Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
27 Oktober 2025 | 13:10:25 WIB
FKIK UBB Luncurkan Program “Desa Binaan” dan Gelar Khitan Massal di Desa Labuh Air Pandan

Desa Labuh Air Pandan, UBB – 26 Oktober 2025, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Bangka Belitung (UBB) melaksanakan kegiatan Launching “Desa Binaan” sekaligus pengabdian kepada masyarakat berupa Khitan Massal di Desa Labuh Air Pandan, Kecamatan Mendobarat, Kabupaten Bangka.
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari warga dan perangkat Desa Labuh Air Pandan. Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya perangkat desa dan masyarakat yang telah membantu dalam persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.
Kepala Desa Labuh Air Pandan, Bapak Tarmizi, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas dipilihnya Desa Labuh Air Pandan sebagai Desa Binaan FKIK UBB. Ia berharap program ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat.
“Desa kami merupakan desa pesisir yang masih perlu pembinaan dalam mengembangkan potensi alam serta peningkatan pendidikan masyarakat. Kami berharap melalui kerja sama dengan FKIK UBB, masyarakat dapat memperoleh edukasi dan pendampingan, khususnya dalam bidang kesehatan,” ujar Kepala Desa Labuh Air Pandan.


Perwakilan Puskesmas Petaling, M. Fahlevi, S.Kep., Ns., juga menyampaikan dukungan terhadap kegiatan ini.
“Kami menyambut baik inisiatif FKIK UBB. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan berkelanjutan sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan FKIK UBB, Dr. Ir. Ismed Inonu, M.Si., dalam sambutannya sekaligus membuka acara khitan massal menyampaikan bahwa program Desa Binaan merupakan bagian dari komitmen FKIK UBB untuk mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa melalui kegiatan nyata di bidang kesehatan dan pendidikan.
“Melalui program ini, kami ingin hadir di tengah masyarakat untuk membantu meningkatkan kualitas kesehatan dan menjadi fasilitator yang menghubungkan kebutuhan desa dengan keilmuan para dosen dan mahasiswa FKIK UBB. Kami juga berkolaborasi dengan Puskesmas Petaling untuk mendukung pelaksanaan kegiatan ini,” jelasnya.
Dalam kegiatan khitan massal tersebut, sebanyak 25 anak mengikuti proses khitan yang dilaksanakan oleh dr. Khaidir Yusuf, M.Biomed. (Dosen Prodi Kedokteran), Zulkifli (Dosen Prodi Keperawatan), serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Petaling. Sebelum pelaksanaan khitan, dr. Khaidir memberikan penjelasan teknis serta edukasi kepada orang tua dan anak-anak mengenai perawatan pasca khitan.
Selain pelaksanaan khitan massal, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan sertifikat penghargaan kepada para dokter dan tenaga kesehatan yang berpartisipasi. FKIK UBB juga memperkenalkan program lanjutan “BEM Berdampak” yang akan dilaksanakan setiap akhir pekan hingga November 2025 sebagai bentuk keberlanjutan kegiatan pengabdian masyarakat.
Di akhir sambutannya, Dekan FKIK UBB berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para orang tua untuk mendorong anak-anak mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
“Kami ingin menumbuhkan motivasi bahwa kuliah bukan hal yang mustahil. Ada banyak beasiswa yang bisa mendukung anak-anak desa Labuh Air Pandan untuk melanjutkan studi,” tutur Ismed Inonu.

Dengan semangat kolaborasi antara FKIK UBB, pemerintah desa, dan Puskesmas Petaling, diharapkan program Desa Binaan ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat pesisir Bangka. (Humas)
UBB Perspectives
Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan
Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi
Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok
Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics
Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?
Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung
Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi
Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa
Akankah Pilkada Kita Berkualitas?
Hulu Hilir Menekan Overcrowded
Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas
Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit
Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
Peran Generasi Z di Pemilu 2024
Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi
Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung
Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?
Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong
Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental
Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia
Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK
HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?
Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?
Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum
SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM