Pilih Bahasa

+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Kabar UBB

Universitas Bangka Belitung
03 Juli 2025 | 21:52:03 WIB


Bina Desa BEM KM UBB 2025 Resmi Dibuka: Mahasiswa Bergerak, Desa Tumbuh Maju


Desa Tanjung Labu, 3 Juli 2025 — Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Bangka Belitung (BEM KM UBB) melalui Kementerian Riset Keilmuan dan Pengabdian resmi membuka kegiatan Bina Desa 2025 yang berlangsung selama 8 hari di Desa Tanjung Labu, Kecamatan Lepar, Kabupaten Bangka Selatan.

Acara yang dibuka pada Kamis pagi (3/7), dihadiri oleh Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama (BAKK) UBB, perangkat desa, pihak sekolah, dan Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Labu. Kegiatan dimulai sejak pukul 10.00 WIB dan diawali dengan penyambutan, menyanyikan Indonesia Raya dan Mars UBB, pembacaan doa, serta sambutan resmi dari ketua pelaksana, Wakil Ketua BEM, Perwakilan dari Kampus dan desa.

Dalam sambutannya, Hesty, Kepala Biro BAKK UBB, mengungkapkan harapannya bahwa mahasiswa UBB dapat membawa semangat keilmuan yang berdampak bagi masyarakat.

“Mahasiswa UBB Membiru di Desa Tanjung Labu. Semoga keilmuan yang dimiliki dapat memberikan manfaat dan menjadikan masyarakat di Tanjung Labu lebih maju. Ini sejalan dengan tema pemerintah tentang Kampus Berdampak yang sangat kami sambut baik. Kami berharap implementasi nyata ini bisa bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat desa," ujarnya.

Pada sambutannya juga menyapa Wakil Kepala SMA Negeri 1 Lepar Pongok, Bapak Wahyu, dan menekankan pentingnya membangun kolaborasi pendidikan.
“Semoga anak-anak di Lepar tidak merasa terkucilkan. Kita tidak pernah tahu, mungkin salah satu dari mereka adalah calon pemimpin masa depan. Pulau Lepar punya budaya, dan mahasiswa UBB harus mampu menjaga sikap, komunikasi, serta menjalin relasi yang berdampak.” tambahnya.


Ketua Pelaksana kegiatan, Irfan, menyatakan optimisme terhadap program ini.
“Bina Desa ini bisa membawa perubahan menjadi lebih maju bagi masyarakat Tanjung Labu,” katanya singkat namun penuh harap.
 

Wakil Ketua BEM KM UBB, Azza, turut menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, namun merupakan bentuk pengabdian nyata.
“BEM KM UBB hadir untuk berkolaborasi dengan warga, berbagi ilmu dengan anak-anak, memberikan edukasi untuk tumbuh kembang, dan mendorong mereka untuk melanjutkan pendidikan lebih tinggi agar angka putus sekolah menurun.” ujarnya.


Kegiatan hari pertama ditutup dengan pendekatan kepada masyarakat dan anak-anak, dilanjutkan dengan Yasinan bersama, serta evaluasi internal tim BEM KM UBB.


Perwakilan dari Pemerintah Desa Tanjung Labu, Sobri, menyambut baik kehadiran mahasiswa.
“Semoga dengan adanya program Bina Desa ini, mahasiswa UBB bisa membangun desa. Dan jika ada kekurangan dalam penyambutan dari warga, kami mohon maaf dengan kelembutan hati.” Ucapnya.


Kegiatan ini akan berlangsung hingga 10 Juli 2025 dengan rangkaian aktivitas edukatif, sosial, dan kebudayaan yang bertujuan untuk menciptakan dampak jangka panjang dan positif bagi Desa Tanjung Labu, serta memperkuat peran mahasiswa UBB sebagai agen perubahan. (Humas)



UBB Perspectives

Strategi dan Struktur MSDM Perusahaan Multinasional dalam Pengelolaan Tenaga Kerja Lokal di Kepulauan Bangka Belitung: Studi Kasus Unilever

Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan

Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi

Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok

Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics

Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?

Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung

Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi

Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa

Akankah Pilkada Kita Berkualitas?

Hulu Hilir Menekan Overcrowded

Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas

Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit

Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?

Juga Untuk Periode Berikut

Untuk Periode Berikut

Stereotipe Pendidikan Feminis

Urgensi Perlindungan Hukum Dan Peran Pemerintah Dalam Menangani Pekerja Anak Di Sektor Pertambangan Timah

Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Asam Laktat Asal Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) yang Berpotensi Sebagai Probiotik

Pemanfaatan Biomikri dalam Perlindungan Lingkungan: Mengambil Inspirasi dari Alam Untuk Solusi Berkelanjutan

FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK

MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN

Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung

Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban

Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa

Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung

Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial

Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas

Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana

Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?

Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?

PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE

UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?

Membangun Kepercayaan dan Kesadaran Masyarakat Dalam Membayar Pajak Melalui Peningkatan Kualitas Pelayanan Serta Transparansi Alokasi Pajak

Peran Generasi Z di Pemilu 2024

Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi

Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung

Peran Pemerintah Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Protein Hewani Melalui Pemanfaatan Probiotik dalam Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit (Siska)

TIMAH “BERPERI”

Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?

Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong

Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental

Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia

Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK

HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?

Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?

Jalan Ketiga bagi Sarjana

Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum

SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM

Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi

Merebut Hati Gen Z