Pilih Bahasa

+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Kabar UBB

Universitas Bangka Belitung
07 Mei 2026 | 14:26:38 WIB


Perguruan Tinggi Dituntut Adaptif dalam Keterbukaan Informasi di Era Disrupsi Teknologi


Bangka, UBB — Universitas Bangka Belitung (UBB) menggelar kuliah umum bertajuk “Tantangan Perguruan Tinggi dalam Mendorong Keterbukaan Informasi Publik di Tengah Disrupsi Teknologi” yang disampaikan oleh Ketua Komisi Informasi Pusat RI, Donny Yoesgiantoro, di Kampus Terpadu UBB, Kamis (7/5). Kegiatan ini menjadi ruang diskusi strategis mengenai peran perguruan tinggi dalam membangun tata kelola informasi yang terbuka, adaptif, dan bertanggung jawab di era transformasi digital.

Dalam pemaparannya, Donny Yoesgiantoro menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki posisi penting sebagai pusat literasi, pengembangan ilmu pengetahuan, sekaligus agen perubahan sosial. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi menghadirkan tantangan baru dalam pengelolaan informasi publik, mulai dari penyebaran disinformasi, keamanan data, hingga tuntutan transparansi layanan publik.

Ia menjelaskan bahwa keterbukaan informasi publik bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan tinggi. Karena itu, kampus dituntut mampu menghadirkan sistem informasi yang akurat, mudah diakses, serta responsif terhadap kebutuhan publik.

Dalam kesempatan tersebut, Donny juga menyinggung amanat Pasal 28F UUD 1945 yang menyatakan bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi guna mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi melalui berbagai saluran yang tersedia.

“Perguruan tinggi harus mampu menjadi contoh dalam penerapan keterbukaan informasi publik yang sehat, transparan, dan tetap menjaga etika serta keamanan data di tengah disrupsi teknologi,” ujarnya.

Selain itu, Donny juga menyoroti pentingnya penguatan literasi digital di lingkungan akademik. Menurutnya, sivitas akademika perlu memiliki kemampuan dalam memilah informasi, memahami etika digital, serta memanfaatkan teknologi secara produktif dan bertanggung jawab.

Kuliah umum ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Sistem Informasi, dan Kerja Sama UBB, Hamsani, Ketua Komisi Informasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ita Rosita beserta jajaran, perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta sivitas akademika UBB.

Dalam sambutannya, Hamsani menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kuliah umum ini sebagai upaya memperkuat pemahaman sivitas akademika terkait pentingnya keterbukaan informasi publik di era digital. Antusiasme peserta terlihat melalui berbagai diskusi dan pertanyaan yang membahas implementasi keterbukaan informasi di perguruan tinggi, pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan publik, hingga tantangan komunikasi di era media sosial.

Melalui kegiatan ini, UBB menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya keterbukaan informasi, meningkatkan literasi digital, serta mendorong tata kelola perguruan tinggi yang transparan dan akuntabel di tengah dinamika perkembangan teknologi digital. (Humas UBB)



UBB Perspectives

Strategi dan Struktur MSDM Perusahaan Multinasional dalam Pengelolaan Tenaga Kerja Lokal di Kepulauan Bangka Belitung: Studi Kasus Unilever

Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan

Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi

Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok

Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics

Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?

Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung

Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi

Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa

Akankah Pilkada Kita Berkualitas?

Hulu Hilir Menekan Overcrowded

Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas

Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit

Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?

Juga Untuk Periode Berikut

Untuk Periode Berikut

Stereotipe Pendidikan Feminis

Urgensi Perlindungan Hukum Dan Peran Pemerintah Dalam Menangani Pekerja Anak Di Sektor Pertambangan Timah

Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Asam Laktat Asal Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) yang Berpotensi Sebagai Probiotik

Pemanfaatan Biomikri dalam Perlindungan Lingkungan: Mengambil Inspirasi dari Alam Untuk Solusi Berkelanjutan

FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK

MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN

Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung

Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban

Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa

Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung

Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial

Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas

Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana

Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?

Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?

PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE

UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?

Membangun Kepercayaan dan Kesadaran Masyarakat Dalam Membayar Pajak Melalui Peningkatan Kualitas Pelayanan Serta Transparansi Alokasi Pajak

Peran Generasi Z di Pemilu 2024

Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi

Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung

Peran Pemerintah Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Protein Hewani Melalui Pemanfaatan Probiotik dalam Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit (Siska)

TIMAH “BERPERI”

Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?

Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong

Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental

Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia

Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK

HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?

Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?

Jalan Ketiga bagi Sarjana

Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum

SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM

Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi

Merebut Hati Gen Z