Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
13 Agustus 2025 | 16:46:29 WIB
UBB Dorong Sekolah Adiwiyata Lewat Program Eco-School Action di MTSN 1 Pangkalpinang

Pangkalpinang, UBB--, sebagai pusat pemerintahan dan kegiatan ekonomi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terus berkembang pesat. Namun, perkembangan ini diiringi dengan meningkatnya permasalahan lingkungan, mulai dari volume sampah yang mencapai 180,695 ton per hari (2020) hingga pencemaran mikroplastik di perairan, bahkan pada ikan dan kerang yang menjadi komoditas penting.
Menghadapi tantangan ini, diperlukan sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran dan aksi nyata menjaga kelestarian lingkungan. Salah satu langkah strategis adalah mendukung program Sekolah Adiwiyata sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 05 Tahun 2013, yang bertujuan membentuk sekolah berbudaya lingkungan.
Akademisi Universitas Bangka Belitung (UBB) mengambil bagian melalui program Eco-School Action di MTS Negeri 1 Pangkalpinang melalu edukasi dan pendampingan pada tanggal 7 Agustus 2025. Sekolah ini telah menerapkan Kurikulum Merdeka dan mengintegrasikan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) berbasis lingkungan, namun masih menghadapi kendala seperti rendahnya literasi siswa tentang limbah B3, kebiasaan penggunaan plastik sekali pakai, serta belum adanya kader adiwiyata yang aktif.
Kegiatan ini mendapat sambutan baik dari kepala sekolah Bapak Mubarok, guru, tenaga kependidikan, dan siswa MTS Negeri 1 Pangkalpinang. Sebanyak 40 siswa kelas IX turut menjadi perwakilan dalam program ini. Narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ibu Fianda Revina beserta tim, menyampaikan materi mengenai Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah. Kegiatan ini turut dibantu oleh LSM Yo’Kawa Babel dalam mempraktikkan pembuatan ecobrick dan lubang biopori.

Tim pengabdian dari Universitas Bangka Belitung terdiri dari Ibu Fika Dewi Pratiwi (Prodi Manajemen Sumberdaya Perairan), Ibu Ineu Sulistiana (Prodi Matematika), dan Ibu Yulia (Prodi Agribisnis). Ibu Fika memberikan edukasi mengenai sampah plastik dan dampaknya bagi lingkungan, serta memperkenalkan pembuatan biogas skala laboratorium menggunakan bahan organik seperti kotoran sapi, enceng gondok, dan limbah cair kelapa sawit (POME).
Seluruh rangkaian acara berlangsung lancar dengan partisipasi aktif dari para siswa. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi langkah nyata menuju terwujudnya sekolah adiwiyata, sekaligus berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya di bidang pendidikan, lingkungan, dan keberlanjutan. (Humas)
UBB Perspectives
Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan
Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi
Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok
Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics
Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?
Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung
Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi
Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa
Akankah Pilkada Kita Berkualitas?
Hulu Hilir Menekan Overcrowded
Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas
Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit
Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
Peran Generasi Z di Pemilu 2024
Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi
Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung
Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?
Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong
Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental
Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia
Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK
HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?
Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?
Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum
SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM