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan.
Dengan demikian, kampus diharapkan dapat menjadi pusat inovasi, pusat pertumbuhan ekonomi lokal, dan agen perubahan sosial. Selain itu, manfaat yang didapatkan mahasiswa juga mencakup pemahaman yang lebih mendalam serta kemampuan dalam mentransfer ilmunya kepada masyarakat secara langsung. (Padlun Fauzi Dosen UBB)

UBB Perspectives
Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan
Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi
Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok
Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics
Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?
Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung
Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi
Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa
Akankah Pilkada Kita Berkualitas?
Hulu Hilir Menekan Overcrowded
Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas
Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit
Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
Peran Generasi Z di Pemilu 2024
Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi
Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung
Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?
Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong
Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental
Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia
Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK
HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?
Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?
Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum
SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM