Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
07 Mei 2026 | 14:26:38 WIB
Perguruan Tinggi Dituntut Adaptif dalam Keterbukaan Informasi di Era Disrupsi Teknologi
Bangka, UBB — Universitas Bangka Belitung (UBB) menggelar kuliah umum bertajuk “Tantangan Perguruan Tinggi dalam Mendorong Keterbukaan Informasi Publik di Tengah Disrupsi Teknologi” yang disampaikan oleh Ketua Komisi Informasi Pusat RI, Donny Yoesgiantoro, di Kampus Terpadu UBB, Kamis (7/5). Kegiatan ini menjadi ruang diskusi strategis mengenai peran perguruan tinggi dalam membangun tata kelola informasi yang terbuka, adaptif, dan bertanggung jawab di era transformasi digital.
Dalam pemaparannya, Donny Yoesgiantoro menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki posisi penting sebagai pusat literasi, pengembangan ilmu pengetahuan, sekaligus agen perubahan sosial. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi menghadirkan tantangan baru dalam pengelolaan informasi publik, mulai dari penyebaran disinformasi, keamanan data, hingga tuntutan transparansi layanan publik.
Ia menjelaskan bahwa keterbukaan informasi publik bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan tinggi. Karena itu, kampus dituntut mampu menghadirkan sistem informasi yang akurat, mudah diakses, serta responsif terhadap kebutuhan publik.
Dalam kesempatan tersebut, Donny juga menyinggung amanat Pasal 28F UUD 1945 yang menyatakan bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi guna mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi melalui berbagai saluran yang tersedia.
“Perguruan tinggi harus mampu menjadi contoh dalam penerapan keterbukaan informasi publik yang sehat, transparan, dan tetap menjaga etika serta keamanan data di tengah disrupsi teknologi,” ujarnya.
Selain itu, Donny juga menyoroti pentingnya penguatan literasi digital di lingkungan akademik. Menurutnya, sivitas akademika perlu memiliki kemampuan dalam memilah informasi, memahami etika digital, serta memanfaatkan teknologi secara produktif dan bertanggung jawab.
Kuliah umum ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Sistem Informasi, dan Kerja Sama UBB, Hamsani, Ketua Komisi Informasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ita Rosita beserta jajaran, perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta sivitas akademika UBB.
Dalam sambutannya, Hamsani menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kuliah umum ini sebagai upaya memperkuat pemahaman sivitas akademika terkait pentingnya keterbukaan informasi publik di era digital. Antusiasme peserta terlihat melalui berbagai diskusi dan pertanyaan yang membahas implementasi keterbukaan informasi di perguruan tinggi, pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan publik, hingga tantangan komunikasi di era media sosial.

Melalui kegiatan ini, UBB menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya keterbukaan informasi, meningkatkan literasi digital, serta mendorong tata kelola perguruan tinggi yang transparan dan akuntabel di tengah dinamika perkembangan teknologi digital. (Humas UBB)
UBB Perspectives
Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan
Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi
Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok
Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics
Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?
Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung
Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi
Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa
Akankah Pilkada Kita Berkualitas?
Hulu Hilir Menekan Overcrowded
Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas
Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit
Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
Peran Generasi Z di Pemilu 2024
Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi
Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung
Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?
Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong
Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental
Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia
Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK
HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?
Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?
Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum
SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM