Pilih Bahasa

+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Kabar UBB

Universitas Bangka Belitung
17 Oktober 2025 | 08:27:50 WIB


UBB Kini Miliki Profesor Bidang Hukum Pertambangan


Bangka, UBB – Bertempat di Balai Betason Kampus (BBK) Gedung Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Bangka Belitung (UBB), Prof. Dr. Ibrahim, M.Si., dan sekaligus sebagai rektor UBB secara resmi telah mengukuhkan Professor ke-tiga di UBB yaitu Prof. Dr. Dwi Haryadi, S.H., M.H dalam bidang hukum pertambangan, pada hari kamis (16/10/25).

Upacara pengukuhan tersebut digelar dalam Sidang Senat Terbuka yang dipimpin langsung oleh Ketua Senat UBB, Dr. Aimie Sulaiman, M.A.. Selain itu, turut hadir pula Forkopimda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pemerintah kabupaten dan kota, pimpinan perguruan tinggi, para kolega akademisi, sivitas akademika UBB, para sahabat, keluarga besar, serta tamu undangan.

Prof. Dwi Haryadi yang merupakan dosen di Fakultas Hukum UBB menempuh cukup perjalanan panjang dalam meniti karier akademiknya hingga akhirnya resmi menyandang gelar tertinggi dalam dunia pendidikan tinggi, yakni Profesor di bidang Hukum Pertambangan—bidang yang sangat relevan dengan potensi sumber daya alam dan kondisi geografis Kepulauan Bangka Belitung.

Melalui sambutannya, Prof. Ibrahim menyampaikan rasa bangga dan ucapan selamat atas capaian gemilang yang diraih Prof. Dwi. Ia juga memberikan pesan bermakna kepada seluruh sivitas akademika, khususnya para dosen dan mahasiswa, untuk selalu menghormati para guru dan pendidik yang telah berperan besar dalam perjalanan hidup.

“Kita semua bisa berdiri di sini memakai toga kebesaran, mengenakan pakaian istimewa, tidak mungkin sampai ke titik ini tanpa peran seorang guru. Maka jangan durhaka sama guru, jangan melawan kepada guru,” pesan Prof. Ibrahim.

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa sebagai seorang guru besar, Prof. Dwi diharapkan dapat terus mengembangkan keilmuannya dan memberikan kontribusi sebesar-besarnya bagi masyarakat luas, terutama dalam konteks pembangunan hukum pertambangan yang berkeadilan dan berkelanjutan.


Dalam pidato ilmiahnya yang berjudul “Daulat Lingkungan dalam Tata Kelola Pertambangan”, Prof. Dwi Haryadi menyampaikan pesan mendalam yang ia kutip dari mahagurunya di Universitas Diponegoro. Ia mengajak seluruh pihak untuk menguatkan kembali komitmen terhadap pertambangan yang berwawasan lingkungan serta menempatkan hukum sebagai sarana untuk memuliakan manusia dan menjaga alam.

“Saya ingin sekali mengajak kita semua untuk kembali menguatkan, meneguhkan, dan mengikhtiarkan tentang pertambangan yang berwawasan lingkungan. Hukum itu untuk manusia, bukan sebaliknya. Maka hukum pertambangan hakikatnya adalah memanusiakan manusia, memuliakan lingkungan, dan mewujudkan kesejahteraan umum,” ujar Prof. Dwi dengan penuh semangat.


Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti akhir acara ketika Ketua Senat beserta anggota, Forkopimda, dan seluruh tamu undangan secara bergantian memberikan ucapan selamat kepada Prof. Dwi Haryadi atas pencapaiannya sebagai Guru Besar Bidang Ranting Hukum Pertambangan pertama di Universitas Bangka Belitung.


Pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi UBB dalam memperkuat kapasitas akademik dan keilmuan, sekaligus menunjukkan komitmen universitas dalam mendukung pembangunan daerah berbasis riset, hukum, dan nilai-nilai keberlanjutan lingkungan. (Humas UBB)



UBB Perspectives

Strategi dan Struktur MSDM Perusahaan Multinasional dalam Pengelolaan Tenaga Kerja Lokal di Kepulauan Bangka Belitung: Studi Kasus Unilever

Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan

Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi

Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok

Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics

Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?

Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung

Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi

Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa

Akankah Pilkada Kita Berkualitas?

Hulu Hilir Menekan Overcrowded

Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas

Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit

Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?

Juga Untuk Periode Berikut

Untuk Periode Berikut

Stereotipe Pendidikan Feminis

Urgensi Perlindungan Hukum Dan Peran Pemerintah Dalam Menangani Pekerja Anak Di Sektor Pertambangan Timah

Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Asam Laktat Asal Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) yang Berpotensi Sebagai Probiotik

Pemanfaatan Biomikri dalam Perlindungan Lingkungan: Mengambil Inspirasi dari Alam Untuk Solusi Berkelanjutan

FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK

MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN

Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung

Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban

Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa

Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung

Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial

Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas

Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana

Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?

Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?

PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE

UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?

Membangun Kepercayaan dan Kesadaran Masyarakat Dalam Membayar Pajak Melalui Peningkatan Kualitas Pelayanan Serta Transparansi Alokasi Pajak

Peran Generasi Z di Pemilu 2024

Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi

Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung

Peran Pemerintah Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Protein Hewani Melalui Pemanfaatan Probiotik dalam Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit (Siska)

TIMAH “BERPERI”

Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?

Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong

Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental

Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia

Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK

HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?

Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?

Jalan Ketiga bagi Sarjana

Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum

SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM

Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi

Merebut Hati Gen Z