Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
03 Juli 2025 | 21:52:03 WIB
Bina Desa BEM KM UBB 2025 Resmi Dibuka: Mahasiswa Bergerak, Desa Tumbuh Maju
Desa Tanjung Labu, 3 Juli 2025 — Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Bangka Belitung (BEM KM UBB) melalui Kementerian Riset Keilmuan dan Pengabdian resmi membuka kegiatan Bina Desa 2025 yang berlangsung selama 8 hari di Desa Tanjung Labu, Kecamatan Lepar, Kabupaten Bangka Selatan.

Acara yang dibuka pada Kamis pagi (3/7), dihadiri oleh Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama (BAKK) UBB, perangkat desa, pihak sekolah, dan Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Labu. Kegiatan dimulai sejak pukul 10.00 WIB dan diawali dengan penyambutan, menyanyikan Indonesia Raya dan Mars UBB, pembacaan doa, serta sambutan resmi dari ketua pelaksana, Wakil Ketua BEM, Perwakilan dari Kampus dan desa.

Dalam sambutannya, Hesty, Kepala Biro BAKK UBB, mengungkapkan harapannya bahwa mahasiswa UBB dapat membawa semangat keilmuan yang berdampak bagi masyarakat.

“Mahasiswa UBB Membiru di Desa Tanjung Labu. Semoga keilmuan yang dimiliki dapat memberikan manfaat dan menjadikan masyarakat di Tanjung Labu lebih maju. Ini sejalan dengan tema pemerintah tentang Kampus Berdampak yang sangat kami sambut baik. Kami berharap implementasi nyata ini bisa bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat desa," ujarnya.
.jpeg)
Pada sambutannya juga menyapa Wakil Kepala SMA Negeri 1 Lepar Pongok, Bapak Wahyu, dan menekankan pentingnya membangun kolaborasi pendidikan.
“Semoga anak-anak di Lepar tidak merasa terkucilkan. Kita tidak pernah tahu, mungkin salah satu dari mereka adalah calon pemimpin masa depan. Pulau Lepar punya budaya, dan mahasiswa UBB harus mampu menjaga sikap, komunikasi, serta menjalin relasi yang berdampak.” tambahnya.
Ketua Pelaksana kegiatan, Irfan, menyatakan optimisme terhadap program ini.
“Bina Desa ini bisa membawa perubahan menjadi lebih maju bagi masyarakat Tanjung Labu,” katanya singkat namun penuh harap.
Wakil Ketua BEM KM UBB, Azza, turut menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, namun merupakan bentuk pengabdian nyata.
“BEM KM UBB hadir untuk berkolaborasi dengan warga, berbagi ilmu dengan anak-anak, memberikan edukasi untuk tumbuh kembang, dan mendorong mereka untuk melanjutkan pendidikan lebih tinggi agar angka putus sekolah menurun.” ujarnya.
Kegiatan hari pertama ditutup dengan pendekatan kepada masyarakat dan anak-anak, dilanjutkan dengan Yasinan bersama, serta evaluasi internal tim BEM KM UBB.
Perwakilan dari Pemerintah Desa Tanjung Labu, Sobri, menyambut baik kehadiran mahasiswa.
“Semoga dengan adanya program Bina Desa ini, mahasiswa UBB bisa membangun desa. Dan jika ada kekurangan dalam penyambutan dari warga, kami mohon maaf dengan kelembutan hati.” Ucapnya.
.jpeg)
Kegiatan ini akan berlangsung hingga 10 Juli 2025 dengan rangkaian aktivitas edukatif, sosial, dan kebudayaan yang bertujuan untuk menciptakan dampak jangka panjang dan positif bagi Desa Tanjung Labu, serta memperkuat peran mahasiswa UBB sebagai agen perubahan. (Humas)
UBB Perspectives
Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan
Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi
Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok
Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics
Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?
Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung
Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi
Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa
Akankah Pilkada Kita Berkualitas?
Hulu Hilir Menekan Overcrowded
Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas
Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit
Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
Peran Generasi Z di Pemilu 2024
Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi
Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung
Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?
Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong
Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental
Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia
Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK
HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?
Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?
Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum
SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM